Sumenep Zona Merah, Ini Tanggapan Bupati Sampang Bertahan Di Zona Hijau

- Jurnalis

Sabtu, 25 April 2020 - 17:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sampang (H. Slamet Junaidi)

Bupati Sampang (H. Slamet Junaidi)

Sampang, (regamedianews.com) – Tiga kabupaten di Pulau Madura, yakni Bangkalan, Pamekasan dan Sumenep kandas ke zona merah pandemi Covid-19. Namun, hingga saat ini hanya tinggal Kabupaten Sampang masih bertahan dalam zona hijau.

Dengan demikian, tentunya akan menjadi tugas berat bagi tim gugus tugas Covid-19 Sampang untuk tetap bertahan di zona hijau, mengingat Sampang adalah kabupaten yang terhimpit tiga kabupaten berstatus zona merah.

Update terbaru, pada Jum’at (24/4/20) sore, 4 warga Sumenep dinyatakan positif Covid-19. Ke 4 warga tersebut merupakan cluster pendamping haji yang pada bulan Maret kemarin mengikuti pelatihan di asrama haji Sukolilo Surabaya.

Menyikapi adanya Kabupaten Sumenep sudah masuk dalam zona merah, dalam hal ini Bupati Sampang bersama tim gugus tugas Covid-19 setempat akan terus melakukan langkah antisipasi, agar Sampang tetap bertahan dan menjadi satu-satunya kabupaten di Jawa Timur yang berstatus zona hijau.

Baca Juga :  Rehab Gedung BKPSDM Sampang Telan Anggaran Rp 564 Juta

“Kita akan memperketat keluar masuknya warga Sampang, setiap malam saya bersama Forkopimda selalu memantau langsung disetiap posko Covid-19,” ujar Bupati Sampang H. Slamet Junaidi saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Jum’at (24/4/2020) malam.

Menurutnya, peninjaun langsung tersebut sebagai upaya agar Sampang tetap bertahan di zona hijau. Selain itu, pihaknya juga melakukan langkah kongkrit dengan cara berkoordinasi dengan tim gugus tugas Covid-19 yang ada ditingkat kecamatan maupun desa.

Baca Juga :  Aktivis Pelototi Sanksi Oknum Bidan Sampang Terjerat Pidana

“Kami tidak ingin di Kabupaten Sampang ada warga yang terpapar Covid-19. Giat sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat akan terus dilakukan dan ditingkatkan, karena saat ini sudah masuk bulan puasa ramadhan,” ungkapnya.

Tentunya, ia tidak melarang kepada warga yang menjalan ibadah seperti sholat tarawih di masjid dan kegiatan ibadah lainnya, dengan catatan masyarakat harus melakukan protokol Covid-19, salah satunya dengan mencuci tangan dan semacamnya.

“Kita akan selalu melakukan penyemprotan disetiap masjid dan musholla, serta terus melakukan sosialisasi kebawah. Karena dipastikan Covid-19 ini tidak semerta-merta datang, melainkan ada yang membawa dari daerah terjangkit,” pungkasnya. (adi/har)

Berita Terkait

Hidup Diantara Rongsokan, Empat Lansia di Sampang Akhirnya Tersentuh Bantuan
HPN 2026, Kapolres Sumenep: Pers Mitra Strategis Jaga Kamtibmas
Bupati Pamekasan Akui Belum Mampu Perbaiki Jalan Desa
Bupati Pamekasan Ancam Sanksi Berat Pelaku Usaha Miras
Enam Kandidat Sekda Sumenep Lolos Ke Tahap Akhir
HPN 2026, Wabup Pamekasan Apresiasi Dedikasi Insan Pers
Sikat Reklame Liar! Satpol PP Sumenep Jalankan Instruksi Presiden
Pemkab Sumenep Pastikan Dana Stimulan Tahap II Tepat Sasaran

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 10:45 WIB

Hidup Diantara Rongsokan, Empat Lansia di Sampang Akhirnya Tersentuh Bantuan

Selasa, 10 Februari 2026 - 08:08 WIB

HPN 2026, Kapolres Sumenep: Pers Mitra Strategis Jaga Kamtibmas

Senin, 9 Februari 2026 - 22:43 WIB

Bupati Pamekasan Akui Belum Mampu Perbaiki Jalan Desa

Senin, 9 Februari 2026 - 15:20 WIB

Bupati Pamekasan Ancam Sanksi Berat Pelaku Usaha Miras

Senin, 9 Februari 2026 - 14:00 WIB

Enam Kandidat Sekda Sumenep Lolos Ke Tahap Akhir

Berita Terbaru

Caption: PS Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Sampang, Iptu Nur Fajri Alim, (dok. Harry Rega Media).

Hukum&Kriminal

Tegas!, Nur Fajri Bakal Berantas Peredaran Miras di Sampang

Selasa, 10 Feb 2026 - 18:12 WIB

Caption: Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman, meninjau langsung perbaikan jalan Desa Pasanggar secara swadaya masyarakat, (dok. Kurdi Rega Media).

Daerah

Bupati Pamekasan Akui Belum Mampu Perbaiki Jalan Desa

Senin, 9 Feb 2026 - 22:43 WIB