Ketua Formak Anggap Tour Moge BRA Lukai Hati Rakyat Aceh

- Jurnalis

Kamis, 13 Agustus 2020 - 13:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tour Moge

Tour Moge "Touring Perdamaian Aceh 2020".

Aceh Selatan || Rega Media News

Kegiatan hari damai aceh yang ke 15 yang dilaksanakan Badan Reintegrasi Aceh (BRA), dengan melakukan Tour menggunakan Motor Gede (Moge) dinilai berlebihan dan diluar konteks, bahkan sangat melukai hati rakyat Aceh.

“Apalagi yang akan melakukan tour adalah kalangan orang kaya dari komunitas Ikatan Motor Besar Indonesia (IMBI) yang pelaksanaannya selama 3 hari mulai 12 hingga 14 Agustus,” ujar Ketua Forum Masyarakat Anti Korupsi (Formak) Ali Zamzami, Rabu (12/8/20).

Menurutnya, kegiatan tersebut hanyalah hura-hura dan menghambur-hamburkan uang, dengan mengalokasikan anggaran hinga Rp.305,663,796 juta, bersumber dari APBA yang notabene adalah uang rakyat Aceh, program tersebut sangat melukai hati rakyat Aceh terurama korban konflik.

“Alasan yang dikemukakan oleh ketua BRA Aceh, kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk pengenalan Aceh keluar derah dan dunia, dan dikatakan juga sebagai pengenalan wisata, ini malah semakin mengada-ada dan BRA sudah keluar dari tujuan pembentukannya, yaitu untuk memikirkan keadilan bagi mantan kombatan dan korban konflik, serta masyarakat Aceh secara umum, ini kan sudah jauh melenceng nampaknya,” cetusnya.

Baca Juga :  Menteri Pertanian Lepas 8.160 Ton Tepung Kelapa Dari Gorontalo

Soal pengenalan Aceh yang sudah damai ke dunia luar itu, kata Ali Zamzami, hanya alsan kamuflase mereka. Demikian juga alasan promosi wisata aceh, padahal itu sudah ada institusi yang memiliki tupoksi melakukannya.

“BRA seharusnya lebih memfokuskan pemikiran dan kegiatannya bagaimana Aceh Pasca konflik mendapatkan keadilan dan memutus mata rantai potensi konflik lanjutan kedepan, ini malah sudah nyeleneh ke hal-hal yang tidak substantif,” tandas Ali Zamzami.

Kalaupun mau membuat acara memperingati hari perdamaian Aceh sebagaimana dimaksud, seharusnya berkolerasi dengan semangat perdamaian itu sendiri, bukan malah membuat kegiatan yang terkesan menari-menari diatas luka rakyat Aceh dengan menggunakan dana anggaran Reintegrasi tersebut.

Baca Juga :  Musrenbang 2020 Kota Cimahi Menyisakan Banyak Usulan Masyarakat

“Terlalu banyak yang harus dikatakan jika menyikapi apa yang dilakukan oleh BRA tersebut, yang intinya kita sebagai korban konflik sangat menyesalkan dan menolak serta mengecam program yang demikian,” ungkapnya.

Karena menurut Ali Zamzami, hal ini tidak mencerminkan keberpihakan kepada rakyat aceh yang hingga saat ini masih menunggu rasa keadilan atas konflik yang pernah terjadi yang akhirnya berujung dengan damai tersebut.

“Kita berharap kepada para petinggi di Aceh tidak usah bersikap dan berlaku aneh-aneh, disaat Aceh masih harus berjuang untuk keadilan pasca MoU Helsinky dengan berbagai ketidakpuasan terhadap pemerintah pusat atas realisasi MoU dan implementasi UUPA selama ini. Apalagi kondisi saat ini ditengah keresahan dan kegelisahan rakyat oleh dampak pandemi covid-19 ini yang tidak ada kepastian kapan betakhir, semestinya semua pihak peka terhadap kondisi sekarang ini,” pungkasnya. (asmar endi)

Berita Terkait

Ra Mahfudz Proyeksikan Torjun Jadi Jantung Pemerintahan Sampang
Forkot Pamekasan Endus Aroma ‘Titipan’ Proyek di APBD 2025
Musrenbang Kedungdung, Alan Kaisan Tekankan Pemerintah Desa Kreatif dan Inovatif
Tepis Isu Negatif, Bupati Sampang Fokus Pembangunan Nyata di Robatal
“Gulung Tikar” SDN Batuporo Timur 1 Sampang Tinggal Menunggu Waktu
Musrenbang RKPD 2027, Bupati Sampang: UHC Tetap Prioritas
Luthfiadi Nahkodai JMP: Tekankan Pers Bermartabat
Arah Baru MUI Sampang: Jadi Pelayan Umat dan Benteng Sosial

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 23:42 WIB

Ra Mahfudz Proyeksikan Torjun Jadi Jantung Pemerintahan Sampang

Selasa, 27 Januari 2026 - 22:36 WIB

Forkot Pamekasan Endus Aroma ‘Titipan’ Proyek di APBD 2025

Selasa, 27 Januari 2026 - 10:02 WIB

Musrenbang Kedungdung, Alan Kaisan Tekankan Pemerintah Desa Kreatif dan Inovatif

Selasa, 27 Januari 2026 - 07:07 WIB

Tepis Isu Negatif, Bupati Sampang Fokus Pembangunan Nyata di Robatal

Senin, 26 Januari 2026 - 22:26 WIB

“Gulung Tikar” SDN Batuporo Timur 1 Sampang Tinggal Menunggu Waktu

Berita Terbaru

Caption: Kantor PLN Unit Layanan Pelanggan Pamekasan, Jl.Kesehatan, Barurambat Kota, (dok. Kurdi Rega Media).

Peristiwa

PLN Pamekasan Beberkan Penyebab Listrik Padam

Selasa, 27 Jan 2026 - 20:43 WIB

Caption: Pengurus SMSI Sampang saat menyambangi kaum dhuafa, (dok. foto istimewa).

Sosial

Jelang HPN 2026, SMSI Sampang Berbagi Kepada Dhuafa

Selasa, 27 Jan 2026 - 19:47 WIB

Caption: ilustrasi, seorang santriwati duduk termenung di bawah pohon mangga di sekitar masjid didekat jembatan tol Suramadu, (dok. Syafin Rega Media).

Hukum&Kriminal

Sempat Hilang, Santriwati Korban Pencabulan Ditemukan di Suramadu

Selasa, 27 Jan 2026 - 18:31 WIB