BPJS Ketenagakerjaan Madura Dorong Pencari Kerja Melek Jaminan Sosial
BANGKALAN • BPJS Ketenagakerjaan Madura turut ambil bagian dalam pelaksanaan Job Fair 2026 yang digelar Pemerintah Kabupaten Bangkalan di Pendopo Agung Bangkalan, Rabu (10/6/2026).
Kehadiran BPJS Ketenagakerjaan bertujuan memberikan edukasi kepada para pencari kerja, mengenai pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan sejak memasuki dunia kerja.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Madura, Indriyatno mengatakan, kegiatan Job Fair menjadi momentum yang tepat untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya pencari kerja, terkait hak-hak pekerja yang harus diperoleh dari perusahaan tempat mereka bekerja.
Menurutnya, masih banyak calon pekerja yang lebih fokus pada besaran gaji dan posisi pekerjaan, namun belum memahami pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
“Melalui Job Fair ini kami ingin memberikan pemahaman kepada para pencari kerja bahwa selain memperoleh pekerjaan yang layak, mereka juga berhak mendapatkan perlindungan melalui program BPJS Ketenagakerjaan. Ini penting untuk menjamin keamanan dan kesejahteraan pekerja saat bekerja,” ujar Indriyatno.
Ia menjelaskan, BPJS Ketenagakerjaan memiliki sejumlah program perlindungan, di antaranya Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Pensiun (JP), serta Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP).
Indriyatno berharap para pencari kerja yang berhasil mendapatkan pekerjaan melalui Job Fair dapat memastikan perusahaan tempat mereka bekerja telah mendaftarkan seluruh karyawannya sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.
“Kami mengimbau para pencari kerja untuk memahami hak-haknya sebagai pekerja. Perlindungan jaminan sosial merupakan bagian penting yang harus diberikan perusahaan kepada setiap tenaga kerja,” katanya.
Selain memberikan informasi dan konsultasi, stan BPJS Ketenagakerjaan juga melayani masyarakat yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai manfaat program serta tata cara kepesertaan.
Melalui partisipasi dalam Job Fair 2026, BPJS Ketenagakerjaan Madura berharap semakin banyak pekerja yang terlindungi dan memiliki kesadaran akan pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan sebagai bentuk perlindungan terhadap berbagai risiko selama bekerja.
Salah satu peserta Job Fair, Ririn Rianti, mengaku mendapatkan banyak informasi baru setelah mengunjungi stan BPJS Ketenagakerjaan. Menurutnya, edukasi yang diberikan sangat bermanfaat bagi para pencari kerja yang akan memasuki dunia kerja.
“Sebelumnya saya hanya fokus mencari lowongan pekerjaan yang sesuai dengan latar belakang pendidikan saya. Setelah mendapatkan penjelasan dari petugas BPJS Ketenagakerjaan, saya jadi lebih memahami pentingnya jaminan sosial bagi pekerja. Ini menjadi salah satu hal yang akan saya pertimbangkan ketika diterima bekerja nanti,” ungkapnya.
Ririn berharap kegiatan Job Fair tidak hanya menjadi sarana mencari pekerjaan, tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai hak dan perlindungan yang harus diterima oleh pekerja.
Selain memberikan informasi dan konsultasi, stan BPJS Ketenagakerjaan juga melayani masyarakat yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai manfaat program serta tata cara kepesertaan.
Melalui partisipasi dalam Job Fair 2026, BPJS Ketenagakerjaan Madura berharap semakin banyak pekerja yang terlindungi dan memiliki kesadaran akan pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan sebagai bentuk perlindungan terhadap berbagai risiko selama bekerja.
✅ Penulis: Syafin
✅ Editor: Redaksi


