SAMPANG • Sebanyak 27 dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, ditutup.

Namun, penutupan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) ini bukan ditutup permanen, melainkan ditutup sementara waktu.

Penghentian operasional SPPG berdasarkan surat resmi bernomor 2741/D.TWS/05/2026 yang diterbitkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

Sekretaris Satgas MBG Sampang, Sudarmanto, membenarkan adanya kebijakan penutupan sementara atau suspend tersebut.

Ia menegaskan, sanksi ini diberikan karena pengelola dapur dinilai belum memenuhi standar baku yang ditetapkan pusat.

“Jika belum memenuhi persyaratan, terpaksa di-suspend,” ujar Sudarmanto, sebagaimana dilansir dari salah satu media online, Selasa (2/6).

Berikut daftar 27 SPPG beserta yayasan pengelolanya yang terkena penutupan sementara:

SPPG Torjun Krampon – Yayasan Discovery Water Sustainability (DWS)

SPPG Sokobanah Tobai Tengah – Yayasan Pendidikan Islam Ar Rofi’iyah

SPPG Banyuates Masaran – Yayasan Garda Rejowangi Bela Bangsa

SPPG Tambelangan Baturasang – Yayasan Darul Jihad

SPPG Sreseh Noreh 3 – Yayasan Barisan Garuda Muda

SPPG Camplong Prajjan – Yayasan Nazhatut Thullab Prajjan Camplong

SPPG Kedungdung Daleman – Yayasan Miftahut Thullab

SPPG Jrengik Kalangan Prao 2 – Yayasan Bahagia Makmur Sentosa

SPPG Sokobanah Sokobanah – Yayasan Persada Putra Nusantara Daya 4

SPPG Kedungdung Komis 2 – Yayasan Pantura Tengah Jaya

SPPG Banyuanyar 6 – Yayasan Brilliant Aku Untukmu Indonesia

SPPG Torjun Krampon 2 – Yayasan Brilliant Aku Untukmu Indonesia

SPPG Sokobanah Sokobanah Daya – Yayasan Nurul Haromain

SPPG Torjun Pangongsean – Yayasan Rumah Juang Garuda Emas

SPPG Torjun Torjun 2 – Yayasan Al-Aliy Karang Penang

SPPG Sampang Gunung Sekar – Yayasan Bakti Desa Nusantara 4

SPPG Jrengik Kalangan Prao – Yayasan Kolaborasi Ekosistem Masyarakat Indonesia

SPPG Kedungdung Moktesareh 2 – Yayasan Pendidikan Islam Al-Baghdady

SPPG Ketapang Rabiyan – Yayasan Makmur Bersinar Gemilang

SPPG Tambelangan Tambelangan – Yayasan Kolaborasi Ekosistem Masyarakat Indonesia

SPPG Banyuates Masaran 2 – Yayasan Barisan Garuda Muda

SPPG Camplong Dharma – Yayasan Alfurqon Tanjung Tanjung

SPPG Pangarengan Gulbung – Yayasan Kita Peduli Saudara

SPPG Pangarengan Ragung – Yayasan Brilliant Aku Untukmu Indonesia

SPPG Karang Penang Blu’uran – Yayasan Bintang Mandiri Sejahtera

SPPG Omben Madulang – Yayasan Cahaya Ummat Nusantara

SPPG Robatal Tragih – Yayasan Generasi Peduli Bangsa

Lebih lanjut, Sudarmanto membeberkan pelanggaran fatal yang mayoritas dilakukan oleh puluhan dapur tersebut.

“Sebagian besar SPPG ternyata belum memiliki Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) yang memadai,” ungkapnya.

Padahal, keberadaan fasilitas IPAL merupakan syarat mutlak dan krusial, demi menjaga higienitas serta kelayakan operasional dapur produksi makanan bergizi.

“Semakin cepat dipenuhi, maka semakin cepat produksi lagi,” tandasnya.

Pihak Satgas mengklaim telah melakukan pemeriksaan rutin dan memberikan peringatan keras sebelum sanksi ini dijatuhkan.

“Standar operasional prosedur sudah disosialisasikan secara jelas kepada setiap SPPG sejak awal,” kata Sudarmanto.

Ia berharap, penutupan sementara ini menjadi evaluasi serius bagi seluruh yayasan pengelola.

Menurutnya, langkah cepat pemenuhan standar sangat dibutuhkan agar hak para penerima manfaat tidak terganggu terlalu lama.

“Segera dipenuhi semua persyaratannya supaya tidak berdampak pada penerima manfaat,” pungkas Sudarmanto.

Penulis: Harry
✅ Editor: Redaksi