Warga Anggap Pengadaan Poskamling di Halelah Sampang Tak Wajar

- Jurnalis

Sabtu, 11 Januari 2020 - 16:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengadaan Poskamling di Jl.  Halelah Sampang yang menggunakan Alokasi Dana Kelurahan (ADK).

Pengadaan Poskamling di Jl. Halelah Sampang yang menggunakan Alokasi Dana Kelurahan (ADK).

Sampang, (regamedianews.com) – Pengadaan Pos Keamanan Lingkungan (Poskamling) sudah selesai 100 persen dibangun, melalui Alokasi Dana Kelurahan (ADK) tahun anggaran 2019 di Kabupaten Sampang. Dengan anggaran per-unitnya sebesar Rp. 15 juta.

Namun pembangunan Poskamling tersebut jadi perhatian warga setempat. Pasalnya, pengerjaan pengadaan Poskamling oleh pihak kontraktor dianggap tidak wajar, melihat kualitas kayu yang sangat rapuh.

Seperti pembangunan salah satu pos kamling yang berada di Kampung Halelah, Kelurahan Polagan, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang.

Baca Juga zukri-harmain-masih-mampukah-demokrat-jangan-sampai-memperlihatkan-sikap-lombo

Menurut salah satu warga yang tinggal di dekat Poskamling, awalnya disini memang ada bangunan Poskamling yang secara kualitas kayunya lebih baik. Namun karena ada pengadaan yang lama dipindah dan diganti yang sekarang dengan kualitas kayu yang sangat jauh dari kualitas.

“Namanya juga kegiatan proyek mas, ya jadi kualitasnya seperti ini denga biaya Rp.15 juta sangat tidak wajar. Pengadaan Poskamling ini dilakukan sekitar bulan Agustus atau September 2019 lalu”, terangnya.

Baca Juga :  BMKG: Prediksi di Sumenep Oktober Sudah Mulai Hujan

Namun saat selesai dan warga mencoba menempatinya, ternyata kayunya rapuh dan warga berinisiatif untuk menambah dengan kayu penyanggah dari bawah.

“Bahkan, ukuran Poskamling yang dikerjakan kontraktor hanya ukuran 2.5 X 2.5 meter dan kala itu warga mengusulkan kurang lebar dan tetap tidak ditambah”, terang Warga yang sehari-hari bekerja di bengkel las dekat lokasi, Sabtu (11/01/2020).

Lebih lanjut warga yang enggan disebutkan namanya itu mengatakan, jika pengadaan Poskamling per unit dengan biaya Rp. 15 juta, maka ia memastikan tidak seperti ini kualitas kayunya. “Anggaran segitu bisa memakai bahan besi bukan kayu seperti ini”, ujarnya.

Baca Juga :  Warga Madura Demo Pemkot Surabaya Protes Tes Swab di Suramadu

Sementara Lurah Polagan Sampang Abd. Rozak saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya ia menjelaskan, pada tahun 2019 dana Kelurahan untuk anggaran dari APBN 2019.

“Kelurahan Polagan mengadakan 6 unit Poskamling termasuk yang di Kampung Halelah, Kelurahan Polagan dan semuanya itu yang mengerjakan pihak kontraktor bukan Kelurahan” jelasnya.

Baca Juga ultah-antique-bike-club-ke-2-900-bikers-mania-siap-jelajahi-sampang

Lanjut Lurah Polagan, adapun anggaran per unit pengadaan Poskamling masing-masing Rp.15 juta, sehingga totalnya Rp.90 juta, dan semua itu secara pekerjaan sudah selesai 100 persen.

Sekedar diketahui, Setiap Kelurahan kecipratan dana Rp 1.170.000.000, denngan rincian Rp 800 juta dari APBD perubahan 2019, dan Rp 370 juta dari APBN 2019.

Dana tersebut digunakan dalam kegiatan proyek fisik berupa pembangunan gorong-gorong atau saluran irigasi, rabat beton, Poskambling dan lainnya. (adi/har)

Berita Terkait

TMMD Sumenep: Bangun RTLH Hingga Penanganan Stunting
SIHT Mandek, DPRD Pamekasan Desak Disperindag Bertanggung Jawab
Hidup Diantara Rongsokan, Empat Lansia di Sampang Akhirnya Tersentuh Bantuan
HPN 2026, Kapolres Sumenep: Pers Mitra Strategis Jaga Kamtibmas
Bupati Pamekasan Akui Belum Mampu Perbaiki Jalan Desa
Bupati Pamekasan Ancam Sanksi Berat Pelaku Usaha Miras
Enam Kandidat Sekda Sumenep Lolos Ke Tahap Akhir
HPN 2026, Wabup Pamekasan Apresiasi Dedikasi Insan Pers

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 11:38 WIB

TMMD Sumenep: Bangun RTLH Hingga Penanganan Stunting

Rabu, 11 Februari 2026 - 09:05 WIB

SIHT Mandek, DPRD Pamekasan Desak Disperindag Bertanggung Jawab

Selasa, 10 Februari 2026 - 10:45 WIB

Hidup Diantara Rongsokan, Empat Lansia di Sampang Akhirnya Tersentuh Bantuan

Senin, 9 Februari 2026 - 22:43 WIB

Bupati Pamekasan Akui Belum Mampu Perbaiki Jalan Desa

Senin, 9 Februari 2026 - 15:20 WIB

Bupati Pamekasan Ancam Sanksi Berat Pelaku Usaha Miras

Berita Terbaru

Caption: Bupati Sumenep Achmad Fauzi menyerahkan cangkul secara simbolis kepada anggota TNI, sebagai tanda di mulainya program TMMD ke-127, (sumber foto. Media Center Sumenep).

Daerah

TMMD Sumenep: Bangun RTLH Hingga Penanganan Stunting

Rabu, 11 Feb 2026 - 11:38 WIB

Caption: PS Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Sampang, Iptu Nur Fajri Alim, (dok. Harry Rega Media).

Hukum&Kriminal

Tegas!, Nur Fajri Bakal Berantas Peredaran Miras di Sampang

Selasa, 10 Feb 2026 - 18:12 WIB