Dinkes Bangkalan Pastikan Mamin Buka Puasa Aman Di Konsumsi

- Jurnalis

Selasa, 21 Mei 2019 - 20:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana teskit yang dilakukan Institusi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Balai Besar Surabaya di depan pondopo Agung Bangkalan,

Suasana teskit yang dilakukan Institusi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Balai Besar Surabaya di depan pondopo Agung Bangkalan,

Bangkalan, (regamedianews.com) – Institusi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Surabaya Jawa Timur bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Bangkalan melakukan teskit makanan dan minuman di pasar takjil di depan pondopo Agung Bangkalan, Jl. Letnan Abdullah 1 No.1, Rw. 07, Kraton, Kabupaten Bangkalan, Selasa (21/05/2019).

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Bangkalan Moh. Rasuli mengatakan, kegiatan ini merupakan agenda untuk memastikan makanan dan minuman yang dijual oleh masyarakat itu aman untuk dikonsumsi.

“Sudah melakukan cek laboratorium makanan dan minuman takjil yang ada di pasar takjil di depan pendopo ini”, ujarnya.

Baca Juga :  Tingkatkan Potensi Wisata, Bupati Sumenep Libatkan Masyarakat

Rasuli menambahkan, setelah kami melakukan pengecekan ternyata 80 % negatif. Menurutnya, sesudah selesai melakasanakan pengecekan makanan dan minuman pihaknya bersyukur mamin yang di cek negatif tidak mengandung zat-zat terlarang seperti formalin, borak ataupun adiftif lainnya.

“Jadi alhamdulillah mamin yang ada di bazar takjil ini aman untuk dikonsumsi. Sampai saat ini sudah 80% mamin yang sudah kita uji semuanya negatif”, terangnya.

Baca Juga :  Maling Berkeliaran di Klinik Sampang

Sementara itu, Kepala Balai Besar POM Surabaya I Gusti Ngurah Bagus Kusuma Dewa menyampaikan, kita melakukan pengawasan jajanan buka puasa berupa takjil di Kabupaten Bangkalan dengan mengambil 40 sample. Dari 40 sample yang di ambil kita lakukan teskit dan ternyata 3 positif, yakni positif borak, ketiga makanan itu berupa kerupuk dan makanan cincau.

“Ketiganya ini diduga positif dan nanti kita akan lakukan pengecekan dengan laboratorium di Surabaya”, pungkasnya. (sfn/tfk)

Berita Terkait

BPJS Ketenagakerjaan Perluas Perlindungan Jamsos Tenaga Pendidik Madrasah di Bangkalan
SDN Tlagah 2 Bangkalan Ambruk, Hak Keamanan Siswa Terabaikan
Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLH Sampang Pangkas Pohon Rawan Tumbang
Kodim 0826 Pamekasan Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers
Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik
Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data
Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 20:04 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Perluas Perlindungan Jamsos Tenaga Pendidik Madrasah di Bangkalan

Senin, 19 Januari 2026 - 11:57 WIB

SDN Tlagah 2 Bangkalan Ambruk, Hak Keamanan Siswa Terabaikan

Sabtu, 17 Januari 2026 - 11:32 WIB

Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLH Sampang Pangkas Pohon Rawan Tumbang

Jumat, 16 Januari 2026 - 14:23 WIB

Kodim 0826 Pamekasan Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:28 WIB

Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik

Berita Terbaru

Caption: jaket hitam, Ketua DPRD Pamekasan Ali Masykur saat meninjau rumah warga Sana Daja yang rusak akibat fenomena tanah gerak, (dok. Kurdi Rega Media).

Peristiwa

DPRD Pamekasan Desak BPBD Segera Tangani Longsor di Sana Daja

Senin, 19 Jan 2026 - 10:49 WIB

Caption: sejumlah warga Desa Gersempal berada di halaman rumah terduga pelaku wanita inisial SH, dan tampak anggota Polsek Omben melakukan pengamanan, (sumber foto: Humas Polres Sampang).

Hukum&Kriminal

Diduga Selingkuh, Pemuda di Sampang Disandera Warga

Minggu, 18 Jan 2026 - 13:53 WIB