Dua Warga Pamekasan Disumpah Pocong

- Jurnalis

Sabtu, 8 Februari 2020 - 12:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Saat berlangsungnya ritual sumpah pocong di Masjid Madegan, Sampang.

Saat berlangsungnya ritual sumpah pocong di Masjid Madegan, Sampang.

Sampang, (regamedianews.com) – Istilah santet tidak asing lagi ditelinga masyarakat, kali ini ada dua warga Pamekasan dilakukan sumpah pocong lantaran saling tuduh menuduh dalam mitos ‘menyakiti seseorang tanpa tangan’ tersebut.

Dua warga Pamekasan yang dilakukan santet yakni H. Misneti, asal warga Desa Ponjanan Timur, Kecamatan Batumarmar dan Punali warga Desa Tagangser Laok, Kecamatan Waru.

Baca Juga sebelum dimutasi wahyu widada berikan pesan moral kepada personel polres

Ritual sumpah pocong dilakukan di Masjid Madegan, tepatnya di wilayah Kelurahan Polagan, Kecamatan/Kabupaten Sampang, Madura, Jum’at (7/2/2020). Dalam ritual tersebut, H. Misneti sebagai tertuduh, sedangkan punali sebagai penuduh.

Dari kedua belah pihak tertuduh dan penuduh dilakukan sumpah oleh masing-masing kiai. H. Misneti (tertuduh) disumpah KH. Hasan, sedangkan Punali (penuduh) disumpah KH. Sahili. Dalam ritual sumpah pocong itu disaksikan dari kedua belah pihak keluarga, keamanan dan warga setempat.

Baca Juga :  Terkesan Tutupi Anggaran, Proyek Rehab SMPN di Sampang Tanpa Papan Nama

Saat hendak dilakukan sumpah pocong Punali sempat bersitegang saat dibungkus kain kafan dengan dalih dirinya tidak melakukan tuduhan tersebut. Mendengar hal itu, dari pihak H. Misneti tidak terima apa yang di katakan oleh pihak yang menuduh dan mendatangi Punali.

Beruntung Kepala Desa Ponjanan Timur, yang pada waktu itu hadir bisa menenangkan dari pihak tertuduh, sehingga proses pengambilan sumpah pocong terhadap Punali, akhirnya terlaksana dengan tuntas.

Kepala Desa Ponjanan Timur H. Fahrianto menjelaskan, sejak awal pihaknya bersama Kapolsek dan Danramil sudah melakukan tiga kali mediasi kepada kedua belah pihak. Namun, pihak H. Misjeti ngotot ingin melakukan sumpah pocong.

Baca Juga :  Komsos, Jalin Keakraban Satgas TMMD Sampang Dengan Masyarakat

Baca Juga cek disini daftar motor bodong yang diamankan polres bangkalan

“Padahal waktu itu saya sampaikan biayanya sangat mahal. Meski demikian, pihak tertuduh ngotot untuk dilakukan sumpah pocong.Agar tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, maka pihaknya melakukan sumpah pocong itu,” tandasnya.

Ditempat yang sama, Kapolsek Batu Marmar, Iptu Bambang Irawan mengatakan, kedua belah pihak yang di sumpah pocong masih ada hubungan keluarga. Punali (penuduh) merupakan ponakan dari Misjeti (tertuduh).

“Punali sakit dan menuduh Misjati yang menyantet, sehingga membuat resah kedua belah pihak. Kami bersama Kades sudah melakukan mediasi, untuk menjaga stabilitas keamanan di daerahnya, kami bersama kedua Kades pihak keluarga memutuskan sumpah pocong,” jelasnya. (adi/har)

Berita Terkait

SDN Tlagah 2 Bangkalan Ambruk, Hak Keamanan Siswa Terabaikan
Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLH Sampang Pangkas Pohon Rawan Tumbang
Kodim 0826 Pamekasan Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers
Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik
Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data
Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam
Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 11:57 WIB

SDN Tlagah 2 Bangkalan Ambruk, Hak Keamanan Siswa Terabaikan

Sabtu, 17 Januari 2026 - 11:32 WIB

Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLH Sampang Pangkas Pohon Rawan Tumbang

Jumat, 16 Januari 2026 - 14:23 WIB

Kodim 0826 Pamekasan Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:28 WIB

Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:20 WIB

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data

Berita Terbaru

Caption: jaket hitam, Ketua DPRD Pamekasan Ali Masykur saat meninjau rumah warga Sana Daja yang rusak akibat fenomena tanah gerak, (dok. Kurdi Rega Media).

Peristiwa

DPRD Pamekasan Desak BPBD Segera Tangani Longsor di Sana Daja

Senin, 19 Jan 2026 - 10:49 WIB

Caption: sejumlah warga Desa Gersempal berada di halaman rumah terduga pelaku wanita inisial SH, dan tampak anggota Polsek Omben melakukan pengamanan, (sumber foto: Humas Polres Sampang).

Hukum&Kriminal

Diduga Selingkuh, Pemuda di Sampang Disandera Warga

Minggu, 18 Jan 2026 - 13:53 WIB