Muspika Kecamatan Samadua Mediasi Kisruh Gampong Gadang

- Jurnalis

Jumat, 12 Juni 2020 - 05:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Situasi saat Muspika Samadua, Aceh Selatan, melakukan mediasi kepada warga yang kisruh.

Situasi saat Muspika Samadua, Aceh Selatan, melakukan mediasi kepada warga yang kisruh.

Aceh Selatan, (regamedianews.com) – Muspika Kecamatan Samadua me-mediasi kisruh antara warga dengan oknum Keuchik Gampong Gadang, Kamis (11/06/2020) sore, di aula Kantor Camat setempat.

Agenda pertemuan yang digagas oleh Muspika Samadua terkait adanya warga yang berdemo di kantor Keuchik dua hari yang lalu, terkait dugaan oknum Keuchik arogan dan tidak transparan dalam mengelola ADD Gampong Gadang.

“Hasil pertemuan itu, pihak Muspika Samadua akan meneruskan persoalan tersebut ke pimpinan, selanjutnya apa yang telah disampaikan Keuchik Gampong Gadang, Ketua Peut dan anggota, tokoh masyarakat Gampong Gadang ataupun dari warga setempat,” ujar Camat Suhaimi Salihin.

Kita selaku Muspika Samadua tidak ingin kasus ini berlarut-larut dan akan berdampak polemik bagi pemerintah Gampong Gadang, khususnya pada umumnya Kecamatan Samadua.

“Untuk itu kami berjanji akan menyelesaikan konflik Keuchik Gampong Gadang dan masyarakat secepatnya, paling lama 14 hari terhitung hari ini,” imbuhnya.

Sementara, Kapolsek Samadua Ipda Lukman Hasibuan mengatakan, persoalan miskomunikasi antara Keuchik Gampong Gadang, Ir Gindarsyah dan Tuha Peut, tokoh masyarakat juga warga hari ini kita selesaikan dengan niat baik dan kepala yang dingin agar roda Pemerintahan Gampong Gadang kembali normal seperti biasanya.

Baca Juga :  Istri Wali Kota Bandung Resmi Dilantik Sebagai Ketua Dekranasda

“Saya berpesan kepada Tuha Peut, Perangkat Gampong, Tokoh Masyarakat Gampong Gadang yang hadir di aula Kantor Camat Samadua mulai besok Kantor Keuchik Gampong Gadang dibuka seperti biasa dan aktivitasnya berjalan normal kembali,” pungkasnya.

Sedangkan Danramil Samadua, Kapten Inf, Alfonso dengan kejadian ini kita semua intropeksi diri, jangan cepat jumawa ingin menang sendiri yang bisa merusak sistim pemerintahan Gampong dan berimbas kepada masyarakat banyak.

“Sebelum kita melakukan apapun hendaknya dimusyawarah dahulu baik dengan tokoh masyarakat Gampong, Mukim ataupun dengan pihak Muspika ucapnya, untuk itu dengan kejadian ini kita bisa belajar bagaimana menjadi pimpinan yang baik, menjadi Tuha Peut yang bijak, menjadi perangkat Gampong arif dan bijaksana,” tutup Danramil.

Baca Juga :  Aceh Selatan Raih Anugerah Reksa Bandha DJKN Aceh 2022

Sebelumnya, ksi protes tersebut dipicu akibat para warga kecewa terkait Pemberian Makan Tambahan Anak Sekolah (PMTAS) dan realisasi anggaran dana desa tahun 2019 yang di duga tidak transparan.

Ketua Peut Desa Maisarah mengungkapkan, sebelumnya ia bersama dengan anggotanya telah mencoba melakukan mediasi, guna menyelesaikan persolan tersebut.

“Kepala desa kami tidak transparan. Kami selaku ketua peut sudah mencoba melakukan mediasi guna memperjelas persoalan ini, namun Kepala Desa tidak hadir pada rapat dengan masyarakat tersebut,” ungkap Maisarah, Selasa (9/6/2020).

Maisarah menjelaskan, masyarakat menuntut Kepala Desa turun dari jabatannya atau mengundurkan diri. Karena, tidak ada lagi kepercayaan masyarakat terhadap kepemimpinannya.

“Semalam, Kami menuntut Kepala Desa mundur dan kantornya kami segel serta diduduki masyarakat. Perlu kami sampaikan, aksi ini murni dari masyarakat, karena masyarakat sudah gerah dengan oknum Kepala Desa,” yang dinilai arogan pungkasnya. (Asmar Endi)

Berita Terkait

Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLH Sampang Pangkas Pohon Rawan Tumbang
Kodim 0826 Pamekasan Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers
Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik
Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data
Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam
Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo
Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah

Berita Terkait

Sabtu, 17 Januari 2026 - 11:32 WIB

Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLH Sampang Pangkas Pohon Rawan Tumbang

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:28 WIB

Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:20 WIB

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data

Rabu, 14 Januari 2026 - 15:37 WIB

Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”

Rabu, 14 Januari 2026 - 14:24 WIB

Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Berita Terbaru

Caption: sejumlah warga Desa Gersempal berada di halaman rumah terduga pelaku wanita inisial SH, dan tampak anggota Polsek Omben melakukan pengamanan, (sumber foto: Humas Polres Sampang).

Hukum&Kriminal

Diduga Selingkuh, Pemuda di Sampang Disandera Warga

Minggu, 18 Jan 2026 - 13:53 WIB

Caption: ilustrasi, (sumber foto. Tribratanews Polri).

Hukum&Kriminal

Polres Sumenep Bongkar Sindikat Judi Online Slot Gacor

Sabtu, 17 Jan 2026 - 14:21 WIB