Rakor Pelayanan PDAM, Pj Bupati Sampang Dibuat Geram Oleh Anggota Rapat

- Jurnalis

Rabu, 5 September 2018 - 08:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana saat Pj Bupati Sampang Jonathan Judianto memimpin Rakor terkait tindak lanjut hasil sidak pelayanan PDAM.

Suasana saat Pj Bupati Sampang Jonathan Judianto memimpin Rakor terkait tindak lanjut hasil sidak pelayanan PDAM.

Sampang (regamedianews.com) – Adanya dugaan pungutan liar pada pengguna Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Trunojoyo Kabupaten Sampang yang diduga melibatkan oknum internal perusahaan plat merah tersebut, Selasa (04/09) kemarin, Pemerintah Kabupaten Sampang mendatangkan sejumlah pihak terkait guna melakukan koordinasi untuk mencari jalan pelayanan terbaik. Hal itu kemas dalam agenda rapat yang dilaksanakan di aula mini kantor Pemkab setempat.

Pantauan reporter regamedianews.com hadir dalam rapat koordinasi tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Sampang, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (DPRKP), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Tata Ruang (DPUPR), Direktur Utama Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Trunojoyo, Camat Omben, Kader dan seluruh pihak terkait.

Saat membuka rakor, Pj Bupati Sampang Jonathan Judianto dibuat geram. Pasalnya dalam rakor tersebut pihak masyarakat berserta tokoh yang ikut memperjuangkan adanya dugaan penarikan uang pungli sama sekali tidak diikutsertakan.

Baca Juga :  Polemik Pertambangan Rakyat, Aceh Kreatif: Pemkab Asel Harusnya Membina, Bukan Membinasakan

“Mana tokoh masyarakatnya, harusnya ini diundang, karena ini menyangkut pelayanan PDAM untuk daerah terdampak,” kata Jonathan dengan nada kesalnya.

Selain itu, pucuk pimpinan di Pemkan Sampang ini dibuat linglung oleh anggota rapat, terlebih tidak ada satupun anggota yang memberikan alasan ketidak hadiran para tokoh masyarakat dan pengguna layanan PDAM yang diduga bermasalah. “Ini diundang atau tidak,” tanyanya pada anggota.

Sementara itu Nur Hasan Koordinator Ampao mengaku kecewa karena tokoh masyarakat dan pengguna layanan PDAM Trunojoyo tidak diikutkan dalam koordinasi tersebut. Pasalnya, hingga saat ini belum ada jalan keluar yang merugikan masyarakat Omben.

Baca Juga :  Grand Final MOKA 2018 Tingkat Cimahi

“Sampai saat ini belum ada kepastian, ternyata ada rakor tertutup tanpa melibatkan masyarakat pengguna,” cetusnya.

Menurutnya, tindak lanjut atas inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan oleh Pj Bupati Sampang beberapa waktu lalu, terlebih dalam ucapannya akan melibatkan semua pihak terkait beserta masyarakat untuk ikut andil dalam proses perbaikan layanan PDAM tersebut.

“Harusnya Pemkab Sampang peka dengan kondisi itu, kalau ini dibiarkan maka kami akan melakukan aksi untuk menuntut semua pihak terkait mundur dari jabatannya, karena jelas ini telah merugikan masyarakat,” tandasnya.

Sementara itu, Suyanto Camat Omben belum bisa dikonfirmasi, bahkan saat dihubungi melalui jaringan sellulernya belum ada jawaban. (adi/har)

Berita Terkait

Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLH Sampang Pangkas Pohon Rawan Tumbang
Kodim 0826 Pamekasan Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers
Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik
Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data
Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam
Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo
Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah

Berita Terkait

Sabtu, 17 Januari 2026 - 11:32 WIB

Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLH Sampang Pangkas Pohon Rawan Tumbang

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:28 WIB

Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:20 WIB

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data

Rabu, 14 Januari 2026 - 15:37 WIB

Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”

Rabu, 14 Januari 2026 - 14:24 WIB

Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Berita Terbaru

Caption: sejumlah warga Desa Gersempal berada di halaman rumah terduga pelaku wanita inisial SH, dan tampak anggota Polsek Omben melakukan pengamanan, (sumber foto: Humas Polres Sampang).

Hukum&Kriminal

Diduga Selingkuh, Pemuda di Sampang Disandera Warga

Minggu, 18 Jan 2026 - 13:53 WIB

Caption: ilustrasi, (sumber foto. Tribratanews Polri).

Hukum&Kriminal

Polres Sumenep Bongkar Sindikat Judi Online Slot Gacor

Sabtu, 17 Jan 2026 - 14:21 WIB