Dua Ormas Madura Ajak Masyarakat Patuhi Prokes

- Jurnalis

Rabu, 9 Juni 2021 - 16:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompak, ketua dua ormas Madura ajak masyarakat Surabaya dan Madura patuhi protokol kesehatan.

Kompak, ketua dua ormas Madura ajak masyarakat Surabaya dan Madura patuhi protokol kesehatan.

Surabaya || Rega Media News

Dua ormas besar Madura yang tergabung dalam Aliansi Madura Perantau (AMP) dan Madura Asli (Madas) membagikan ribuan masker kepada pengendara saat dilakukan penyekatan petugas gabungan di Suramadu, Rabu (09/06/21).

Pembagian masker yang dilakukan sejak pagi tersebut dipimpin langsung Ketua Umum AMP H. Nawadi didampingi Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Ganis Setyaningrum.

Pantauan regamedianews.com di lokasi, saat itu kedua ormas besar tersebut sambil memberikan masker dan memberikan himbauan secara humanis antisipasi virus corona.

Tidak hanya itu saja, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Ganis Setyaningrum, juga menanyakan pengendara tujuan Madura dan melakukan putar balik, jika tidak terlalu penting.

Baca Juga :  Oknum Dokter Arogan, Pelayanan Puskesmas Camplong Dikritik!

Ketua AMP H. Nawadi mengatakan, saat ini AMP dan Madas memberikan 10.000 masker gratis untuk di bagikan kepada masyarakat.

“Tujuan pemberian masker gratis ini, merupakan bentuk keperdulian sebagai ormas Madura terhadap kesehatan masyarakat yang sedang menuju Madura,” ujarnya.

Mengingat wilayah Madura, imbuh H. Nawadi, khususnya di Kabupaten Bangkalan merupakan Zona Merah penyebaran virus corona.

“Sehingga kami merasa tergugah untuk berupaya membantu pemerintah serta Polri dalam menekan angka penyebaran Covid-19,” katanya.

Baca Juga :  Ceroboh, Tiga Kendaraan R4 Kecelakaan Didepan Pertamina Camplong Sampang

Masih kata H. Nawadi, pihaknya berterimakasih kepada Walikota Surabaya dan Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak telah mengizinkan menggelar pembagian masker gratis di tengah-tengah petugas sedang melaksanakan penyekatan.

Sedangkan untuk warga Surabaya dan Madura, ia hanya berpesan supaya tetap menjaga protokol kesehatan dengan cara rajin mencuci tangan, menjaga jarak serta menggunakan masker saat keluar rumah.

“Ayo kita sama-sama memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dengan mematuhi protokol kesehatan, sayangi kesehatan diri kita, keluarga maupun orang lain,” ajaknya.

Berita Terkait

SDN Tlagah 2 Bangkalan Ambruk, Hak Keamanan Siswa Terabaikan
Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLH Sampang Pangkas Pohon Rawan Tumbang
Kodim 0826 Pamekasan Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers
Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik
Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data
Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam
Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 11:57 WIB

SDN Tlagah 2 Bangkalan Ambruk, Hak Keamanan Siswa Terabaikan

Sabtu, 17 Januari 2026 - 11:32 WIB

Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLH Sampang Pangkas Pohon Rawan Tumbang

Jumat, 16 Januari 2026 - 14:23 WIB

Kodim 0826 Pamekasan Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:28 WIB

Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:20 WIB

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data

Berita Terbaru

Caption: jaket hitam, Ketua DPRD Pamekasan Ali Masykur saat meninjau rumah warga Sana Daja yang rusak akibat fenomena tanah gerak, (dok. Kurdi Rega Media).

Peristiwa

DPRD Pamekasan Desak BPBD Segera Tangani Longsor di Sana Daja

Senin, 19 Jan 2026 - 10:49 WIB

Caption: sejumlah warga Desa Gersempal berada di halaman rumah terduga pelaku wanita inisial SH, dan tampak anggota Polsek Omben melakukan pengamanan, (sumber foto: Humas Polres Sampang).

Hukum&Kriminal

Diduga Selingkuh, Pemuda di Sampang Disandera Warga

Minggu, 18 Jan 2026 - 13:53 WIB