AGRESI Minta Pemkot dan DPRD Kota Cimahi Dukung Penolakan RUU Omnibuslaw

- Jurnalis

Senin, 10 Agustus 2020 - 18:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Massa saat melakukan aksi didepan kantor DPRD Kota Cimahi.

Massa saat melakukan aksi didepan kantor DPRD Kota Cimahi.

Cimahi || Rega Media News

Walau Aliansi Gerakan Rakyat Seluruh Cimahi (AGRESI) sudah berulang kali menggelar demo menolaK RUU Omnibuslaw, Pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat Cimahi (DPRD) Kota Cimahi, sikapnya masih harus terus dipertanyakan.

Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Kota Cimahi Edi Suherdi mengatakan, sikap pemerintah dan DPRD kota Cimahi masih belum berani menyatakan penolakan secara resmi, hanya boaru merekomendasikan penolakan RUU Omnibuslaw buruh ke pemerintah pusat.

Baca Juga :  Usulan Hydrant Jadi Favorit Warga Cigugur

“Kalau surat rekom penolakan dari buruh sudah dilayangkan ke pemerintah pusat, tapi pemerintah dan DPRD Kota Cimahi, kongritnya belum memberikan pernyataan penolakan,” terang Edi disela aksi demo, dihalaman kantor DPRD Kota Cimahi, Senin (10/08/20).

Untuk itu, lanjut Edi, pihaknya meminta kembali Pemerintah dan DPRD Kota Cimahi memberikan pernyataan secara resmi menolak RUU Omnibuslaw ini.

Dilain pihak, Ketua Komisi IV DPRD Kota Cimahi Ayis Laviliato mengatakan, dirinya baik secara pribadi maupun sebagai Ketua DPRD kota Cimahi, mendukung apa yang dilakukan kaum buruh Kota Cimahi.

Baca Juga :  Musim Tanam Padi, Petani di Sampang Diimbau Waspada Hama Wereng

Karena, dengan Undang-undang yang saat ini berlaku saja, nasib kaum buruh masih memprihatinkan, apalagi jika RUU Omnibus Law diberlakukan.

“Sebagai wakil rakyat kami mendukung gerakan buruh ini, dan kita sudah mengeluarkan rekomendasi penolakan,” jelas Ayis. (agil)

Berita Terkait

Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik
Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data
Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam
Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo
Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah
Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG
Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:28 WIB

Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:20 WIB

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data

Rabu, 14 Januari 2026 - 15:37 WIB

Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:03 WIB

Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:49 WIB

Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah

Berita Terbaru

Caption: tiang trafo lampu penerangan jalan umum di JLS yang menjadi sasaran pelaku pencurian, (sumber foto: PLN ULP Sampang).

Peristiwa

Baru Diresmikan, Kabel Trafo PJU JLS Sampang Dicuri

Kamis, 15 Jan 2026 - 13:03 WIB

Caption: Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto berjabat tangan dengan Kasat Reskrim AKP Doni Setiawan, usai memberikan piagam penghargaan, (dok. Kurdi Rega Media).

Hukum&Kriminal

Sukses Tangkap Jambret Maut, Reskrim Pamekasan Diganjar Reward

Rabu, 14 Jan 2026 - 18:40 WIB