Peserta Tari Gemu Famire Ramaikan Lapangan Makodam V/Brawijaya

- Jurnalis

Rabu, 5 September 2018 - 06:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Senam tari Gemu Famire di lapangan Makodam Brawijaya.

Senam tari Gemu Famire di lapangan Makodam Brawijaya.

Surabaya, (regamedianews.com) – Mabes TNI ternyata punya cara tersendiri dalam rangka menyambut hari lahirnya yang ke-73, tahun ini. Melalui kegiatan tersebut, rencananya seluruh matra TNI, bersama Polri dan masyarakat, akan memecahkan rekor MURI melalui tari Gemu Famire.

Tak tanggung-tanggung, guna memecahkan rekor tersebut, Panglima TNI bakal melibatkan 300.000 peserta tari Gemu Famire di seluruh matra TNI, Polri dan masyarakat.

Dijelaskan Panglima TNI, selain menyambut HUT TNI ke-73 dan pencapaian rekor MURI, digelarnya tarian tersebut, juga bertujuan untuk mempersatukan seluruh Bangsa. Tak hanya itu saja, pihak Mabes TNI juga menghadirkan langsung sang pencetus lagu Gemu Famire di Cilangkap, Jakarta Timur. Selasa, 4 September 2018.

“Saudara Frans merupakan pengarang lagu Gemu Famire. Kita hadirkan langsung kesini. Tujuannya adalah, bagaimana kita bisa mempertahankan dan melestarikan budaya Indonesia,” jelas Panglima TNI. “Dan yang terpenting adalah, lagu Gemu Famire, telah menjadikan inspirasi kita, untuk bersama-sama menjaga persatuan dan kesatuan Bangsa,” ujar Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S. I. P.

Baca Juga :  Cabup Sampang Aba Idi Nyoblos di TPS 9, Optimis Menang

Sementara itu, seperti yang berlangsung di lapangan Makodam V/Brawijaya pagi ini, Selasa, 4 September 2018. Tak hanya diramaikan oleh para prajurit TNI, PNS dan para Persit saja. Namun, berlangsungnya tari Gemu Famire di lapangan hitam, Makodam, Surabaya saat ini, juga turut dimeriahkan oleh para Bhayangkari, personel Polri hingga para pelajar di Jawa Timur.

Kepala Staf Kodam (Kasdam) V/Brawijaya, Brigjen TNI Widodo Iryansyah, S. Sos, menuturkan, selain memecahkan rekor MURI, menurut Kasdam, digelarnya tari Gemu Famire di lapangan Makodam tersebut, juga bertujuan untuk melestarikan kebudayaan-kebudayaan Bangsa.

“Supaya budaya ini akan tetap terjaga, dan kita tujukan ke para generasi muda di Indonesia,” jelas Kasdam. “Mudah-mudahan, masyarakat akan tetap mencintai budaya kita. Jangan sampai budaya kita, diakui oleh negara lain,” tambah Brigjen Widodo.

Senada, Asisten Personel (Aspers) Kasdam V/Brawijaya, Kolonel Inf Lukman Hakim mengungkapkan, sebelum mengikuti acara tersebut, para peserta terlebih dahulu diwajibkan untuk mengikuti latihan yang berlangsung selama hampir satu bulan.

Baca Juga :  Antisipasi Terror Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Polres Lumajang Perketat Penjagaan

“Kurang lebih sebulan yang lalu. Diawali dengan jenis tarian yang dikirimkan oleh Mabes TNI,” ungkap Aspers.

Latihan itu, kata Kolonel Lukman, berlangsung setiap hari Selasa, Kamis dan Jumat. Selain diikuti oleh prajurit Kodam, latihan tersebut, juga diikuti oleh seluruh matra TNI, hingga personel Polri.

“Semua matra TNI, termasuk dari Kepolisian, Bhayangkari dan di lapisi oleh masyarakat yang diwakili oleh para pelajar. Ini merupakan bentuk kekompakan, dan sinergitas kita,” jelasnya.

Perlu diketahui, untuk di Jawa Timur sendiri. Tarian tersebut melibatkan 37.426 peserta. Jumlah tersebut, terdiri dari 11.140 peserta di Kormada II. 4.100 peserta di wilayah tugas Korem 081/DSJ. 4.260 peserta di wilayah Korem 082/CPYJ. 5.604 peserta di lapangan Rampal, Kota Malang. 3.502 peserta di wilayah satuan Divif-2/Kostrad. 2.050 peserta di wilayah teritorial Kodim Bondowoso dan 6.504 peserta tari di Makodam V/Brawijaya. (PV/B)

Berita Terkait

Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLH Sampang Pangkas Pohon Rawan Tumbang
Kodim 0826 Pamekasan Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers
Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik
Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data
Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam
Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo
Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah

Berita Terkait

Sabtu, 17 Januari 2026 - 11:32 WIB

Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLH Sampang Pangkas Pohon Rawan Tumbang

Jumat, 16 Januari 2026 - 14:23 WIB

Kodim 0826 Pamekasan Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:28 WIB

Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:20 WIB

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data

Rabu, 14 Januari 2026 - 15:37 WIB

Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”

Berita Terbaru

Caption: sejumlah warga Desa Gersempal berada di halaman rumah terduga pelaku wanita inisial SH, dan tampak anggota Polsek Omben melakukan pengamanan, (sumber foto: Humas Polres Sampang).

Hukum&Kriminal

Diduga Selingkuh, Pemuda di Sampang Disandera Warga

Minggu, 18 Jan 2026 - 13:53 WIB

Caption: ilustrasi, (sumber foto. Tribratanews Polri).

Hukum&Kriminal

Polres Sumenep Bongkar Sindikat Judi Online Slot Gacor

Sabtu, 17 Jan 2026 - 14:21 WIB

Caption: Dandim 0826 Pamekasan Letkol Kav Agus Wibowo Hendratmoko menyampaikan sambutannya, saat acara coffe morning bersama insan pers, (dok. Kurdi Rega Media).

Daerah

Kodim 0826 Pamekasan Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers

Jumat, 16 Jan 2026 - 14:23 WIB