Isu Penculikan Anak, Satpol PP: Murid SD di Sampang Masih Merasa Ketakutan

- Jurnalis

Senin, 24 Februari 2020 - 15:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sampang melakukan sosialisasi dan pencegahan di Sekolah Dasar (SD), terkait adanya isu penculikan anak.

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sampang melakukan sosialisasi dan pencegahan di Sekolah Dasar (SD), terkait adanya isu penculikan anak.

Sampang, (regamedianews.com) – Maraknya isu penculikan anak yang menyebar dikalangan masyarakat, membuat instansi terkait di Kabupaten Sampang turun tangan, salah satunya Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dengan cara melakukan sosialisasi dan pencegahan ke beberapa lembaga sekolah.

Maksud dan tujuan dilakukan sosialisasi dan pencegahan tersebut bertujuan untuk memberikan rasa aman terhadap para siswa-siswi sekolah. Hal ini dikatakan Kepala Satpol PP Sampang Kusno Abdullah melalui Kepala Seksi (Kasi) Pencegahan Operasional dan Trantibun, Samsul Mutammam.

“Rata-Rata sejumlah siswa maupun siswi masih merasa ketakutan atas isu penculikan anak itu, terutama dikalangan siswa-siswi Sekolah Dasar (SD). Makanya, kami segera melakukan sosialisasi kebeberapa sekolah, untuk memberikan rasa aman terhadap mereka,” ujar Samsul, Senin (24/2/2020).

Baca Juga :  Mahasiswa UWK Surabaya Kunjungi Lapas Narkotika Pamekasan

Lebih lanjut Samsul mengungkapkan, sebagai Kasi Pencegahan pihaknya lebih mengambil inisiatif untuk turun ke lapangan dan melakukan sosialisasi, dari pada nanti isu penculikan anak benar-benar terjadi di Sampang. Sebelumnya, ia telah melihat dan mendengar kabar yang disiarkan dari salah satu Tv Nasional, bahwa benar kejadian.

“Tapi, mudah-mudahan di Sampang tidak ada kejadian penculikan anak dan semoga saja isu penculikan itu tidak benar. Makanya, kami segera melakukan sosialisasi. Lebih baik mencegah daripada nanti kita kecolongan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Spektakuler, Bahar Malaka Selesaikan 17 Lukisan Dengan Waktu 45 Menit

Selain itu, kata Samsul, pihaknya melakukan sosialisasi di beberapa lembaga sekolah yang jauh dari permukiman warga. Ia juga meminta para guru juga ikut menghimbau kepada para orang tua siswa-siswi agar putra-putrinya diantar saat pergi dan dijemput saat pulang sekolah.

“Mengenai sosialisasi pencegahan adanya isu penculikan ini, selain di sekolah SD, kami juga melakukan sosialisasi ke SMP sederajat. Dan saya juga menghimbau kepada para wali murid agar lebih waspada dan hati-hati, meski isu penculikan anak itu hoax,” pungkasnya. (adi/har)

Berita Terkait

Hidup Diantara Rongsokan, Empat Lansia di Sampang Akhirnya Tersentuh Bantuan
HPN 2026, Kapolres Sumenep: Pers Mitra Strategis Jaga Kamtibmas
Bupati Pamekasan Akui Belum Mampu Perbaiki Jalan Desa
Bupati Pamekasan Ancam Sanksi Berat Pelaku Usaha Miras
Enam Kandidat Sekda Sumenep Lolos Ke Tahap Akhir
HPN 2026, Wabup Pamekasan Apresiasi Dedikasi Insan Pers
Sikat Reklame Liar! Satpol PP Sumenep Jalankan Instruksi Presiden
Pemkab Sumenep Pastikan Dana Stimulan Tahap II Tepat Sasaran

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 10:45 WIB

Hidup Diantara Rongsokan, Empat Lansia di Sampang Akhirnya Tersentuh Bantuan

Selasa, 10 Februari 2026 - 08:08 WIB

HPN 2026, Kapolres Sumenep: Pers Mitra Strategis Jaga Kamtibmas

Senin, 9 Februari 2026 - 22:43 WIB

Bupati Pamekasan Akui Belum Mampu Perbaiki Jalan Desa

Senin, 9 Februari 2026 - 15:20 WIB

Bupati Pamekasan Ancam Sanksi Berat Pelaku Usaha Miras

Senin, 9 Februari 2026 - 14:00 WIB

Enam Kandidat Sekda Sumenep Lolos Ke Tahap Akhir

Berita Terbaru

Caption: PS Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Sampang, Iptu Nur Fajri Alim, (dok. Harry Rega Media).

Hukum&Kriminal

Tegas!, Nur Fajri Bakal Berantas Peredaran Miras di Sampang

Selasa, 10 Feb 2026 - 18:12 WIB

Caption: Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman, meninjau langsung perbaikan jalan Desa Pasanggar secara swadaya masyarakat, (dok. Kurdi Rega Media).

Daerah

Bupati Pamekasan Akui Belum Mampu Perbaiki Jalan Desa

Senin, 9 Feb 2026 - 22:43 WIB