Terkait PPKM, Ketua JCW Sampang Curhat Ke Legislatif

- Jurnalis

Selasa, 10 Agustus 2021 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua JCW Sampang (H.Tohir) saat menyerahkan aspirasi tertulisnya kepada Sekertaris Komisi I DPRD Sampang (R. Aulia Rahman).

Ketua JCW Sampang (H.Tohir) saat menyerahkan aspirasi tertulisnya kepada Sekertaris Komisi I DPRD Sampang (R. Aulia Rahman).

Sampang || Rega Media News

Diperpanjangnya Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) hingga 16 Agustus 2021, membuat salah satu tokoh masyarakat di Sampang, Madura, buka suara.

Seperti halnya yang diungkapkan H.Tohir. Menurutnya, semenjak diterapkannya PPKM Darurat, di wilayah Sampang kota menjadi gelap, lantaran dipadamkannya lampu Penerangan Jalan Umum (PJU).

“Meski tujuannya untuk mengurangi mobilitas masyarakat, tapi setidaknya Pemkab mengambil langkah yang bijak, akibatnya akan rawan kriminalitas di jalanan,” ungkap H.Tohir, Selasa (10/08/21).

Tak hanya itu, waktu jam buka sejumlah pertokoan khususnya di wilayah kota dibatasi hingga tutup jam 20:00 Wib. Menurutnya, hal ini dinilai terlalu ketat dalam penerapan PPKM level 4.

Baca Juga :  Dana Desa di Sampang Hanya Dicairkan Delapan Persen

“Kami beranggapan penerapan PPKM di Sampang ini terlalu berlebihan. Ditambah adanya penyekatan yang berujung vaksinasi, meski tujuannya untuk menekan angka penyebaran Covid-19,” ujarnya.

Menyikapi hal itu, pria yang menjabat Ketua Jatim Corruption Watch (JCW) Sampang ini, mewakili masyarakat untuk menyampaikan aspirasinya ke Sekertaris Komisi I DPRD Sampang.

“Jadi, kami minta kepada Komisi I selaku mitra pemerintah daerah, memberikan pemahaman kepada publik, agar penerapan PPKM level 2 ini diberlakukan tidak seperti PPKM level di atasnya,” tandas H.Tohir.

Menanggapi aspirasi tersebut, Sekertaris Komisi I DPRD Sampang R. Aulia Rahman, berjanji akan melakukan koordinasi dengan pihak terkait, terutama memberikan pemahaman tentang PPKM Level 2.

Baca Juga :  Bawaslu Bangkalan Sosialisasi Pengawasan dan Iklan Pemilu di Media Massa

“Tentunya kami tampung aspirasi yang disampaikan Ketua JCW, dan akan ditindak lanjuti dengan pihak-pihak terkait. Nanti, hasilnya akan kami sampaikan,” ucap Aulia mewakili Komisi I.

Namun, dirinya tidak menampik, jika selama ini pihak legislatif tidak dilibatkan Pemerintah Daerah dalam hal tersebut, setidaknya ada komunikasi dari pihak-pihak terkait.

“Apalagi saat ini ada kegiatan penyekatan, kesannya membuat Sampang mencekam. Oleh karena itu, kami harap Pemerintah Daerah ada koordinasi dengan legislatif, agar bisa memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang PPKM,” pungkasnya.

Berita Terkait

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data
Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam
Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo
Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah
Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG
Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan
Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:20 WIB

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data

Rabu, 14 Januari 2026 - 15:37 WIB

Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”

Rabu, 14 Januari 2026 - 14:24 WIB

Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:03 WIB

Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:49 WIB

Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah

Berita Terbaru

Caption: Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto berjabat tangan dengan Kasat Reskrim AKP Doni Setiawan, usai memberikan piagam penghargaan, (dok. Kurdi Rega Media).

Hukum&Kriminal

Sukses Tangkap Jambret Maut, Reskrim Pamekasan Diganjar Reward

Rabu, 14 Jan 2026 - 18:40 WIB

Caption: ilustrasi, (dok. Syafin Rega Media).

Daerah

Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Rabu, 14 Jan 2026 - 14:24 WIB