Bahas Lahan Kubur Korban Corona, Aktivis; Pemda Gorut Buat Panik Masyarakat

- Jurnalis

Kamis, 16 April 2020 - 21:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Statement Pemda Gorut terkait lahan kubur korban Covid-19, Tutun Suaib (aktivis) angkat bicara.

Statement Pemda Gorut terkait lahan kubur korban Covid-19, Tutun Suaib (aktivis) angkat bicara.

Gorontalo Utara, (regamedianews.com) – Dalam mengatasi pencegahan Corona Virus Disaese (Covid-19), Pemerintah Daerah Kabupaten Gorontalo Utara mengeluarkan statemen di salah satu media online.

Statement tersebut terkait rencana pembahasan lahan kubur untuk korban Covid-19. Menyikapi hal itu, salah satu aktivis sekaligus Ketua YLBHIG Cabang Gorontalo Utara (Gorut) Tutun Suaib angkat bicara.

Tutun Suaib mengatakan, statemen tersebut tidak perlu di mediakan atau dipublikasikan, karena menurutnya hal itu justru menimbulkan kepanikan di tengah-tengah masyarakat.

Baca Juga :  Taman Tegallega Resmi Dibuka Kembali

“Seharusnya perencanaan untuk pembahasan seperti itu cukup hanya diruang lingkup Pemda saja, tidak perlu dipublikasikan di media online, karena dengan stegmen seperti itu, justru akan menimbulkan kepanikan ditenga-tengah masyarakat,” ungkap, Kamis (16/4/2020).

Menurut Tutun, Pemerintah Gorut seharusnya mempublikasikan kegiatan-kegiatan pencegahan penularan corona, atau memberikan penguatan kepada masyarakat agar tidak panik, bukan mengeluarkan Statemen yang membuat masyarakat panik.

Baca Juga :  Pentingnya Pembinaan Kepramukaan Bagi WBP

Ia pun berharap kepada Pemerintah Daerah agar berusaha semaksimal mungkin untuk mempertahankan Gorontalo Utara yang dicintai ini akan tetap terjaga dan aman dari Covid-19 .

“Saya berharap kepada Pemerintah Daerah terus berusaha semaksimal mungkin untuk mempertahankan agar Gorut tetap aman dari Covid-19. Tentunya dalam pencapaian itu perlu kesadaran dan kerja samanya dengan seluruh elemen masyarakat,” jelas tutun. (SN)

Berita Terkait

Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik
Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data
Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam
Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo
Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah
Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG
Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:28 WIB

Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:20 WIB

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data

Rabu, 14 Januari 2026 - 15:37 WIB

Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:03 WIB

Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:49 WIB

Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah

Berita Terbaru

Caption: tiang trafo lampu penerangan jalan umum di JLS yang menjadi sasaran pelaku pencurian, (sumber foto: PLN ULP Sampang).

Peristiwa

Baru Diresmikan, Kabel Trafo PJU JLS Sampang Dicuri

Kamis, 15 Jan 2026 - 13:03 WIB

Caption: Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto berjabat tangan dengan Kasat Reskrim AKP Doni Setiawan, usai memberikan piagam penghargaan, (dok. Kurdi Rega Media).

Hukum&Kriminal

Sukses Tangkap Jambret Maut, Reskrim Pamekasan Diganjar Reward

Rabu, 14 Jan 2026 - 18:40 WIB