Korwil SPPG Pamekasan Enggan Buka Data 45 Dapur Bermasalah
PAMEKASAN • Koordinator Wilayah (Korwil) SPPG Kabupaten Pamekasan, Haryanto, menuai sorotan tajam.
Ia memilih bungkam dan enggan membuka data terkait 45 dapur operasional yang dilaporkan bermasalah.
Ketidakterbukaan ini muncul usai rapat koordinasi Satgas MBG Pamekasan bersama jajaran SPPG kecamatan.
Meski rapat tersebut membahas catatan operasional, publik justru tidak diberi akses informasi mengenai lokasi dapur yang dimaksud.
Saat dikonfirmasi awak media pada Jumat (24/4/2026), Haryanto terkesan menghindar.
Ia tidak bersedia merinci bentuk permasalahan maupun daftar dapur yang masuk dalam catatan merah tersebut.
“Yang terpenting, 45 dapur yang memiliki catatan itu sudah kami tindak lanjuti dengan pimpinan,” ujar Haryanto singkat.
Ia bahkan berkilah bahwa detail data hanya bisa diakses oleh pimpinan pusat.
“Data yang mengetahui itu pimpinan yang memiliki link, gak usah panjang begitu ya, mas,” cetusnya sambil berlalu.
Sikap tertutup ini memicu spekulasi liar di tengah masyarakat. Apalagi santer kabar, operasional sejumlah dapur terkendala akibat pendanaan tersendat.
Hingga saat ini, pihak pimpinan SPPG belum memberikan pernyataan resmi untuk mengklarifikasi status 45 dapur bermasalah tersebut. [krd]


