Bangkalan, (regamedianews.com) – Anggota Komisi D DPRD Bangkalan memanggil Kepala Sekolah SMP 1 dan perwakilan Dinas Pendidikan (Disdik) Bangkalan, Kamis (6/2/2020).
Pemanggilan Komisi D selaku Mitra Dinas Pendidikan meminta klarifikasi perihal tiga siswa dikeluarkan dari Sekolah Menengah Pertama (SMP) 1 Bangkalan beberapa hari lalu. Tiga siswanya itu berinisial ADR, WH dan NH.
Baca Juga pengurus baru katar kota cimahi didominasi kaum milenial
Usut demi usut, penyebab siswa itu dikeluarkan lantaran sering membuat onar dan berperilaku tidak baik, seperti kasus terakhir berpesta miras didalam kelas.
“Lebih condong merusak nama baik sekolah dan dikhawatirkan merusak kepada anak-anak lainnya,” kata Kepala Sekolah SMP 1 Bangkalan, Anwari saat menyampaikan klarifikasi kepada Komisi D.
Selain itu, alasan ketiganya dikeluarkan karena atas persetujuan orang tuanya untuk dipindahkan ke Pondok Pesantren.
“Orang tuanya pamit dan sudah membuat pernyataan bahwa anaknya
akan di mondokkan dengan catatan di pantau,” terangnya.
Pihaknya juga mengaku sudah melakukan prosedur dan administrasi sesuai peraturan.
“Jadi kebijakan itu bukan dilakukan sepihak dan tidak manusiawi. Kami sudah berupaya mendidik dan mengubah ketiga siswa itu, namun ketiganya masih saja belum berubah,” ungkapnya.
Sementara itu, perwakilan Disdik Bangkalan melalui Kabid pembinaan SMP Jufri Kora menyerahkan semua permasalahan itu ke pihak sekolah karena kebijakan yang diambil menurut sudah kebijakan terbaik. Ia juga meminta kepala sekolah agar semua wali murid di panggil dan diberi paparan satu persatu dan arahan.
Ditempat yang sama, Ketua Komisi D, Nur Hasan mengatakan, pemanggilan pihak terkait itu dalam rangka meminta klarifikasi terkait laporan pengeluaran siswa tersebut.
Menurutnya, setelah mendengarkan penjelasan pihak kepala sekolah bahwa kebijakan itu sudah sesuai prosedur dan administrasi.
Baca Juga polres sampang panen pelaku kriminal
Ia mengatakan, pihak sekolah telah mengarahkan wali murid agar tiga siswa itu di mondokkan dan arahan itu sudah disepakati oleh wali murid.
“Tujuan kebijakan itu bukan sepihak, memang beberapa tahapan sudah dilakukan pihak sekolah. Dan dikeluarkan siswa itu memang sudah pertimbangan dengan matang. Dan dipindah kepesantren memang agar siswa yang sering dianggap tidak berperilaku baik bisa berubah menjadi lebih baik,” pungkasnya. (sfn/tfk)
canada drug pharmacy
http://expresscanadapharm.com/# Express Canada Pharm
legal to buy prescription drugs from canada
I’ve been taking [url=https://www.cornbreadhemp.com/products/thc-gummies-10mg ]10 mg edible[/url] concerning a while instantly, and they’ve creditably been a game-changer for stress and sleep. The first-rate part? No grogginess in the morning honourable a undisturbed, mellow perception before bed. With an increment of, they stylishness extraordinary, unequal to some other supplements I’ve tried. I was skeptical at first, but after daily using them, I can unquestionably translate they avoid with unwinding after a extended day. If you’re looking representing a ordinary way to iciness without any spooky side effects, CBD gummies are worth trying. Principled pressurize steadfast you fathom a quality tag with third-party testing!
I’ve been using https://www.cornbreadhemp.com/products/cbd-sleep-gummies for a while at once, and they’ve sincerely been a game-changer looking for burden and sleep. The pre-eminent part? No grogginess in the morning unbiased a cool off, mellow sensation in the vanguard bed. With an increment of, they bit tickety-boo, unequivalent to some other supplements I’ve tried. I was skeptical at key, but after devotedly using them, I can indubitably bruit about they avoid with unwinding after a great day. If you’re looking in the interest of a reasonable personality to chill without any preternatural side effects, CBD gummies are worth trying. Just get sure you get a grade brand with third-party testing!