Operasi Keselamatan Semeru 2018, Pelanggar Banyak Tak Gunakan Helm dan Spion

- Jurnalis

Rabu, 7 Maret 2018 - 11:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, (regamedianews.com) – Kesadaran aparatur sipil negara (ASN) dan pelajar di Kabupaten Sumenep, mematuhi peraturan lalu lintas cukup minim. Dalam dua hari Operasi Keselamatan Semeru 2018, Senin-Selasa (05-06 Maret) kemarin, pelanggaran lalu lintas didominasi ASN dan pelajar.

Kanit Turjawali Satlantas Polres Sumenep, Iptu Rizal Nugra Wijaya mengatakan, sampai saat ini yang paling banyak pelanggaran adalah pemotor yang tidak memakai helm. Selain itu, kebanyakan pemotor tidak memakai spion standar. Menurutnya, penindakan yang dilakukan kebanyakan tindakan preventif. Tujuannya untuk memberikan peringatan jika tindakan yang dilakukan melanggar aturan.

Baca Juga :  Simulasi Sispamkota di Sampang Peragakan Aksi Dramatis

“Yang paling sering itu kalau pagi tidak pakai helm. Karena saat ini merupakan operasi keselamatan, kita berupaya untuk bagaimana masyarakat pakai helm, dimana pun kapan pun,” tandasnya, Rabu (07/03/2018).

Baca Juga :  Penjual Pakaian Di Pasar Ketapang Sampang Keluhkan Sepinya Pembeli

Selain itu, lanjut Rizal, Operasi Keselamatan Semeru ini memakai sistem patroli mobil keliling (mobilling). Sehingga tidak ada target dimana harus difokuskan untuk dilakukan operasi. Hanya saja, yang menjadi zona hitam (black spot) yakni di Jalan Trunojoyo, Desa Nambakor, Kecamatan Batuan.

“Kami mengimbau kepada para pengendara dan pengemudi untuk selalu mengutamakan keselamatan berkendara. Budayakan tertib berlalu lintas,” ucapnya. (sap)

Berita Terkait

Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan
Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis
PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang
RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap
Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi
Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang
Prestasi Menurun, Pengurus Baru KONI Pamekasan Dihadapkan Tantangan Berat
Wabup Sumenep: Program 2026 Harus Nyata, Bukan Habiskan Anggaran!

Berita Terkait

Sabtu, 10 Januari 2026 - 17:13 WIB

Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan

Jumat, 9 Januari 2026 - 20:33 WIB

Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:24 WIB

PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang

Jumat, 9 Januari 2026 - 13:34 WIB

RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap

Kamis, 8 Januari 2026 - 21:21 WIB

Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang

Berita Terbaru

Caption: sebelum pengukuhan, panitia membacakan SK pengurus ranting dan anak ranting Muslimat NU Kecamatan Kedungdung, (dok. foto istimewa).

Daerah

Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan

Sabtu, 10 Jan 2026 - 17:13 WIB

Caption: Manajer PLN UP3 Madura Fahmi Fahresi, diwawancara usai peresmian PJU baru di JLS Sampang, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang

Jumat, 9 Jan 2026 - 17:24 WIB

Caption: kiri, Moh Ramadhoni mewakili Direktur RSUD Pamekasan saat ditemui awak media, (dok. Kurdi Rega Media).

Daerah

RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap

Jumat, 9 Jan 2026 - 13:34 WIB

Caption: potongan video viral, sejumlah warga Desa Penyaksagan menampung cairan dari semburan sumur bor menggunakan botol, (dok. Syafin Rega Media).

Peristiwa

Geger! Sumur Bor di Bangkalan Semburkan Minyak Mentah

Jumat, 9 Jan 2026 - 10:05 WIB