Pengasuh Pon-Pes Raudlatul Qur’an Pamekasan Datangkan Alumni Kairo Al-Azhar

- Jurnalis

Selasa, 14 Mei 2019 - 11:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana saat berlangsungnya kajian fiqih wanita di Pondok Pesantren Raudlatul Qur'an, Pamekasan, Madura.

Suasana saat berlangsungnya kajian fiqih wanita di Pondok Pesantren Raudlatul Qur'an, Pamekasan, Madura.

Pamekasan, (regamedianews.com) – Bertepatan pada hari ke-tujuh di bulan ramadhan, pengurus Pondok Pesanten Raudhatul Qur’an Pamekasan mengadakan kajian perdana yang di kemas dengan KARIMAH (Kajian Rutinitas Muslimah) dengan tema kajian ”Fiqih Wanita”. Serta diikuti oleh kurang lebih 30 perempuan yang berstatus sebagai mahasiswi di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura.

Kajian dilaksanakan di masjid pondok yang bertempatkan di Dusun Asem Manis Larangan Tokol Tlanakan, Pamekasan, Madura. Menurut pengasuh, usia pondok ini pun masih belum mencapai 1 tahun dari berdirinya. Akan tetapi, antusias dan semangat para santriwati dalam belajar, menjadikan pondok ini semakin berkembang melalui program tahfid al-Qur’an dan study club bahasa.

Agenda perdana ini mengangkat kajian tentang fiqih perempuan. Fiqih perempuan merupakan hal terpenting yang wajib dipelajari oleh kaum perempuan sendiri. Walaupun bisa di bilang mudah, tapi tidak jarang dari kalangan perempuan kurang memahaminya atau bahkan memahami pemahaman yang kurang tepat. Terlebih lagi dalam masalah thaharah atau batasan-batasan aurat wanita.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain para santriwati, kajian ini juga dihadiri oleh para undangan yang terdiri dari beberapa mahasiswi yang bertempat tinggal di sekitar pondok pesantren. Mahasiswi yang hadir pun sangat antusias dalam mendengarkan materi yang disampaikan.

Baca Juga :  BPJS Ketenagakerjaan Juarai AIRA 2023 Berkat Laporan Terintegrasi

Menurut Hj. Muntira S,Ag atau yang biasa di panggil (Ibu Zahid) selaku istri pengasuh Pondok, tujuan diadakannya agenda tersebut untuk memberikan pemahaman kepada para perempuan dalam prihal fiqih perempuan dalam perspektif islam.

“Kaum perempuan mudah masuk surga dan neraka. Namun, mayoritas dari mereka berada di neraka”. Tuturrnya saat memberikan sambutan di depan undangan dan santriwatinya.

Sementara Ustadzah Zulfa Mukarromah, Lc. M.Pd, selaku pemateri kajian ini menyampaikan, menjadi seorang perempuan memiliki tugas dan tanggung jawab sendiri. Terutama dalam masalah aurat dan bersuci yang nantinya akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT kelak.

“Aurat perempuan adalah seluruh tubuh kecuali telapak tangan dan wajah”. Ungkapnya saat memberikan pemahaman kepada perempuan di hadapannya (mahasiswi).

Alumni al-Azhar Kairo tersebut juga menambahkan, tentang pentingnya menjaga aurat bagi perempuan karena sejatinya menutup aurat merupakan suatu kewajiban bagi setiap perempuan muslimah kapanpun dan dimanapun ia berada. Ia juga mewanti-wanti dalam hal pakaian yang harus dikenakan oleh perempuan.

Baca Juga :  Desa Angsokah Adakan Pelatihan Mengolah Gula Aren Jadi Gula Semut

“Sejatinya aurat perempuan di hadapan non mahram dan mahram sangat berbeda. Tapi untuk menghindari dari rasa khawatir, berpakaianlah yang sesuai dengan syar’i”, ujar pemateri yang berasal dari pamekasan ini.

Tidak hanya itu, pemateri juga menambahkan tentang kajian thaharah yang di dalam bahasa Indonesia bermakna bersuci. Karena mengingat bahwa materi bersuci juga sangat penting di pelajari oleh kaula muda. Khususnya perempuan. Pemateri juga menyelipkan beberapa kisah romantisme yang terjadi antara Rasulullah SAW dengan istrinya Aisyah di sela-sela kajian.
“Sebagai seorang perempuan haruslah memahami hakikat bersuci sepenuhnya”, ungkapnya.

Terlepas dari kegiatan tersebut, harapan terbesar pemateri adalah adanya manfaat yang dapat dipetik dari kajian perdana di bulan suci ini dan manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh perempuan serta mampu mengimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Pemateri juga berharap, pertemuan ini bukanlah pertemuan pertama dan terakhir. Akan tetapi, akan menjadi pertemuan yang selalu di rindukan. (wsl)

Berita Terkait

Kabupaten Pamekasan Raih Predikat Informatif 2025
Bupati Sampang Tekankan Transparansi Penggunaan Dana Desa
DPRD Sampang Sepakati APBD 2026 Sebesar Rp1,98 Triliun
Pemkab Pamekasan Perkuat Peran Posyandu Tekan Angka Stunting
Pamekasan Ekspor Produk Tembakau Rp2,7 Miliar
Nelayan Arosbaya Protes, Kapal Troll Ancam Nyawa dan Ekosistem Laut
13 Desember 2025, MUI Sampang Gelar Musda ‘Pemilihan Ketua’
Pemkab Sampang Wujudkan Lingkungan Sehat Tanpa Rokok

Berita Terkait

Minggu, 30 November 2025 - 12:02 WIB

Kabupaten Pamekasan Raih Predikat Informatif 2025

Jumat, 28 November 2025 - 17:13 WIB

DPRD Sampang Sepakati APBD 2026 Sebesar Rp1,98 Triliun

Jumat, 28 November 2025 - 13:12 WIB

Pemkab Pamekasan Perkuat Peran Posyandu Tekan Angka Stunting

Jumat, 28 November 2025 - 08:38 WIB

Pamekasan Ekspor Produk Tembakau Rp2,7 Miliar

Kamis, 27 November 2025 - 22:07 WIB

Nelayan Arosbaya Protes, Kapal Troll Ancam Nyawa dan Ekosistem Laut

Berita Terbaru

Caption: mengenaskan, kepala korban terjepit drum mixer truk molen dan berlumuran darah, (dok. Yusrianto, Rega Media).

Peristiwa

Pekerja Proyek di Gorontalo Utara Tewas Mengenaskan

Minggu, 30 Nov 2025 - 20:05 WIB

Caption: Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman menerima piagam penghargan kabupaten terbaik dalam penerapan keterbukaan informasi publik, (dok. Kursi, Rega Media).

Daerah

Kabupaten Pamekasan Raih Predikat Informatif 2025

Minggu, 30 Nov 2025 - 12:02 WIB

Caption: Personel BPBD Sampang bersama nelayan, berupaya mengevakuasi kapal slerek yang tenggelam di perairan laut Camplong, (sumber foto: BPBD Sampang).

Peristiwa

Ombak Ganas Telan Kapal Warga Camplong Sampang

Sabtu, 29 Nov 2025 - 22:02 WIB

Caption: potongan video, tampak polisi bersama warga mengevakuasi bocah tenggelam di tambak ikan nila di Desa Aeng Sareh, (dok. Harry, Rega Media).

Peristiwa

Nyawa Bocah Sampang Melayang ‘Demi Sandal’

Sabtu, 29 Nov 2025 - 15:23 WIB