Pedagang, Korban Kebakaran Pasar Tanah Merah Tagih Janji Pemkab Bangkalan

- Jurnalis

Kamis, 14 November 2019 - 22:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi pasar tanah merah, Bangkalan, pasca kebakaran.

Kondisi pasar tanah merah, Bangkalan, pasca kebakaran.

Bangkalan, (regamedianews.com) – Pedagang Pasar Tanah Merah, Bangkalan, Madura, yang menjadi korban kebakaran beberapa waktu lalu mulai menangih janji bantuan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat.

Hal tersebut di sampaikan korban kebakaran, Roudlatul Jannah, Pemilik toko Rosiana. Menurutnya, pemerintah berjanji akan memberikan bantuan, namun hingga kini bantuan senilai Rp. 500 juta belum kunjung tersalurkan kepada korban kebakaran.

“Memang ada janji dari Pemkab akan diberikan bantuan sekitar 500 juta,  tapi hingga saat ini belum cair sampai sekarang”, terangnya, Kamis (14/11/2019).

Hal senada juga dikatakan Abu Manap yang juga menjadi korban kebakaran. Sehubungan belum adanya kepastian bantuan pemerintah kepada para pedagang, maka sejumlah pedagang mulai membangun dengan biaya sendiri di eks lokasi kios masing-masing yang terbakar.

Baca Juga :  Bupati Pamekasan Buka Kejurprov Road Race 2025

“Bagi pedagang yang tidak memiliki biaya untuk membangun, tentunya akan mengalami kendala sehingga harus menunggu bantuan yang dijanjikan oleh pemkab”, singkatnya.

Pihaknya juga berharap kepada Pemerintah Kabupaten Bangkalan, agar secepatnya bantuan dapat diterima oleh para pedagang yang tertimpa musibah kebakaran.

“Para pedagang menunggu dan menagih janji kepada Pemkab untuk secepatnya mencairkan bantuan, agar pedagang dapat berjualan kembali untuk mengurangi penderitaan yang dialaminya”, harapnya.

Baca Juga :  Didi Kempot Meninggal Dunia, Begini Ceritanya

Sementara itu Kepala Pasar Tanah Merah Abdul Wasyik mengatakan, bantuan itu ada, tapi untuk mencairkan bantuan tersebut masih menunggu prosedur.

“Bantuan itu ada, tapi belom turun, masih nunggu proses, mencairkan bantuan perlu ada prosedurnya”, pungkasnya.

Perlu diketahui, kebakaran terjadi pada Senin (28/10/2019) malam, Pukul 19.30 Wib, menghanguskan lebih dari 299 kios, dengan rincian, 97 kios permanen dan 202 semi permanen. (sfn/ris)

Berita Terkait

Musrenbang Kedungdung, Alan Kaisan Tekankan Pemerintah Desa Kreatif dan Inovatif
Tepis Isu Negatif, Bupati Sampang Fokus Pembangunan Nyata di Robatal
“Gulung Tikar” SDN Batuporo Timur 1 Sampang Tinggal Menunggu Waktu
Musrenbang RKPD 2027, Bupati Sampang: UHC Tetap Prioritas
Luthfiadi Nahkodai JMP: Tekankan Pers Bermartabat
Arah Baru MUI Sampang: Jadi Pelayan Umat dan Benteng Sosial
Belasan Perwira Polres Sumenep Dimutasi
Pemkab Pamekasan Gandeng Pengusaha Ringankan Beban UHC

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 10:02 WIB

Musrenbang Kedungdung, Alan Kaisan Tekankan Pemerintah Desa Kreatif dan Inovatif

Selasa, 27 Januari 2026 - 07:07 WIB

Tepis Isu Negatif, Bupati Sampang Fokus Pembangunan Nyata di Robatal

Senin, 26 Januari 2026 - 17:28 WIB

Musrenbang RKPD 2027, Bupati Sampang: UHC Tetap Prioritas

Senin, 26 Januari 2026 - 08:29 WIB

Luthfiadi Nahkodai JMP: Tekankan Pers Bermartabat

Minggu, 25 Januari 2026 - 18:30 WIB

Arah Baru MUI Sampang: Jadi Pelayan Umat dan Benteng Sosial

Berita Terbaru

Caption: ilustrasi, seorang santriwati duduk termenung di bawah pohon mangga di sekitar masjid didekat jembatan tol Suramadu, (dok. Syafin Rega Media).

Hukum&Kriminal

Sempat Hilang, Santriwati Korban Pencabulan Ditemukan di Suramadu

Selasa, 27 Jan 2026 - 18:31 WIB

Caption: Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto menyematkan tanda kehormatan Satyalancana Pengabdian kepada anggotanya, (sumber foto: Media Center Sumenep).

Hukum&Kriminal

Terima Satyalancana, Kapolres Sumenep Ingatkan Anggotanya Jauhi Narkoba

Selasa, 27 Jan 2026 - 15:49 WIB