Beredar Isu Pilkades Sampang 2021 Akan Ditunda, Benarkah ???

- Jurnalis

Minggu, 14 Maret 2021 - 18:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi.

Ilustrasi.

Sampang || Rega Media News

Isu penundaan Pemilihan Kepala Desa serentak 2021 yang rencananya akan digelar pada November mendatang, terus bergulir ditengah masyarakat.

Tak tanggung-tanggung, isu yang beredar pelaksanaan Pilkades serentak diundur hingga tahun 2025 mendatang.

Untuk memastikan isu tersebut, tim regamedianews.com, mencoba menghubungi Sekretaris Daerah kabupaten Sampang H. Yuliadi Setiawan.

Dirinya mengaku, hingga saat ini belum ada kejelasan apakah Pilkades serentak Sampang akan dilaksanakan tahun ini atau ditunda.

“Sampai saat ini belum ada kepastian, Pilkades serentak akan dilaksanakan tahun ini atau ditunda,” jelasnya.

Selain itu pihaknya juga mengaku masih melakukan koordinasi kepada Menteri Dalam Negeri dan pihak terkait.

Baca Juga :  Operasi Zebra Semeru 2020 Dimulai, Ini Himbauan Kasatlantas Polres Pamekasan

Sementara ketua Komisi I DPRD Kabupaten Sampang Nasafi mengatakan, saat ini semua masih dalam proses pengkajian.

“Kalau masalah penundaan secara legalitas masih belum ada, karena Perbupnya juga masih belum disahkan,” ujarnya.

Nasafi menambahkan, proses penundaan bisa dibahas setelah pengesahan Perbup dilakukan dengan melihat beberapa faktor seperti adanya Pandemi.

“Baru nanti kalau Perbupnya sudah disahkan baru kita ada wacana penundaan, sementara kita masih tetap wacana pelaksanaan di 2021,” imbuhnya.

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itupun mengaku, semua butuh kajian terlebih dahulu dengan mempertimbangkan semua faktor, terutama dalam kesiapan menyambut Pilkades serentak dimaksud.

“Sementara kita kaji dulu, kalau Sampang sudah siap, ya kita laksanakan tahun ini,” ujarnya.

Baca Juga :  Solar di Sampang Langka, Petani Terancam Tak Bercocok Tanam

Namun, meski demikian dirinya tak menampik semua bisa terjadi, apalagi menurutnya di dalam Permendagri 72 juga disinggung tentang kesiapan pemerintah daerah ditengah pandemi Covid-19.

“Memang di Permendagri no 72 dijelaskan jika pemerintah daerah tidak siap dalam tanda kutip baik itu faktor Covid bisa saja ditunda,” jelasnya.

Saat disinggung kapan Perbup Pilkades serentak akan disahkan, Nasafi mengaku bahwa drafnya sudah dibahas di Komisi I bersama DPMD, dan saat ini sedang proses pembenahan tata kelola bahasa bersama tim hukum Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa.

“Kalau drafnya sudah ada dikomisi kami, sudah ikut membahas bersama DPMD, namun ada sedikit perubahan,” ungkapnya.

Berita Terkait

Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam
Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo
Ikhtiar DPD Partai NasDem Sampang Cetak Kader Berintegritas
Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah
Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG
Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan
Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 15:37 WIB

Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”

Rabu, 14 Januari 2026 - 14:24 WIB

Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:03 WIB

Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:49 WIB

Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah

Minggu, 11 Januari 2026 - 12:02 WIB

Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG

Berita Terbaru

Caption: Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto berjabat tangan dengan Kasat Reskrim AKP Doni Setiawan, usai memberikan piagam penghargaan, (dok. Kurdi Rega Media).

Hukum&Kriminal

Sukses Tangkap Jambret Maut, Reskrim Pamekasan Diganjar Reward

Rabu, 14 Jan 2026 - 18:40 WIB

Caption: ilustrasi, (dok. Syafin Rega Media).

Daerah

Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Rabu, 14 Jan 2026 - 14:24 WIB