Hendak Ditangkap Tim Cobra, Sindikat Pencurian Truk Kabur Sambil Bawa Infus

- Jurnalis

Kamis, 27 Juni 2019 - 22:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Lumajang (AKBP M. Arsal Sahban) didampingi Katim Cobra (AKP Hasran) saat mengecek kondisi tersangka (Abdullah) sindikat pencurian truk.

Kapolres Lumajang (AKBP M. Arsal Sahban) didampingi Katim Cobra (AKP Hasran) saat mengecek kondisi tersangka (Abdullah) sindikat pencurian truk.

Lumajang, (regamedianews.com) – Sindikat spesialis pencurian truck dan pick up yang tertangkap di Kabupaten Probolinggo oleh Tim Cobra Polres Lumajang, salah satu pelaku berada di RS Bhayangkara Lumajang karena saat dilakukan penangkapan tersangka sedang menjalani perawatan di rumah sakit setempat.

Kapolres Lumajang AKBP M. Arsal Sahban mengatakan, tersangka tersebut bernama Abdullah (30 th) asal Probolinggo. Dirinya mengaku sebagai perantara penjualan barang hasil curian.

Baca juga Kades Gunung Eleh, Wanita Yang Menipu Tuhan dan Ditangkap Tim Cobra Bukan Warganya

“Saat hendak ditangkap tersangka berusaha kabur dari kejaran Tim Cobra dengan membawa infus, karena masih menjalani perawatan akibat terkena ledakan bondet (sejenis bom ikan, red) sehingga beberapa jarinya harus diamputasi”, ungkapnya, Kamis (27/06/2019).

Baca Juga :  Polres Sampang Gulung 25 Budak Sabu

Meski berusaha kabur, lanjut Arsal, tersangka berhasil diamankan oleh Tim Cobra di jalan. Pada saat itu Kepala Dusun setempat atas berinisial AD berusaha membawa pergi tersangka. Oleh karena itu Mepala Dusun tersebut juga diamankan untuk ditelusuri, apa motif membawa pergi tersangka dari rumah sakit.

Baca juga Tuhan Ditipu, Warga Sampang Madura Ditangkap Tim Cobra

“Tersangka Abdullah ini adalah salah satu bagian dari spesialis pencurian truk dan mobil pick up, diketahui ada 5 TKP yaitu 2 TKP terjadi di Lumajang, 1 TKP di Jember, 1 TKP di Situbondo dan 1 TKP di Ponorogo. Abdullah disini berperan sebagai perantara. Upahnya sebagai perantara 1 gram shabu”, terang Arsal.

Baca Juga :  Polda Jatim Kembali Amankan Tersangka Pembakaran Mapolsek Tambelangan

Sementar Kasat Reskrim Polres Lumajan AKP Hasran Cobra mengatakan, ada 6 pelaku sudah kami tangkap. Kasus saat ini dikembangkan sekaligus mencari barang bukti lainnya yang telah dijual. “Tim saya saat ini bergerak ke Bayuwangi untuk mencari barang bukti lainnya”, ujar Hasran. (har)

Berita Terkait

Kasus Curanmor di Pasar Tanah Merah Terungkap
Hampir 5 Bulan, Kasus Pajak RSMZ Sampang Nihil Tersangka
Diduga Selingkuh, Pemuda di Sampang Disandera Warga
Polres Sumenep Bongkar Sindikat Judi Online Slot Gacor
Polisi Selidiki Pencurian Kabel Trafo PJU JLS Sampang
Sukses Tangkap Jambret Maut, Reskrim Pamekasan Diganjar Reward
Diringkus! Jambret Maut di Pamekasan Terancam 15 Tahun Penjara
Pj Kades Tlagah Bantah Jambret Maut di Pamekasan Jabat Kasun

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 09:09 WIB

Kasus Curanmor di Pasar Tanah Merah Terungkap

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:04 WIB

Hampir 5 Bulan, Kasus Pajak RSMZ Sampang Nihil Tersangka

Minggu, 18 Januari 2026 - 13:53 WIB

Diduga Selingkuh, Pemuda di Sampang Disandera Warga

Sabtu, 17 Januari 2026 - 14:21 WIB

Polres Sumenep Bongkar Sindikat Judi Online Slot Gacor

Jumat, 16 Januari 2026 - 10:15 WIB

Polisi Selidiki Pencurian Kabel Trafo PJU JLS Sampang

Berita Terbaru

Caption: Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang, Nur Alam, saat diwawancara awak media, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

SDN Batuporo Timur 1 Sampang Terancam “Gulung Tikar”

Kamis, 22 Jan 2026 - 10:09 WIB

Caption: ilustrasi Ikatan Wartawan Online Kabupaten Pamekasan gelar rakerda, (dok. Kurdi Rega Media).

Daerah

IWO Pamekasan Fokus Kawal Pembangunan Madura

Kamis, 22 Jan 2026 - 08:34 WIB