Tembakau Petani di Sumenep Ada Yang Belum Terserap

- Jurnalis

Sabtu, 6 Oktober 2018 - 18:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi

ilustrasi

Sumenep, (regamedianews.com) – Pada musim tanam tahun 2018, tembakau di pulau Madura khususnya di Kabupaten Sumenep masih belum terserap 100 persen. Hal ini dikatakan Kepala Bidang Perkebunan, Dinas Pertanian Tanaman Pangan Holtikurltura dan Perkebunan (Dispertahortbun) setempat, Abd Hamid.

“Dari realisasi tanam tembakau sebanyak 13 hektar, sekitar 10 persen masih belum terserap. Hal itu karena ada yang belum panen,” terang Hamid, Sabtu (06/10/2018).

Menurutnya, Panen tembakau di Sumenep dimulai sejak akhir Juni 2018. Hal yang memicu ketidak terserapannya tembakau karena proses tanamnya lambat dibanding yang lain.

Baca Juga :  Tenaga Medis Positif Covid-19 Asal Klampis Bangkalan Sembuh

Baca juga Dari Petani Hingga Santri di Pati, Inginkan Pilpres 2019 Aman dan Damai

“Dari jasil pantauan kami dibawah, paling lambat akhir bulan ini sudah panen semua dan pasti terserap. Tak terserap karena proses tanam tembakaunya ada yang lambat,” tandasnya.

Ditanya soal harga tembakau, Hamid mengaku tidak bisa menekan gudang. Sebab, harga tembakau disesuaikan dengan kualitas tembakau petani.

Baca Juga :  Bupati Sampang Sayangkan Banyak Kades Tak Hadir di Peresmian Kantor Desa Tobai Barat

Baca juga Di Gowa, Budidaya Talas Jepang Bisa Menjadi Sumber Pendapatan Baru Para Petani

“Kami berharap diakhir masa panen nanti harga tembakau tidak mengalami penurunan harga. Sesuai pantauan di gudang, harga tembakau petani antara Rp 30 ribu sampai dengan Rp 53 ribu per kg,” sebutnya. (sup)

Berita Terkait

Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLH Sampang Pangkas Pohon Rawan Tumbang
Kodim 0826 Pamekasan Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers
Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik
Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data
Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam
Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo
Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah

Berita Terkait

Sabtu, 17 Januari 2026 - 11:32 WIB

Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLH Sampang Pangkas Pohon Rawan Tumbang

Jumat, 16 Januari 2026 - 14:23 WIB

Kodim 0826 Pamekasan Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:28 WIB

Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik

Rabu, 14 Januari 2026 - 15:37 WIB

Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”

Rabu, 14 Januari 2026 - 14:24 WIB

Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Berita Terbaru

Caption: Dandim 0826 Pamekasan Letkol Kav Agus Wibowo Hendratmoko menyampaikan sambutannya, saat acara coffe morning bersama insan pers, (dok. Kurdi Rega Media).

Daerah

Kodim 0826 Pamekasan Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers

Jumat, 16 Jan 2026 - 14:23 WIB

Caption: Kasi Humas Kepolisian Resor Sampang AKP Eko Puji Waluyo, saat diwawancara awak media di ruangan kerjanya, (dok. Harry, Rega Media).

Hukum&Kriminal

Polisi Selidiki Pencurian Kabel Trafo PJU JLS Sampang

Jumat, 16 Jan 2026 - 10:15 WIB

Caption: tiang trafo lampu penerangan jalan umum di JLS yang menjadi sasaran pelaku pencurian, (sumber foto: PLN ULP Sampang).

Peristiwa

Baru Diresmikan, Kabel Trafo PJU JLS Sampang Dicuri

Kamis, 15 Jan 2026 - 13:03 WIB