KKN 79 UTM Ciptakan Sumber Penghasilan Baru Dari Produk Olahan Jagung

- Jurnalis

Minggu, 21 Juli 2019 - 13:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana saat berlangsungnya penyuluhan oleh mahasiswa KKN 79 UTM kepada warga Desa Alang-Alang, Kec. Tragah, Bangkalan.

Suasana saat berlangsungnya penyuluhan oleh mahasiswa KKN 79 UTM kepada warga Desa Alang-Alang, Kec. Tragah, Bangkalan.

Bangkalan, (regamedianews.com) – Peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) 79 yang diselenggarakan oleh LPPM Universitas Trunojoyo Madura (UTM) gelar Penyuluhan Pengolahan Produk Unggulan Berbahan Dasar Jagung di Desa Alang-Alang, Kecamatan Tragah, Bangkalan. Penyuluhan ini diadakan di Balai Desa Alang-Alang yang dihadiri oleh ibu-ibu Desa Alang-Alang. Peserta dari penyuluhan ini berasal dari perwakilan warga setiap dusun di Desa Alang-Alang. Penyuluhan ini dilaksanakan pada hari Kamis (18/07/2019).

Desa Alang-Alang memiliki beberapa komoditas pertanian, diantaranya jagung, kacang tanah, terong, padi, dan kacang panjang. Akan tetapi potensi terbesar adalah komoditas jagung. Kepala Desa Alang-Alang Fahrurrozi sangat mengapresiasi kegiatan penyuluhan ini. Ia berharap dengan adanya penyuluhan ini, produksi jagung di Desa Alang-Alang yang biasanya langsung dijual bisa diolah terlebih dahulu, sehingga memiliki nilai jual yang tinggi.

Sesuai arahan dari Fahrurrozi, peserta KKN 79 UTM 2019 berinisiatif untuk membuat olahan berbahan dasar jagung yang merupakan salah satu hasil produksi pertanian di Desa Alang-Alang. “Inovasi yang dikembangkan oleh KKN 79 UTM ini antara lain adalah kerupuk jagung dan sirup jagung yang kemudian dikemas dengan kemasan yang praktis sehingga menambah nilai estetik dari kedua produk ini”, ujarnya.

Baca Juga :  Tanyakan Temuan BPK, LSM PIAR Datangi BLH Sampang

Inovasi yang dikembangkan oleh KKN 79 UTM ini juga tidak terlepas dari arahan Galuh Widitya Qomaru, M. H. I. selaku DPL dari peserta KKN 79 UTM. Ia menekankan pada peserta KKN khususnya Kelompok 79 ini untuk mengembangkan produk unggulan, yang nantinya bisa dilanjutkan oleh warga sekitar Desa Alang-Alang setelah kegiatan KKN ini selesai.

Pada kegiatan penyuluhan ini, warga sekitar diberi pelatihan tentang cara mengolah jagung hingga menjadi kerupuk jagung dan sirup jagung. Mulai dari proses pengolahan hingga pemasaran. Warga Desa Alang-Alang yang hadir dalam penyuluhan ini sangat antusias karena rasa ingin tau yang begitu besar terhadap inovasi baru ini.

Baca Juga :  Mahmud Lanjutkan Estafet Kepemimpinan PWI Bangkalan

Salah satu masalah yang sampai saat ini masih menjadi hambatan bagi warga sekitar untuk mendukung suksesnya pengolahan produk ini terletak pada pemasarannya. Untuk mengatasi masalah tersebut, solusi dari peserta KKN 79 UTM adalah dengan mengembangkan pemasaran secara online maupun offline.

Pemasaran secara offline bisa dilakukan dengan menitipkan produk kerupuk jagung dan sirup jagung tersebut ke toko-toko terdekat misalnya di sepanjang jalan Suramadu yang merupakan rest area bagi para pengendara kendaran bermotor. Sedangkan untuk pemasaran online, KKN 79 UTM berinisiatif untuk mengajarkan bagaimana cara penjualan secara online kepada karang taruna Sembades Alang-Alang.

Dengan diadakannya penyuluhan ini, diharapkan warga sekitar Desa Alang-Alang dapat melanjutkan produksi olahan jagung ini, sehingga nantinya dapat menjadi sumber penghasilan bagi warga sekitar. (sfn/tfk)

Berita Terkait

Masalah Ekonomi Pemicu Melonjaknya Perceraian di Pamekasan
Diskominfo Bangkalan Jadi Rujukan Transparansi Digital
Bupati Sampang: Anggaran Terbatas, Jaminan Kesehatan Harus Tetap Jalan
Pamekasan Darurat Perceraian, 1.694 Kasus Masuk Pengadilan Agama
Musrenbang Banyuates, Ra Mahfudz Beberkan 4 Prioritas Sampang 2027
Lecehkan Atlet, KBI Bangkalan Desak Ketua Pengprov Jatim Dicopot
Blak-Blakan! Kades Waru Barat ‘Semprot’ PDAM Depan Bupati Pamekasan
Resmi Dilaunching, SPPG Torjunan Komitmen Sajikan Menu Higienis

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:43 WIB

Masalah Ekonomi Pemicu Melonjaknya Perceraian di Pamekasan

Jumat, 30 Januari 2026 - 22:48 WIB

Diskominfo Bangkalan Jadi Rujukan Transparansi Digital

Jumat, 30 Januari 2026 - 08:49 WIB

Bupati Sampang: Anggaran Terbatas, Jaminan Kesehatan Harus Tetap Jalan

Kamis, 29 Januari 2026 - 19:07 WIB

Pamekasan Darurat Perceraian, 1.694 Kasus Masuk Pengadilan Agama

Kamis, 29 Januari 2026 - 13:08 WIB

Musrenbang Banyuates, Ra Mahfudz Beberkan 4 Prioritas Sampang 2027

Berita Terbaru

Caption: api tampak membesar dan membakar mobil sedan BMW di tepi jalan raya Desa Ketapang Daya, (dok. Harry Rega Media).

Peristiwa

Mobil BMW Ludes Terbakar di Ketapang Sampang

Sabtu, 31 Jan 2026 - 23:24 WIB

Caption: konferensi pers, Pengadilan Agama Pamekasan ungkap kasus angka perceraian selama tahun 2025, (dok. Kurdi Rega Media).

Daerah

Masalah Ekonomi Pemicu Melonjaknya Perceraian di Pamekasan

Sabtu, 31 Jan 2026 - 20:43 WIB

Caption: petugas kesehatan tengah memberikan pelayanan cek kesehatan kepada warga, dalam kegiatan CKG yang digelar PCNU Sampang, (dok. foto istimewa).

Sosial

PCNU Sampang Gandeng Dinkes Layani Kesehatan Masyarakat

Sabtu, 31 Jan 2026 - 13:03 WIB

Caption: Wakil Ketua DPRD Tulungagung pose dengan pihak Diskominfo Bangkalan usai agenda studi banding, (sumber foto: laman resmi Pemkab Bangkalan).

Daerah

Diskominfo Bangkalan Jadi Rujukan Transparansi Digital

Jumat, 30 Jan 2026 - 22:48 WIB

Caption: anggota Persit Kodim 0827 Sumenep bersama Bhayangkari Polres Sumenep saat donor darah, (sumber foto. Media Center Sumenep).

Sosial

Persit Kodim 0827 Sumenep Kompak Donor Darah

Jumat, 30 Jan 2026 - 19:44 WIB