Launcing Program BPNT di Desa Daleman, Wabup Sampang Minta Tingkatkan Pelayanan

- Jurnalis

Rabu, 13 Maret 2019 - 14:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Sampang (H. Abdullah Hidayat) saat menyampaikan sambutannya dalam acara Launcing Program BPNT di Desa Daleman, Kecamatan Kedungdung.

Wakil Bupati Sampang (H. Abdullah Hidayat) saat menyampaikan sambutannya dalam acara Launcing Program BPNT di Desa Daleman, Kecamatan Kedungdung.

Sampang, (regamedianews.com) – Wakil Bupati Sampang H. Abdullah Hidayat membuka program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Desa Daleman, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur.

Program BPNT atau sebelumnya Beras Sejahtera (Rastra) di Kabupaten Sampang paling awal disalurkan dibandingkan Kabupaten lain di Pulau Madura.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Sampang Moh. Amiruddin mengatakan, bahwa pihaknya tak lagi menyalurkan bantuan pemerintah pusat ini secara manual. Dengan menggunakan kartu khusus, bantuan tersebut tersalur secara otomatis ke rekening Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

“Istilahnya telah berubah sejak November 2018 menjadi Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Awalnya bantuannya yakni secara gratis beras Rp 10 kilogram, sekarang sudah dalam bentuk kartu BPNT dengan isi saldo per bulan Rp 110 ribu”, ujar Moh. Amiruddin. Rabu (13/03/2019).

Lebih lanjut Moh. Amiruddin mengatakan, BPNT ini akan diterima langsung melalui rekening KPM masing-masing.

Baca Juga :  Razia Cammander Wish, Polres Bangkalan Amankan 15 Motor

“Dan nanti setiap bulan sudah otomatis masuk ke rekening Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sebesar Rp 110 ribu”, kata Amiruddin.

Selain itu, Amiruddin menuturkan, nanti dengan saldo tersebut, KPM bisa mengambil bahan beras dan telur di e-Warung yang ada.

“Jumlah KPM berdasarkan data Kemensos RI di Kabupaten Sampang sebanyak 130.080, dan untuk agen e-Warung masih 1 per desa”, pungkasnya.

Amiruddin berharap, BPNT ini sebagai upaya penyaluran bantuan pangan melalui program rastra agar tepat sasaran, tepat jumlah dan tepat waktu.

Wakil Bupati Sampang H. Abdullah Hidayat mengatakan, program BPNT ini merupakan suatu trobosan pemerintah pusat yang direspon baik pemerintah daerah. Suatu bukti bahwa, Kabupaten Sampang paling siap penyalurannya dibandingkan Kabupaten lain di Madura.

“Ini program baik pemerintah pusat dan direspon baik oleh pemerintah daerah. Sehingga di Kabupaten Sampang sendiri merupakan paling awal penyaluran BPNT ini se Madura”, kata pria yang akrab di sapa H. Ab.

Baca Juga :  Tim Verval Bantah Dugaan 12 Nama Fiktif Penerima Insentif Guru di Bangkalan

Orang nomor dua di Pemkab Sampang ini berharap, kepada petugas e-Warung guna pelayanannya lebih ditingkatkan lagi dan semua alat kelekapannya juga harus disiapkan.

“Program ini untuk mendorong usaha mikro dan menengah dengan adanya E-warung ini bisa mendongkrak ekonomi desa. Hakikatnya, untuk mengentskan kemiskinan”, ujarnya.

Wabup meminta kepada agen e-Warung untuk memperkuat fasiltasnya, dilengkapi bahan-bahanya dan tetap di monitoring serta evaluasi setiap bulannya.

“Perbaiki dan lengkapi fasilitasnya dan monitoring serta evaluasi setiap bulannya agar pelayanan tetap prima bagi masyarakat,” Pinta H. Abdullah Hidayat.

Terlihat Pj Kepala Desa Daleman (Moh. Heryanto) saat duduk bersama tamu undangan.

Sementara Penjabat (Pj) Kepala Desa Daleman Moh. Heriyanto mengatakan, pihaknya ucapkan terimakasih atas launcingnya e-Warung dan dengan kegiatan itu Desa-nya bisa dikenal lebih luas oleh masyarakat.

“Dengan di launcingnya e-Warung di Desa Daleman ini semoga kedepannya pelayanan lebih baik dan bisa mensejahterakan masyarakat,” singkat Heryanto. (adi/har)

Berita Terkait

Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis
PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang
RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap
Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi
Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang
Prestasi Menurun, Pengurus Baru KONI Pamekasan Dihadapkan Tantangan Berat
Wabup Sumenep: Program 2026 Harus Nyata, Bukan Habiskan Anggaran!
Dana BGN Macet, Tujuh SPPG di Sampang Mogok

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 20:33 WIB

Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:24 WIB

PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang

Jumat, 9 Januari 2026 - 13:34 WIB

RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap

Jumat, 9 Januari 2026 - 08:09 WIB

Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi

Kamis, 8 Januari 2026 - 21:21 WIB

Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang

Berita Terbaru

Caption: Manajer PLN UP3 Madura Fahmi Fahresi, diwawancara usai peresmian PJU baru di JLS Sampang, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang

Jumat, 9 Jan 2026 - 17:24 WIB

Caption: kiri, Moh Ramadhoni mewakili Direktur RSUD Pamekasan saat ditemui awak media, (dok. Kurdi Rega Media).

Daerah

RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap

Jumat, 9 Jan 2026 - 13:34 WIB

Caption: potongan video viral, sejumlah warga Desa Penyaksagan menampung cairan dari semburan sumur bor menggunakan botol, (dok. Syafin Rega Media).

Peristiwa

Geger! Sumur Bor di Bangkalan Semburkan Minyak Mentah

Jumat, 9 Jan 2026 - 10:05 WIB

Caption: Bupati Sampang H Slamet Junaidi melakukan peninjauan sebelum meresmikan Penerangan Jalan Umum baru di JLS, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi

Jumat, 9 Jan 2026 - 08:09 WIB