LP3D; Belanja Anggaran 48 Miliar Untuk Sektor Wisata di Sampang Perlu Dipertanyakan

- Jurnalis

Rabu, 29 Agustus 2018 - 17:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Lembaga Partisipasi Percepatan Pembangunan Daerah (LP3D) Sampang, Mansur.

Ketua Lembaga Partisipasi Percepatan Pembangunan Daerah (LP3D) Sampang, Mansur.

Sampang, (regamedianews.com) – Adanya penggunaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) sebesar Rp 48 miliar oleh Pemkab Sampang selama 8 tahun silam, khususnya dibidang sektor pariwisata yang ada di Sampang oleh Dinas terkait perlu dipertanyakan kembali. Hal ini dikatakan Ketua Lembaga Partisipasi Percepatan Pembangunan Daerah (LP3D) Sampang, Mansur.

“Pasalnya, hingga saat ini dalam artian selama belanja langsung menggunakan anggaran yang cukup fantastis, yakni melalui bidang/kasi Disporabudpar Sampang tersebut masih belum bisa menyumbang Pendapatan Asli Daerah, terhitung sejak tahun 2010 hingga 2018,” kata Mansur pada regamedianews.com, Rabu (29/08/2018).

Baca Juga :  9 Napi Di Sampang Bebas Ditengah Pandemi Covid-19

Baca juga LP3D; Pembangunan Tambatan Perahu Di Sampang Terkesan Hanya Penyerapan Anggaran

Menurut Mansur, pihaknya berasumsi bahwa tempat wisata yang dibangun sarana dan prasarana dengan anggaran sebanyak Rp 48 miliar belum ada satupun terdaftar di kementerian pariwisata sebagai destinasi pariwisata.

“Sarana dan prasarana yang telah dibangun menggunakan anggaran negara belum ada satupun bidang tanah yang dibebaskan secara tuntas dengan bukti disertifikat dari pemerintah,” cetusnya.

Baca Juga :  Jalan Poros Omben - Kedungdung Sampang Rusak Parah

Lebih lanjut Mansur mengatakan, penggunaan anggaran negara hingga 48 miliar tersebut, sangat berpotensi merugikan negara dan terindikasi ada penyimpangan dalam penggunaan anggaran yang menguntungkan oknum tertentu.

Baca juga Ada 23 LSM di Sampang Yang Berbadan Hukum

“Disporabudpar juga menganggarkan partisipasi masyarakat di sektor pariwisata, kami berharap Disporabudpar lebih transparan dan akuntabel dalam mempertanggung jawabkan penggunaan anggaran itu,” pungkasnya. (adi/har)

Berita Terkait

Wabup Bangkalan Tekankan Profesionalisme ASN Pendidikan
Disfungsi SDN Batuporo Timur 1, DPRD Sampang Siapkan Pansus dan Audit Investigatif
BPJS Ketenagakerjaan Sasar Tenaga Pendidik Madrasah di Sampang
SDN Batuporo Timur 1 Sampang Terancam “Gulung Tikar”
IWO Pamekasan Fokus Kawal Pembangunan Madura
Wabup Pamekasan Minta Kades “Sat-Set” Eksekusi Keluhan Warga
Pemkab Sumenep Alokasikan Rp3,1 Miliar Perbaiki 125 RTLH
Wabup Pamekasan Dorong Aspirasi Warga Dituntaskan di Tingkat Desa

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 17:23 WIB

Wabup Bangkalan Tekankan Profesionalisme ASN Pendidikan

Kamis, 22 Januari 2026 - 15:03 WIB

Disfungsi SDN Batuporo Timur 1, DPRD Sampang Siapkan Pansus dan Audit Investigatif

Kamis, 22 Januari 2026 - 12:25 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Sasar Tenaga Pendidik Madrasah di Sampang

Kamis, 22 Januari 2026 - 08:34 WIB

IWO Pamekasan Fokus Kawal Pembangunan Madura

Rabu, 21 Januari 2026 - 23:25 WIB

Wabup Pamekasan Minta Kades “Sat-Set” Eksekusi Keluhan Warga

Berita Terbaru

Caption: Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto didampingi Kasat Resnarkoba dalam press conference, (dok. foto istimewa).

Hukum&Kriminal

Polres Sumenep Gagalkan Peredaran 1 Ons Sabu

Kamis, 22 Jan 2026 - 21:08 WIB

Caption: tengah, Wakil Bupati Bangkalan Moh Fauzan Ja'far, hadir dalam kegiatan pemberian arahan kepada ASN Pendidikan, (sumber foto. laman resmi Pemkab Bangkalan).

Daerah

Wabup Bangkalan Tekankan Profesionalisme ASN Pendidikan

Kamis, 22 Jan 2026 - 17:23 WIB