Ketahuan Berduaan Dilahan Kosong, Oknum Kades di Pati Digruduk Warga

- Jurnalis

Selasa, 17 Juli 2018 - 09:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pati, (regamedianews.com) – Sekira pukul 20.00 wib, Senin (16/07/2018), warga Desa Wedusan, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati, dihebohkan dengan adanya kejadian Oknum Kepala Desa setempat berinisial MT tengah berduaan dengan inisial AS disebuah gubuk dilahan Borgan Hutan Jati Dukuh Ngrancang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun regamedianews.com, oknum kades tersebut diketahui warga saat berduaan dengan seorang perempuan (AS) dilahan kosong milik Perhutani, sontak warga menegur dan menggiring ke balai desa setempat untuk dimintai pertanggung jawaban atas perbuatannya.

Saat dikonfirmasi, Kapolres Pati AKBP Uri Nartanti Istiwidayati melalui Kapolsek Dukuhseti AKP Sunaryo membenarkan atas kejadian tersebut.

“Keduanya dibawa ke balai desa wedusan dengan menggunakan motor untuk dimintai pertanggung jawaban oleh warga atas keberadaan keduanya di lahan kosong Perhutani itu,” ujarnya, Selasa (17/07/2018).

Lebih lanjut Sunaryo mengungkapkan, mendengar kades telah diamankan oleh warga di Kantor balai desa, banyak warga yang berdatangan, melihat situasi massa yang sangat banyak selanjutnya warga melaporkan melalui via telepon kepada personel Polsek Dukuhseti.

“Kemudian kami mendatangi balai desa wedusan, melihat situasi yang tidak terkendali maka untuk menghindari tindak kekerasan dan penganiayaan, keduanya kami evakuasi ke Polsek,” terangnya.

Baca Juga :  Kuli Pembuat Genting di Sampang Tewas Tertimbun Longsoran Tanah

Setelah sampai di Mapolsek Dukuhseti, lanjut Sunaryo, warga desa wedusan tetap mengikuti ke Polsek dan dengan kemarahan agar oknum kades di copot (diturunkan) dari jabatannya dan diproses secara hukum yang berlaku.

“Demi keamanan polsek memutuskan untuk mengevakuasi ke Polres Pati selanjutnya pada pukul 22.00 wib massa warga desa wedusan membubarkan diri dan kembali kerumah masing-masing,” pungkasnya. (pn/wt/ipl)

Berita Terkait

Pekerja Proyek di Gorontalo Utara Tewas Mengenaskan
Ombak Ganas Telan Kapal Warga Camplong Sampang
Nyawa Bocah Sampang Melayang ‘Demi Sandal’
36 Wilayah di Jawa Timur Dihantui Cuaca Ekstrem
6 Santri Tewas di Galian Bukit Jaddih Bangkalan
Luapan Sungai Panyiburan Rendam 3 Desa di Sampang
Jalan Raya Jrengik Sampang Terendam Banjir
Polisi Datangi TKP Tewasnya Bocah Sampang

Berita Terkait

Minggu, 30 November 2025 - 20:05 WIB

Pekerja Proyek di Gorontalo Utara Tewas Mengenaskan

Sabtu, 29 November 2025 - 22:02 WIB

Ombak Ganas Telan Kapal Warga Camplong Sampang

Sabtu, 29 November 2025 - 15:23 WIB

Nyawa Bocah Sampang Melayang ‘Demi Sandal’

Jumat, 21 November 2025 - 17:16 WIB

36 Wilayah di Jawa Timur Dihantui Cuaca Ekstrem

Jumat, 21 November 2025 - 07:11 WIB

6 Santri Tewas di Galian Bukit Jaddih Bangkalan

Berita Terbaru

Caption: mengenaskan, kepala korban terjepit drum mixer truk molen dan berlumuran darah, (dok. Yusrianto, Rega Media).

Peristiwa

Pekerja Proyek di Gorontalo Utara Tewas Mengenaskan

Minggu, 30 Nov 2025 - 20:05 WIB

Caption: Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman menerima piagam penghargan kabupaten terbaik dalam penerapan keterbukaan informasi publik, (dok. Kursi, Rega Media).

Daerah

Kabupaten Pamekasan Raih Predikat Informatif 2025

Minggu, 30 Nov 2025 - 12:02 WIB

Caption: Personel BPBD Sampang bersama nelayan, berupaya mengevakuasi kapal slerek yang tenggelam di perairan laut Camplong, (sumber foto: BPBD Sampang).

Peristiwa

Ombak Ganas Telan Kapal Warga Camplong Sampang

Sabtu, 29 Nov 2025 - 22:02 WIB

Caption: potongan video, tampak polisi bersama warga mengevakuasi bocah tenggelam di tambak ikan nila di Desa Aeng Sareh, (dok. Harry, Rega Media).

Peristiwa

Nyawa Bocah Sampang Melayang ‘Demi Sandal’

Sabtu, 29 Nov 2025 - 15:23 WIB