PAMEKASAN • Jumlah jemaah haji asal Pamekasan, Madura, Jawa Timur, pada tahun 2026 mengalami peningkatan.

Sebanyak 1.384 jemaah dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci tahun ini.

Kepala Bagian Kesra Setda Pamekasan, Abrori Rois, menyebut kenaikan ini merupakan dampak dari kebijakan terbaru Kementerian Agama.

Adanya tambahan kuota dari pemerintah pusat memberikan kesempatan lebih besar bagi masyarakat.

“Alhamdulillah, tahun ini ada peningkatan jumlah jemaah. Hal ini dipengaruhi kebijakan baru pemerintah pusat terkait tambahan kuota,” ujar Abrori, Selasa (21/4).

Ia menjelaskan, para jemaah nantinya akan diberangkatkan dalam empat kelompok terbang (kloter).

“Adapun kloter tersebut meliputi kloter 73, 74, 75.dan 76,” sebutnya.

Abrori menambahkan, sesuai jadwal proses pemberangkatan akan dimulai pada 10 Mei 2026.

“Seluruh jemaah akan menuju embarkasi secara bertahap, sesuai urutan kloter yang ditentukan,” tandasnya.

Saat ini, Pemerintah Kabupaten Pamekasan terus mematangkan persiapan teknis.

Mulai dari koordinasi antarinstansi hingga pembinaan mental dan fisik bagi para calon jemaah.

Abrori juga mengingatkan para jemaah untuk menjaga stamina, kesehatan menjadi faktor utama kelancaran selama di Arab Saudi.

“Semoga seluruh jemaah diberikan kelancaran dan kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur,” pungkasnya. [krd]