Penerima BPNT Banyak Transaksi Diluar Kabupaten Sampang

- Jurnalis

Selasa, 21 April 2020 - 15:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kiri; Kasi Pemberdayaan Kelembagaan Sosial dan Pengelolaan Sumber Dana Sosial Dinsos Kab. Sampang (Moh. Lubi).

Kiri; Kasi Pemberdayaan Kelembagaan Sosial dan Pengelolaan Sumber Dana Sosial Dinsos Kab. Sampang (Moh. Lubi).

Sampang, (regamedianews.com) – Entah apa yang terjadi di Kabupaten Sampang, hingga banyak warga penerima manfaat Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tidak melakukan transaksi bantuan di desa masing-masnig. Namun, bertransaksi keluar Kabupaten Sampang.

Kepala Seksi (Kasi) Pemberdayaan Kelembagaan Sosial dan Pengelolaan Sumber Dana Sosial Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Sampang, Moh. Lubi mengatakan, hal seperti itu sudah lama terjadi di Kabupaten Sampang.

Menurutnya, kejadian itu bukan ranahnya, Dinsos hanya membantu. Maka penerima BPNT dari 14 Kecamatan di Sampang yang paling banyak melakukan transaksi keluar Kabupaten. Yakni, Kecamatan Jrengik, Tambelangan dan Sreseh serta Banyuates.

Baca Juga :  Peringati Hari Peduli Sampah, Komitmen Bupati Bangkalan Perbaiki Tata Kelola Sampah

“Kami menerima laporan itu, dari e-Warung. Setelah dilacak ternyata transaksinya di Kabupaten Bangkalan,” katanya, Selasa (21/04/2020).

Lebih lanjut, Moh. Lubi mengatakan, padahal semua desa di Sampang sudah memiliki e-Warung. Selain itu, nominal BPNT yang diterima KPM semuanya sama. Kadang-kadang warga itu tertarik dengan barang yang disediakan masing-masing e-Warung Bangkalan.

Baca Juga :  Kasus Pembuangan Limbah B3 di Desa Putat Lor Gresik Mangkrak, Polisi Bungkam Saat Dikonfirmasi

“Mereka numpang dan dapat bantuan di Sampang, kenapa melakukan transaksi ke Bangkalan,” cetus Moh. Lubi.

Ia menambahkan, pihaknya sudah mensosialisasikan terkait transaksi yang harus dilakukan di desa masing-masnig melalui pendamping dan juga tim pemantau BPNT di masing-masing Kecamatan.

“Tiap desa di Sampang ini sudah menyediakan e-Warung. Tolong digesek di desanya masing-masnigg, agar perputaran ekonomi di desanya lebih maju dan sejahtera,” pungkasnya. (adi/har)

Berita Terkait

PWI Bangkalan Bedah Tantangan Jurnalisme Era Post Truth
Sidak Disperta, DPRD Sampang Desak Percepatan Distribusi Alsintan
PMII Bangkalan Soroti Proyek KDMP Rp1,6 Miliar
Asal Jadi, Proyek Box Culvert Tanah Merah-Jenteh Diprotes Warga
Ra Mahfud Imbau Warga Sampang Sambut Tahun 2026 Dengan Santun
Jelang 2026, Puluhan Pejabat Pemkab Bangkalan Dirotasi
Sambut 2026, Polantas Sampang Larang Konvoi dan Knalpot Brong
Empat Puskesmas di Pamekasan Temukan Suspek Chikungunya

Berita Terkait

Minggu, 4 Januari 2026 - 20:08 WIB

PWI Bangkalan Bedah Tantangan Jurnalisme Era Post Truth

Jumat, 2 Januari 2026 - 18:48 WIB

Sidak Disperta, DPRD Sampang Desak Percepatan Distribusi Alsintan

Jumat, 2 Januari 2026 - 09:03 WIB

PMII Bangkalan Soroti Proyek KDMP Rp1,6 Miliar

Kamis, 1 Januari 2026 - 10:13 WIB

Asal Jadi, Proyek Box Culvert Tanah Merah-Jenteh Diprotes Warga

Rabu, 31 Desember 2025 - 19:01 WIB

Ra Mahfud Imbau Warga Sampang Sambut Tahun 2026 Dengan Santun

Berita Terbaru

Caption: penyerahan tongkat dan tasbih isyarah pendirian NU diserahkan kepada Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, (dok. foto istimewa).

Nasional

Tapak Tilas 1 Abad NU: Dari Bangkalan ke Jombang

Senin, 5 Jan 2026 - 08:18 WIB

Caption: Ketua PWI Bangkalan pose bersama usai seminar nasional di Kampus Institut Bahri Asyiq Galis, (dok. Syafin, Rega Media).

Daerah

PWI Bangkalan Bedah Tantangan Jurnalisme Era Post Truth

Minggu, 4 Jan 2026 - 20:08 WIB

Caption: Kapolres Sumenep AKBP Rivanda, saat gelar konferensi pers ungkap kasus kriminal selama tahun 2025, (dok. foto istimewa).

Hukum&Kriminal

Kriminalitas di Sumenep, Kejahatan Siber Melonjak Tajam

Minggu, 4 Jan 2026 - 17:27 WIB

Caption: Kapolres Sumenep AKBP Rivanda, saat gelar press conference ungkap kasus kriminal selama tahun 2025, (dok. foto istimewa).

Hukum&Kriminal

Polres Sumenep Gaspol, 82% Kasus Kriminal Diselesaikan

Sabtu, 3 Jan 2026 - 18:42 WIB