Petani di Pamekasan Tak Minati Tanam Tebu

- Jurnalis

Sabtu, 7 Oktober 2017 - 06:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pamekasan, (regamedianews.com) 07/10 – Meski masyarakat Madura banyak yang berprofesi sebagai Petani dan suka bercocok tanam, tapi ada beberapa tanaman yang tidak diminati petani salah satunya yaitu tanaman tebu.

Tanaman tebu di Kabupaten Pamekasan saat ini kurang diminati oleh petani. Terbukti, luas lahan yang semula mencapai 300 hektar di tahun 2014, sekarang hanya tinggal 100 hektare pada tahun 2017.

Baca Juga :  Sedulur Mancing Mania Pati Pesantenan, Beri Bantuan Air Bersih

Saat dimonfirmasi Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura, dan Pekebunan Kabupaten Pamekasan, Isye Windarti mengatakan, berkurangnya lahan tanam tebu disebabkan lokasi lahan tidak strategis dan sulit diakses oleh kendaraan roda empat.

“Ketika musim panen, para petani tebu harus mengeluarkan ongkos lebih, karena mobil tidak langsung ke lokasi lahan tanam. Ini salah satu penyebab minat petani menurun,” ujarnya, Jum’at (06/10/2017).

Baca Juga :  Pilkada Sampang, Ketum PAN Minta Kadernya Menangkan Paslon Hisbullah

Menurutnya, faktor lain yang mengakibatkan pengurangan lahan tanaman tebu, yakni petani masih menganggap tanaman tebu belum memberikan hasil yang cukup.

“Itulah yang menyebabkan petani lebih memilih menanam tembakau . Selain hasilnya sesuai harapan, para petani bisa bercocok tanam kembali dengan tanaman jenis jagung, atau padi. Kalau tebu kan harus menunggu setahun,” ungkapnya. (man)

Berita Terkait

Wabup Pamekasan Minta Kades “Sat-Set” Eksekusi Keluhan Warga
Pemkab Sumenep Alokasikan Rp3,1 Miliar Perbaiki 125 RTLH
Wabup Pamekasan Dorong Aspirasi Warga Dituntaskan di Tingkat Desa
PCNU Sampang Matangkan Persiapan Harlah NU Ke-103
Skandal Siswa Fiktif SDN Batuporo Timur 1 Sampang Terkuak
BPJS Ketenagakerjaan Perluas Perlindungan Jamsos Tenaga Pendidik Madrasah di Bangkalan
SDN Tlagah 2 Bangkalan Ambruk, Hak Keamanan Siswa Terabaikan
Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLH Sampang Pangkas Pohon Rawan Tumbang

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 23:25 WIB

Wabup Pamekasan Minta Kades “Sat-Set” Eksekusi Keluhan Warga

Rabu, 21 Januari 2026 - 22:40 WIB

Pemkab Sumenep Alokasikan Rp3,1 Miliar Perbaiki 125 RTLH

Selasa, 20 Januari 2026 - 18:29 WIB

Wabup Pamekasan Dorong Aspirasi Warga Dituntaskan di Tingkat Desa

Selasa, 20 Januari 2026 - 16:51 WIB

PCNU Sampang Matangkan Persiapan Harlah NU Ke-103

Selasa, 20 Januari 2026 - 13:43 WIB

Skandal Siswa Fiktif SDN Batuporo Timur 1 Sampang Terkuak

Berita Terbaru

Caption: realisasi program perbaikan RTLH ditandai dengan penyerahan secara simbolis Bupati Sumenep kepada warga penerima manfaat di Desa Gelugur, (sumber foto. Media Center Sumenep).

Daerah

Pemkab Sumenep Alokasikan Rp3,1 Miliar Perbaiki 125 RTLH

Rabu, 21 Jan 2026 - 22:40 WIB

Caption: Jakfar Sodiq kuasa hukum Bupati Sampang H.Slamet Junaidi, pose di depan Gedung Mahkamah Konstitusi, (dok. Harry Rega Media).

Nasional

Isu Bupati Sampang Diperiksa Kejati Dipastikan Hoaks

Rabu, 21 Jan 2026 - 19:59 WIB

Caption: anggota kepolisian hendak mengevakuasi tengkorak manusia yang ditemukan di Dusun Gayam Desa Tambaan Camplong, (sumber foto: Humas Polres Sampang).

Peristiwa

Polres Sampang Ungkap Ciri-Ciri Temuan Tengkorak Manusia

Rabu, 21 Jan 2026 - 17:11 WIB