Realisasi Dana Desa Tahap Satu Dua Rampung, Tahap Tiga Proses Pengajuan dan Pencairan

- Jurnalis

Kamis, 7 November 2019 - 15:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid Bina Pemerintahan Desa, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sampang (Suhanto).

Kabid Bina Pemerintahan Desa, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sampang (Suhanto).

Sampang, (regamedianews.com) – Realisasi pelaksanaan Dana Desa (DD) atau dana APBN yang dikucurkan untuk pengembangan setiap desa di Indonesia. Termasuk Kabupaten Sampang, Madura, yang sekarang tinggal satu kali tahapan pencarian, karena tahapan satu dan dua sudah dilaksanakan baik pencairan, pengerjaan fisik hingga pelaporannya.

“Untuk tahapan pengajuan, pencairan dan pelaksanaan DD satu dan dua sudah dilaksanakan, dan sekarang proses pengajuan tahapan DD ke tiga atau yang terakhir. Namun, sebagian juga ada desa yang sudah melaksanakan pencairan”, kata Suhanto, Kabid Bina Pemerintahan Desa, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sampang.

Baca Juga :  Polisi Sita Sejumlah BB di Rumah TSK Penembakan di Sampang

Lebih lanjut Suhanto mengatakan, Jika dipengajuan desa itu terlambat yang jelas pengerjaan fisiknya juga terlambat. Padahal sudah bulan November sebentar lagi Januari 2020.

“Jika desa tidak mempercepat proses pengajuannya akan rugi sendiri, karena harus disilpaplkan dan akan dilanjutkan pada 2020 dan semua desa harus segera melaksanakan pengajuan, Kalau itu tidak dilakukan oleh desa maka mengakibatkan molornya pelaksanaan”, tukas Suhanto

Baca Juga :  Penemuan Mayat di Perairan Mandangin Sulit Diidentifikasi

Suhanto menambahkan, meski batas pengajuan tahapan DD ketiga ini bulan Desember. Tapi desa harus segera melaksanakan agar program yang dicanangkan juga segera digarap.

“Untuk sekarang masih banyak desa yang belum mengajukan tahapan DD ketiga dan persentase desa yang masuk masih dibawah 20 persen”, pungkasnya. (adi/har)

Berita Terkait

SDN Tlagah 2 Bangkalan Ambruk, Hak Keamanan Siswa Terabaikan
Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLH Sampang Pangkas Pohon Rawan Tumbang
Kodim 0826 Pamekasan Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers
Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik
Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data
Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam
Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 11:57 WIB

SDN Tlagah 2 Bangkalan Ambruk, Hak Keamanan Siswa Terabaikan

Sabtu, 17 Januari 2026 - 11:32 WIB

Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLH Sampang Pangkas Pohon Rawan Tumbang

Jumat, 16 Januari 2026 - 14:23 WIB

Kodim 0826 Pamekasan Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:28 WIB

Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:20 WIB

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data

Berita Terbaru

Caption: jaket hitam, Ketua DPRD Pamekasan Ali Masykur saat meninjau rumah warga Sana Daja yang rusak akibat fenomena tanah gerak, (dok. Kurdi Rega Media).

Peristiwa

DPRD Pamekasan Desak BPBD Segera Tangani Longsor di Sana Daja

Senin, 19 Jan 2026 - 10:49 WIB

Caption: sejumlah warga Desa Gersempal berada di halaman rumah terduga pelaku wanita inisial SH, dan tampak anggota Polsek Omben melakukan pengamanan, (sumber foto: Humas Polres Sampang).

Hukum&Kriminal

Diduga Selingkuh, Pemuda di Sampang Disandera Warga

Minggu, 18 Jan 2026 - 13:53 WIB