Akses Jalan Desa Terrak Menuju Desa Mangar Rusak Parah, Pemkab Pamekasan Seakan Tutup Mata

0
396

IMG_20160901_124248  IMG_20160901_124241

Pamekasan (regamedianews) – Sungguh sangat memprihatinkan jalan penghubung antara Desa Terrak menuju Desa Mangar Kecamatan Tlanakan Kab. Pamekasan, kondisinya  sangat membahayakan dikarnakan rusak  parah dan dibilang  cukup lama tak tersentuh oleh pihak berwenang khususnya  PU/Pemkab Pamekasan,  sehingga sangat dikhawatirkan bagi pengguna pengendara
roda empat  maupun roda dua yang berlalu lalang, tidak menutup kemungkinan rawan terjadi pengguna sepeda motor  banyak keperosok ke dalam  kubangan jalan yang semakin parah apalagi dimalam hari.


Pantauan regamedianews.com bersama Kades Mangar Fahrurrosi, Kades Terrak Moh. Saleh, Tokoh Ulama’, serta Tokoh Masyarakat setempat mengatakan, bahwa jalan penghubung antara Desa Terrak menuju Desa Mangar sudah lama rusak, berkisar mulai tahun 1997, masyarakat sangat berharap kepada Pemerintah Tingkat 2 Pamekasan segera ada perbaikan, mengingat akses tersebut merupakan jalan menuju bagi masyarakat, dan  pedagang tradisional. Jalan tersebut juga akses utama menuju SDN Mangar 2, SMP Ma’arib 1, SDN Terrak 1, SDN Terrak 2.  (05/09/2016)

Mereka menambahkan, kali ini kami lewat media menggugah kepada pihak berwenang untuk memperhatikan jalan yang sudah puluhan tahun rusak, Pemerintah khususnya PU Pamekasan terkesan tutup mata alias tak peduli, “kemungkinan bapak-bapaka yang duduk diatas tk punyak kepentingan sehingga lupa bahwa ada desa terpencil yakni Desa Terrak dan Mangar” Ucapnya, “masyarakat juga bayar yang namanya pajak, tetapi kenapa perbaikan tak kunjung ada, ini kan tidak adil” imbuhnya.

Ditempat terpisah masyarakat setempat  yang tak mau dikorankan, “kami bayar pajak tapi kenapa jalan desa tak pernah diperbaiki, kami ingin merasakan jalan beraspal seperti desa lainnya bukan jalan bebatuan kayak sekarang ini, lagi pula ini bukan jalan kampung, jalan poros panjannya sekitar 4 km antara Desa Terrak ke Desa Mangar”.

“jalan disini akses menuju  ke Kecamatan Proppo, tapi mudah – mudahan  pemerintah masih peduli  terhadap desa kami, namun kali ini kami tetap optimes dan berharap bisa mengalokasikan dana sekalipun tahun depan” imbuhnya.  (zin)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here