Cegah Penyebaran Covid-19, Pemdes Jrangoan Ciptakan Chamber Antiseptik Khusus Pengendara Motor

- Jurnalis

Selasa, 14 April 2020 - 10:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cegah penyebaran Covid-19; terlihat pengendara motor tengah melewati chamber disinfektan yang disiapkan Satgas Covid-19 Desa Jrangoan.

Cegah penyebaran Covid-19; terlihat pengendara motor tengah melewati chamber disinfektan yang disiapkan Satgas Covid-19 Desa Jrangoan.

Sampang, (regamedianews.com) – Berbagai macam upaya yang dilakukan Pemerintah Kabupaten maupun Pemerintah Desa di Pulau Madura untuk mengantisipasi dan mencegah penyebaran wabah Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Mengingat, sebelumnya Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah mengumumkan dua kabupaten di Pulau Madura telah dinyatakan kategori zona merah dalam penyebaran Covid-19, yakni Kabupaten Bangkalan dan Pamekasan.

Bahkan, dua diantara empat kabupaten tersebut jumlah pasien yang positif Covid-19 semakin bertambah, jumlah ODR, ODP dan PDP semakin meningkat. Untuk mencegah hal itu, beberapa Pemerintah Desa di Kabupaten Sampang menciptakan inovasi baru.

Seperti yang dilakukan Pemerintah Desa Jrangoan, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, yakni dengan cara membuat Chamber (ruang) antispetik khususnya untuk pengendara motor yang melintas, Selasa (14/4/2020).

Baca Juga :  Bentuk Keakraban TNI Dengan Masyarakat Tidak Kenal Ruang dan Batas

Kepala Desa Jrangoan H. Ali Mustofa menyampaikan, pihaknya bersama Satgas dan Relawan Covid-19 Desa Jrangoan mempunyai inisiatif sendiri untuk membuat chamber antiseptik khusus pengendara motor yang melintas, karena di Desa Jrangoan banyak keluar masuk warga dari luar Sampang.

“Chamber antispetik ini khusus pengendara motor, sebelumnya kami juga telah menyediakan bilik antiseptik biasa seperti pada umumnya. Untuk pembuatannya dari bahan pralon, plastik dan perlengkapan bilik serta antiseptik alami yang berwujud uap, bukan cairan,” jelas H. Ali Mustofa.

Pria yang akrab disapa H. Tofa ini mengatakan, ia juga mengintruksikan kepada Satgas dan Relawan Covid-19 didesanya selalu stand bay di posko, serta mengarahkan pengendara motor dari luar Desa Jrangoan agar melintas/masuk kedalam chamber antiseptik yang telah disediakan.

Baca Juga :  Meriahkan Peringatan Hari Santri Nasional, PCNU Sampang Gelar Jalan Jalan Sarungan

“Jadi, hal ini semata-mata untuk mencegah penyebaran dan memutus mata rantai Covid-19, karena target kami Desa Jrangoan bebas dari Covid-19 dan Kabupaten Sampang tetap bertahan dalam zona hijau,” tutur H. Tofa.

Selain pembuatan chamber/bilik antiseptik khusus orang dan pengendara motor, imbuh H. Tofa, pihaknya juga membuat masker lalu dibagikan secara gratis kepada warga, serta melakukan penyemprotan rutin di seluruh rumah warga, fasilitas umum seperti tempat ibadah sekaligus mengajari warga berperilaku hidup bersih dan sehat.

“Sekedar diketahui, kemarin kami juga sudah meresmikan posko Satgas dan Relawan Covid-19 di Desa Jrangoan, piketnya dilakukan secara bergantian oleh 6 orang dan menggandeng serta selalu berkoordinasi dengan pihak Puskesmas yang ada di Desa Jrangoan,” pungkasnya. (har/red)

Berita Terkait

Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG
Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan
Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis
PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang
RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap
Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi
Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang
Prestasi Menurun, Pengurus Baru KONI Pamekasan Dihadapkan Tantangan Berat

Berita Terkait

Minggu, 11 Januari 2026 - 12:02 WIB

Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG

Sabtu, 10 Januari 2026 - 17:13 WIB

Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:24 WIB

PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang

Jumat, 9 Januari 2026 - 13:34 WIB

RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap

Jumat, 9 Januari 2026 - 08:09 WIB

Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi

Berita Terbaru

Caption: Polres Pamekasan tunjukkan barang bukti kasus penjambretan yang menyebabkan satu korban meninggal dunia, (dok. Kurdi Rega Media).

Hukum&Kriminal

Diringkus! Jambret Maut di Pamekasan Terancam 15 Tahun Penjara

Senin, 12 Jan 2026 - 21:04 WIB

Caption: ilustrasi hujan disertai angin dan petir menerpa wilayah kabupaten, (dok. Harry Rega Media).

Pariwisata

Peringatan Dini BMKG: Sampang Masuk Wilayah Rawan Angin Kencang

Senin, 12 Jan 2026 - 16:54 WIB

Caption: ilustrasi pelaku kriminal ditangkap, Pj Kades Tlagah beberkan surat pengunduran diri inisial UA dari jabatannya sebagai perangkat desa, (dok. Harry Rega Media).

Hukum&Kriminal

Pj Kades Tlagah Bantah Jambret Maut di Pamekasan Jabat Kasun

Minggu, 11 Jan 2026 - 21:49 WIB

Caption: Dandim Sumenep Letkol Arm Bendi Wibisono, menyampaikan arahannya saat grand launching SPPG di Kecamatan Rubaru, (sumber foto. Sumenep.go.id).

Daerah

Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG

Minggu, 11 Jan 2026 - 12:02 WIB

Caption: sebelum pengukuhan, panitia membacakan SK pengurus ranting dan anak ranting Muslimat NU Kecamatan Kedungdung, (dok. foto istimewa).

Daerah

Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan

Sabtu, 10 Jan 2026 - 17:13 WIB