Bupati Sampang Kukuhkan 172 ASN Jadi Pengawas dan Kepala Sekolah

- Jurnalis

Kamis, 18 Juni 2020 - 14:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sampang (H. Slamet Junaidi) saat mengukuhkan 172 ASN menjadi Pengawas dan Kepala Sekolah.  (Foto Lukman/Protokoler Pemkab Sampang)

Bupati Sampang (H. Slamet Junaidi) saat mengukuhkan 172 ASN menjadi Pengawas dan Kepala Sekolah. (Foto Lukman/Protokoler Pemkab Sampang)

Sampang || Rega Media News

Bupati Sampang H Slamet Junaidi mengukuhkan sebanyak 172 Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sampang untuk menjadi Pengawas dan Kepala Sekolah TK, SD serta SMP.

Karena masa pandemi Covid-19, acara pengukuhan tersebut dilaksanakan secara video teleconverence dengan para ASN yang akan dikukuhkan yakni, di Aula Disdik,
SMPN 1 Sampang, SDN Dalpenang 1, SMPN 3 Sampang dan Loby Disdik.

Bupati Sampang H. Slamet Junaidi berpesan kepada para Kepala Sekolah dan Pengawas yang baru dilantik agar memiliki rasa dan keinginan yang sama untuk berniat ibadah.

Baca Juga :  7 Kecamatan di Sampang Jadi Sasaran Patroli Skala Besar

Ketika sudah memiliki rasa memiliki terhadap Kabupaten Sampang menurutnya akan ada sinergi dan semangat untuk menjalankan tugasnya dengan baik dan amanah.

“Saya harap sumpah yang diucapkan benar – benar keluar dari hati sehingga sistem mengajarnya juga akan dilakukan dengan hati bukan memakai nafsu,” ucapnya. Kamis (18/06/2020).

“kepada para pengawas yang dikukuhkan menjalankan fungsi pengawasannya dengan baik sehingga sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya masing-masing,” harapnya.

Sementara, Plt Kepala Disdik Kabupaten Sampang Nur Alam mengatakan, ada tiga kegiatan pengukuhan, pertama promosi Kepala Sekolah TK sebanyak 5 orang, SD 70 orang dan SMP 3 orang.

Baca Juga :  Pemilih TPS 6 Desa Madupat Camplong Menurun

“Untuk mutasi 70 orang Kepala SD dan 19 orang Kepala SMP serta kepada 5 orang pengawas SD,” katanya.

Nur Alam menambahkan, walaupun ada mutasi. Namun, masih ada 36 sekolah yang Kepala Sekolahnya kosong dan cuma dijabat Pelaksana Tugas (Plt). Karena saat ini untuk Calon Kepala (Cakep) Sekolah tersebut harus melalui Diklat.

“Tahun ini kami sudah menganggarkan untuk Diklat Cakep Sekolah, karena ada Covid-19 ditiadakan,” pungkasnya. (adi/har)

Berita Terkait

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data
Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam
Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo
Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah
Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG
Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan
Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:20 WIB

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data

Rabu, 14 Januari 2026 - 15:37 WIB

Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”

Rabu, 14 Januari 2026 - 14:24 WIB

Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:03 WIB

Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:49 WIB

Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah

Berita Terbaru

Caption: Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto berjabat tangan dengan Kasat Reskrim AKP Doni Setiawan, usai memberikan piagam penghargaan, (dok. Kurdi Rega Media).

Hukum&Kriminal

Sukses Tangkap Jambret Maut, Reskrim Pamekasan Diganjar Reward

Rabu, 14 Jan 2026 - 18:40 WIB

Caption: ilustrasi, (dok. Syafin Rega Media).

Daerah

Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Rabu, 14 Jan 2026 - 14:24 WIB