Pamekasan,- Cuaca ekstrem melanda wilayah Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Minggu (01/02/2026).
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), mencatat 21 insiden terjadi akibat angin kencang di sejumlah kecamatan.
Kepala BPBD Pamekasan Dhofir menyampaikan, data tersebut hasil rekapitulasi sementara dari tim reaksi cepat di lapangan.
“Berdasarkan update hingga Minggu malam, tercatat ada 21 kejadian,” ujarnya.
Dampaknya bervariasi, mulai dari pohon tumbang hingga kerusakan rumah warga di beberapa lokasi.
Berdasarkan data dihimpun Regamedianews, wilayah terdampak tersebar di beberapa kecamatan, di antaranya:
• Kecamatan Pamekasan Kota:
Pohon tumbang di Jalan Jokotole (depan Kantor Jasa Raharja), Desa Betet, serta kerusakan rumah di Kelurahan Bugih, Kowel, dan Desa Teja.
• Kecamatan Pademawu:
Meliputi Desa Pademawu Barat, Magungan, Sumedangan, Jarin, Sentol, dan Desa Lemper.
• Kecamatan Galis:
Terjadi di Desa Konang dan Desa Pandan.
• Kecamatan Larangan:
Dampak angin menyasar Desa Duko Timur dan Desa Blumbungan.
• Kecamatan Lainnya:
Termasuk Desa Lawangan Daya (Jl. Bonorogo), Branta Pesisir (Tlanakan), Plakpak (Pegantenan), serta Dusun Betes di Desa Samiran (Proppo).
Insiden cukup serius dilaporkan terjadi di Jalan Sersan Mesrun, Gladak Anyar, pohon besar tumbang dan menimpa rumah warga.
Tak hanya itu, di Jalan Trunojoyo (samping SPBU Asri), dilaporkan terdapat pohon yang terbelah akibat terjangan angin.
Dhofir menjelaskan, tim gabungan BPBD bersama relawan bergerak cepat melakukan evakuasi.
“Terutama pada pohon yang menutup akses jalan raya,” imbuhnya.
Ia menjelaskan, sebagian besar pohon tumbang sudah ditangani untuk membuka akses jalan dan mengamankan pemukiman.
“Untuk kerusakan rumah, kami masih melakukan pendataan lanjutan dan asesmen kerugian di lapangan,” imbuhnya.
Mengingat cuaca belum stabil, Dhofir mengimbau masyarakat tetap waspada, terutama saat hujan lebat disertai angin.
“Hindari berteduh di bawah pohon besar atau papan reklame saat angin kencang melanda,” imbaunya.
Penulis : Kurdi
Editor : Redaksi










