Meski Kurang 3 Hari, Pemkab Sumenep Tunda Pelaksanaan Pilkades Serentak Demi Keselamatan Warganya

- Jurnalis

Senin, 5 Juli 2021 - 17:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi.

Ilustrasi.

Sumenep || Rega Media News

Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak yang sedianya akan dilaksanakan kurang tiga hari lagi atau pada tanggal 8 Juli mendatang akhirnya resmi ditunda hingga waktu yang belum ditentukan

Penundaan tersebut ditetapkan usai digelar Rapat Koordinasi yang digelar di rumah dinas Bupati Sumenep Achmad Fauzi pada Senin (5/7/21)

Penundaan tersebut menurut Bupati Sumenep Achmad Fauzi adalah berkenaan dengan penerapan PPKM Darurat sejak tanggal 3 Juli hingga 20 Juli mendatang yang diinstruksikan oleh Menteri Dalam Negeri

Baca Juga :  Jelang Pulang, Jamaah Haji Asal Sumenep Meninggal

Hal tersebut disampaikan Fauzi kepada wartawan sesaat setelah melakukan Rakor

“Ditunda hingga pada batas waktu berakhir PPKM Darurat,”ujarnya

Pria yang sebelumnya menjabat sebagai Wak Bupati Sumenep itu menambahkan bahwa PPKM Jawa dan Bali selain SE Mendagri juga keputusan Gubernur Jatim yang dikeluarkan pada 2 Juli lalu

Menurutnya penundaan tersebut adalah bertujuan demi melindungi masyarakat, apalagi saat ini peningkatan angka Covid-19 cenderung meningkat

Keputusan tersebut memang menurutnya sangatlah berat, namun keselamatan masyarakat harus diprioritaskan

Baca Juga :  Jadi Tuan Rumah Porseni, Ra Latif: Bangkalan Harus Dapat Prestasi Lebih

“Semoga keputusan ini bisa dipahami oleh semua pihak,”imbuhnya

Dirinya juga menegaskan bahwa penundaan tersebut tidak membatalkan tahapan Pilkades yang selama ini telah berjalan, menurutnya hanya waktu pencoblosan saja yang mengalami penundaan hingga PPKM berakhir

“Untuk waktu pencoblosan menunggu kepastian PPKM Darurat berakhir,” jelasnya.

Untuk sekedar diketahui 86 desa yang tersebar dibeberapa kecamatan di Kabupaten Sumenep sedianya akan menggelar Pilkades pada 8 Juli lusa, namun karena adanya PPKM Darurat Jawa Bali maka terpaksa harus diundur.

Berita Terkait

BPJS Ketenagakerjaan Perluas Perlindungan Jamsos Tenaga Pendidik Madrasah di Bangkalan
SDN Tlagah 2 Bangkalan Ambruk, Hak Keamanan Siswa Terabaikan
Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLH Sampang Pangkas Pohon Rawan Tumbang
Kodim 0826 Pamekasan Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers
Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik
Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data
Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 20:04 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Perluas Perlindungan Jamsos Tenaga Pendidik Madrasah di Bangkalan

Senin, 19 Januari 2026 - 11:57 WIB

SDN Tlagah 2 Bangkalan Ambruk, Hak Keamanan Siswa Terabaikan

Sabtu, 17 Januari 2026 - 11:32 WIB

Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLH Sampang Pangkas Pohon Rawan Tumbang

Jumat, 16 Januari 2026 - 14:23 WIB

Kodim 0826 Pamekasan Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:28 WIB

Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik

Berita Terbaru

Caption: jaket hitam, Ketua DPRD Pamekasan Ali Masykur saat meninjau rumah warga Sana Daja yang rusak akibat fenomena tanah gerak, (dok. Kurdi Rega Media).

Peristiwa

DPRD Pamekasan Desak BPBD Segera Tangani Longsor di Sana Daja

Senin, 19 Jan 2026 - 10:49 WIB

Caption: sejumlah warga Desa Gersempal berada di halaman rumah terduga pelaku wanita inisial SH, dan tampak anggota Polsek Omben melakukan pengamanan, (sumber foto: Humas Polres Sampang).

Hukum&Kriminal

Diduga Selingkuh, Pemuda di Sampang Disandera Warga

Minggu, 18 Jan 2026 - 13:53 WIB