Pusdikhub Kodiklat AD Seminarkan Sistem Komunikasi Darurat Dalam Kebencanaan

0
280
Suasana saat berlangsungnya seminar sistem komunikasi darurat dalam kebencanaan.

Cimahi, (regamedianews.com) – Direktur Perhubungan Angkatan Darat Brigjen TNI Widjang Pranjoto membuka seminar sistem komunikasi darurat dalam kebencanaan yang diselenggarakan oleh Pusat Pendidikan Perhubungan Kodiklat TNI AD. Bertempat di Aula Diponegoro Pusdikhub Kodiklat Angkatan Darat, Jl. Gatot Subroto No.5, Cimahi, Kamis (11/07/2019).

Kegiatan ini merupakan bagian dari keseluruhan rangkaian kegiatan Pusdikhub Communication Festival Tahun 2019. Seminar tersebut juga melibatkan beberapa pembicara dari instansi luar yang telah berpengalaman dalam kegiatan penanggulangan bencana, diataranya dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan narasumber dari akademisi serta  para praktisi dibidang komunikasi.   


Dalam sambutannya Dirhubad Brigjen TNI Widjang Pranjoto menyampaikan, peran dan dukungan komunikasi sangat penting dalam penanggulangan bencana. Dalam hal ini diperlukan konsep gelar serta proses perencanaan dan penyiapan matang, dalam penanggulangan bencana dan stakeholder yang terlibat didalamnya.

“Dengan adanya kegiatan seminar ini diharapkan diperoleh suatu solusi serta kesamaan visi dan pemahaman, dalam implementasi sistem komunikasi pada kegiatan penanggulangan bencana yang selama ini masih banyak kendala dan hambatan”, tandasnya.

Ditempat yang sama Direktur Kesiapsiagaan Kebencanaan BNPB, Bambang Surya Putra M.Kom sebagai keynote speaker menjelaskan tentang potensi bencana alam yang dapat terjadi setiap saat, mitigasi dan penanggulanannya serta bagaimana strategi, konsep dan implementasi mitigasi serta penanggulangan bencana mulai dari tingkat pusat sampai tingkat daerah.

Sementara Danpusdikhub Kodiklatad, Kolonel Chb  Fitry Taufiq Sahary, S.E., M.M selaku ketua penyelenggara menjelaskan, kedepannya seminar ini akan dikembangkan sebagai forum komunikasi bagi para praktisi dan akademisi komunitas Komlek di wilayah Jabar, dalam rangka memadukan potensi Komlek untuk menanggulangi bencana alam.

Acara ini diikuti oleh 180 peserta dari berbagai instansi mulai dari TNI , jajaran SSKPD Jawa Barat, Badan SAR, BPBD, unsur Pramuka serta komunitas radio komunikasi yang tergabung dalam organisasi ORARI dan RAPI. (agil)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here