Pemdes Ombulodata Diduga Lakukan Pungli BLT Dana Desa

- Jurnalis

Minggu, 14 Juni 2020 - 21:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah uanh yang diberikan dari BLT Dana Desa dan rinciannya.

Sejumlah uanh yang diberikan dari BLT Dana Desa dan rinciannya.

Gorontalo Utara || Rega Media News

Pemerintah Desa Ombulodata diduga melakukan Pungutan Liar (Pungli) pada program Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa Tahap Satu.

Hal ini di ketahui melalui curhatan masyarakat Ombulodata (YK) kepada awak media regamedianews.com, sebagai salah satu penerima BLT.

“BLT yang saya terima itu hanya sebesar 450, kemudian di dalam amplop itu terselip kertas rincian potongan 150,” jelas YK.

Ia pun memperlihatkan amplop serta kertas rincian tersebut, dalam rincian itu terdiri dari beras 10kg seharga 110 Ribu, minyak kelapa 1kg 13.500, gula pasir 1/2 kg seharga 9.500, ikan kaleng sejumlah 2 kaleng seharga 17.000.

Baca Juga :  Sekda Gorut Angkat Suara Soal Pernyataan Anggota DPRD Yang Mengatakan Pembantu Bupati Amatiran

“Namun semua itu satupun tidak ada yang diberikan kesaya, sehingga saya sangat kecewa dengan hal ini. Dan saya siap jadi saksi ketika saya dimintai keterangan oleh APH,” tegas YK.

Saat di konfirmasi Kepala Desa Ombulodata Ayub Kadir, dirinya membenarkan terkait pemotongan BLT tersebut, namun dirinya tidak mau memberikan keterangan terkait hal itu, awak media hanya di arahkan ke TPK dan Inspektorat.

Baca Juga :  Sesar Lembang Bisa Menghasilkan Gempa Bumi Bermagnitudo 6,5-7

“Itu nanti ada sama pelaksana TPKnya, kebetulan itu sudah di Inspektorat jadi datang langsung saja ke inspektorat. Karna saya tidak tau persis itu,” jelasnya.

Saat ditanya alasannya kenapa tidak tau dan tidak bisa menjelaskan terkait pemotongan BLT tersebut Kades mengatakan, “nanti saya menjawabnya tidak terinci jadi akan simpang siur lagi,” ujar Ayub Kadir. (Suprianto)

Berita Terkait

Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan
Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis
PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang
RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap
Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi
Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang
Prestasi Menurun, Pengurus Baru KONI Pamekasan Dihadapkan Tantangan Berat
Wabup Sumenep: Program 2026 Harus Nyata, Bukan Habiskan Anggaran!

Berita Terkait

Sabtu, 10 Januari 2026 - 17:13 WIB

Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan

Jumat, 9 Januari 2026 - 20:33 WIB

Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:24 WIB

PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang

Jumat, 9 Januari 2026 - 13:34 WIB

RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap

Kamis, 8 Januari 2026 - 21:21 WIB

Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang

Berita Terbaru

Caption: sebelum pengukuhan, panitia membacakan SK pengurus ranting dan anak ranting Muslimat NU Kecamatan Kedungdung, (dok. foto istimewa).

Daerah

Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan

Sabtu, 10 Jan 2026 - 17:13 WIB

Caption: Manajer PLN UP3 Madura Fahmi Fahresi, diwawancara usai peresmian PJU baru di JLS Sampang, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang

Jumat, 9 Jan 2026 - 17:24 WIB

Caption: kiri, Moh Ramadhoni mewakili Direktur RSUD Pamekasan saat ditemui awak media, (dok. Kurdi Rega Media).

Daerah

RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap

Jumat, 9 Jan 2026 - 13:34 WIB

Caption: potongan video viral, sejumlah warga Desa Penyaksagan menampung cairan dari semburan sumur bor menggunakan botol, (dok. Syafin Rega Media).

Peristiwa

Geger! Sumur Bor di Bangkalan Semburkan Minyak Mentah

Jumat, 9 Jan 2026 - 10:05 WIB