Satpol PP Cimahi: Selama Bulan Puasa, Warung Makan Harus Jaga Etika Berjualannya

- Jurnalis

Senin, 6 Mei 2019 - 18:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu warung di kota Cimahi tampak tertutup saat bulan ramadhan.

Salah satu warung di kota Cimahi tampak tertutup saat bulan ramadhan.

Cimahi, (regamedianews.com) – Di hari pertama puasa 1440 Hijriyah usaha warung tegal (warteg) banyak yang masih melakukan aktifitas jualannya, sejauh ini menurut pantauan mereka masih mematuhi aturan.

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) kota Cimahi tidak akan membatasi aktifitas mereka yang mempunyai usaha warung nasi di bulan Ramadhan.

“Kami tidak akan membatasi atau melarang usaha warung makan, tetapi harus memakai etika untuk menghargai orang yang sedang berpuasa, warung makan yang masih menjalankan usahanya harus tertutup”, ungkap Plt Kasatpol PP kota Cimahi Totong Solehudin saat ditemui dalam acara Rekapitulasi KPU tingkat kota di gedung Vidia Chandra, Jl. Sangkuriang kota Cimahi, Senin (06/05/2019).

Baca Juga :  Musim Hujan, BMKG Sumenep Imbau Masyarakat Waspada Saat Beraktivitas di Laut

Pihaknya menghimbau kepada para pedagang warung nasi boleh berjualan, tetapi harus memakai etika berdagangnya, yakni memakai tirai agar tidak fulgar.

“Pemkot Cimahi secara resmi akan mengeluarkan surat edaran kepada para pedagang, agar memasang tirai penutup. Sebenarnya hal ini sama seperti yang dilakukan tahun-tahun sebelumnya.
Untuk (Surat edaran) kita akan koordinasi dengan Bagian Kesra dan pihak terkait lain”, ucapnya.

Baca Juga :  Penentuan Motif Iket di Kota Cimahi Belum Mufakat

Soal patroli, lanjut Totong, itu pastinya akan dilakukan. Hanya saja, bentuknya bukan razia melainkan untuk mengingatkan agar kegiatan usahanya harus beretika saat bulan puasa.

“Kita akan terus mengingatkan, kalau sudah baik dan memenuhi ketentuan agar di tingkatkan lagi. Bagi yang belum pasti kita akan ingatkan”, pungkasnya. (agil)

Berita Terkait

Asal Jadi, Proyek Box Culvert Tanah Merah-Jenteh Diprotes Warga
Ra Mahfud Imbau Warga Sampang Sambut Tahun 2026 Dengan Santun
Jelang 2026, Puluhan Pejabat Pemkab Bangkalan Dirotasi
Sambut 2026, Polantas Sampang Larang Konvoi dan Knalpot Brong
Empat Puskesmas di Pamekasan Temukan Suspek Chikungunya
Pemkab Pamekasan Matangkan Penyambutan Valen D’Academy 7
Buntut Kasus RS Nindhita, DPRD Sampang Didemo
MUI Sampang Imbau Masyarakat: Tahun Baru Tanpa Euforia

Berita Terkait

Kamis, 1 Januari 2026 - 10:13 WIB

Asal Jadi, Proyek Box Culvert Tanah Merah-Jenteh Diprotes Warga

Rabu, 31 Desember 2025 - 19:01 WIB

Ra Mahfud Imbau Warga Sampang Sambut Tahun 2026 Dengan Santun

Rabu, 31 Desember 2025 - 12:11 WIB

Jelang 2026, Puluhan Pejabat Pemkab Bangkalan Dirotasi

Rabu, 31 Desember 2025 - 10:01 WIB

Sambut 2026, Polantas Sampang Larang Konvoi dan Knalpot Brong

Selasa, 30 Desember 2025 - 10:39 WIB

Empat Puskesmas di Pamekasan Temukan Suspek Chikungunya

Berita Terbaru

Caption: Kasi Humas Kepolisian Resor Sampang AKP Eko Puji Waluyo, saat diwawancara awak media di ruangan kerjanya, (dok. Harry, Rega Media).

Hukum&Kriminal

Bogem Nelayan Pamekasan, Pria di Sampang Diamankan Polisi

Kamis, 1 Jan 2026 - 21:49 WIB

Caption: dua pelaku curanmor inisial AA dan ZA tengah diperiksa penyidik Satreskrim, (sumber foto: Humas Polres Sampang).

Hukum&Kriminal

Dua Bandit Motor Asal Camplong Berhasil Diringkus

Kamis, 1 Jan 2026 - 08:08 WIB