Tenaga Medis di Bangkalan Kembali Meninggal Dunia Karena Covid-19

- Jurnalis

Jumat, 27 November 2020 - 18:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

Bangkalan || Rega Media News

Kabar duka kembali menyelimuti tenaga medis di Kabupaten Bangkalan, yakni Moh Yasin, perawat senior Puskesmas Tongguh, Kecamatan Arosbaya meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif di ruang ICU RSUD setempat.

Dikabarkan pasien meninggal dunia disebabkan terpapar Covid-19. Hal itu di benarkan oleh juru bicara Satgas Covid-19 RSUD Bangkalan, dr. Catur.

Menurut dr. Catur, pasien yasin meninggal karena terpapar covid-19. Ia mengatakan, Yasin meninggal pada Rabu (25/11) dini hari, sekitar pukul 01.45 di ruang ICU RSUD Syamrabu.

Baca Juga :  Dirjenpas Serap Aspirasi Warga Binaan Lapas Kutacane

Tidak dijelaskan berapa lama Moh Yasin yang terkonfirmasi terpapar covid-19 dan menjalani perawatan di ruang isolasi RSUD Syamrabu.

Juru Bicara (Jubir) Satgas penanganan Covid 19 Pemkab Bangkalan, Agus Sugiyanto Zein meminta kepada masyarakat Bangkalan agar disiplin menerapkan Protokol Kesehatan.

“Yaitu disiplin menerapkan protokol kesehatan 3M, Mencuci tangan, memakai Masker dan disiplin Menjaga jarak,” ujarnya.

Menurutnya, sepanjang pandemi yang mulai merebak pada kisaran Maret 2020 lalu. Tercatat sudah ada tiga tenaga medis di Kabupaten Bangkalan yang meninggal akibat keganasan covid-19.

Baca Juga :  Jawab Keinginan Warga, Pemdes Robatal Sampang Bangun Jalan Rabat Beton

Sebelum merenggut almarhum Moh Yasin, Jumat (19/6) lalu, dr Anang Eka Setiawan (40) yang bertugas di Puskesmas Kecamatan Socah, juga meninggal dunia. Diduga juga karena terpapar Covid 19.

“Jadi walaupun kodisi Covid-19 di Bangkalan melandai, kita harus tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan dan jangan sampai kita lengah,” ungkapnya. (sfn/sms)

Berita Terkait

Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik
Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data
Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam
Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo
Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah
Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG
Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:28 WIB

Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:20 WIB

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data

Rabu, 14 Januari 2026 - 15:37 WIB

Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:03 WIB

Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:49 WIB

Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah

Berita Terbaru

Caption: tiang trafo lampu penerangan jalan umum di JLS yang menjadi sasaran pelaku pencurian, (sumber foto: PLN ULP Sampang).

Peristiwa

Baru Diresmikan, Kabel Trafo PJU JLS Sampang Dicuri

Kamis, 15 Jan 2026 - 13:03 WIB

Caption: Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto berjabat tangan dengan Kasat Reskrim AKP Doni Setiawan, usai memberikan piagam penghargaan, (dok. Kurdi Rega Media).

Hukum&Kriminal

Sukses Tangkap Jambret Maut, Reskrim Pamekasan Diganjar Reward

Rabu, 14 Jan 2026 - 18:40 WIB