Gara-Gara Air PDAM Macet, Warga Omben Demo Pemkab Sampang

- Jurnalis

Selasa, 21 Agustus 2018 - 12:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

warga omben saat ngeluruk kantor Bupati Sampang.

warga omben saat ngeluruk kantor Bupati Sampang.

Sampang, (regamedianews.com) – Pada hari Kamis (16/08/2018) lalu, puluhan masyarakat gabungan dari Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang telah melakukan audiensi ke Kantor PDAM di Jalan Rajawali, Sampang. Hal itu dilakukan karena tidak puas dengan hasil audiensinya.

Namun, kali ini puluhan massa dari Aliansi Masyarakat Peduli Air Omben (Ampao) mendatangi Kantor Pemerintah Kabupaten Sampang guna menyampaikan beberapa tuntutan kepada Perusahaan Daerah Air Mimun (PDAM) Trunojoyo yang dinilai melanggar.

Hasan, Koordinator aksi saat berada di depan kantor Bupati Sampang mengatakan, pihaknya menyampaikan beberapa hal kepada PDAM untuk secepatnya membenahi saluran air ke wilayah Omben, water meter agar segara dipasang, masyarakat Omben sepakat untuk tidak membayar biaya bulanan.

Baca Juga :  Rapat Paripurna DPRD Sampang, Bahas Dua Raperda Tahun 2023

“Kami meminta kepada Direktur PDAM untuk segera melakukan roling staf, masyarakat juga bertanya-tanya tentang fungsi sumur bor yang ada di Desa Sogian.
Kami juga berharap kepada Bupati, Direktur PDAM dan dinas terkait untuk segera turun ke bawah melihat langsung fakta kebobrokan PDAM,” terangnya.

Usai berorasi massa akhirnya ditemui Asisten II Pemkab Sampang Saryono. Dihadapan pendemo dan ia berjanji dalam waktu cepat akan menyampaikan tuntutan masa kepada Pj Bupati. “Secepatnya kami akan menyampaikan tuntuan bapak-bapak sekalian, karena Pj Bupati hari ini sedang ada kegiatan,” janjinya.

Baca Juga :  BKPSDA: ASN Di Bangkalan Harus Tingkatkan Kedisiplinan Dalam Bekerja

Sementara Direktur PDAM, Ahmad Fauzan mengakui bahwa perusahaan yang dipimpinya masih melakukan pembenahan pelayanan serta tidak mengelak jika setiap pelangan wajib terpasang water meter. Tak hanya itu, pihaknya berjanji akan segera turun lapangan untuk melihat langsung permasalahan di wilayah Omben.

“Kami saat ini sedang melakukan pembenahan pelayanan dan dalam waktu dekat ini, kami akan turun ke lapangan untuk melihat langsung permasalahan yang ada di Omben,” ucapnya. (adi/har)

Berita Terkait

Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik
Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data
Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam
Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo
Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah
Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG
Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:28 WIB

Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:20 WIB

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data

Rabu, 14 Januari 2026 - 15:37 WIB

Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:03 WIB

Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:49 WIB

Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah

Berita Terbaru

Caption: tiang trafo lampu penerangan jalan umum di JLS yang menjadi sasaran pelaku pencurian, (sumber foto: PLN ULP Sampang).

Peristiwa

Baru Diresmikan, Kabel Trafo PJU JLS Sampang Dicuri

Kamis, 15 Jan 2026 - 13:03 WIB

Caption: Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto berjabat tangan dengan Kasat Reskrim AKP Doni Setiawan, usai memberikan piagam penghargaan, (dok. Kurdi Rega Media).

Hukum&Kriminal

Sukses Tangkap Jambret Maut, Reskrim Pamekasan Diganjar Reward

Rabu, 14 Jan 2026 - 18:40 WIB