Pembahasan KUA PPAS Ditunda, Banggar Pertanyakan Data Kemiskinan & Kondisi Ekonomi Bangkalan

- Jurnalis

Rabu, 1 September 2021 - 06:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana saat berlangsung Pembahasan KUA PPAS di ruang Banggar DPRD Bangkalan.

Suasana saat berlangsung Pembahasan KUA PPAS di ruang Banggar DPRD Bangkalan.

Bangkalan || Rega Media News

Badan Anggaran (Banggar) DPRD Bangkalan kembali menunda pembahasan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran (TA) 2022.

Hal itu disampaikan, ketua Banggar DPRD Bangkalan, Muhammad Fahad usai menggelar pembahasan realisasi anggaran tahun 2021 dan Pembahasan KUA PPAS di ruang Banggar setempat, Selasa (31/08/21) kemarin.

Menurutnya, pembahasan pertanggungjawaban realisasi anggaran 2021 tahap pertama sudah selesai. Kemudian dilanjutkan pembahasan KUA PPAS.

Pembahasan KUA-PPAS ditunda, lantaran belum menemukan jawaban pertanyaan dari Banggar ke Timgar. Ia mengatakan, jawaban Timgar dinilai belum singkron dengan pertanyaan yang diajukan anggota Banggar.

“Sehingga karena waktunya cukup larut malam, maka pembahasan ditunda dilanjutkan besok agar pembahasannya lebih detail,” katanya.

Baca Juga :  Cara Polsek Omben Cegah Covid Baru di Sampang

Ketidaksingkronan pendapat itu menurut Fahad, terkait data ekonomi dan data kemiskinan. Anggota Banggar menginginkan penjelasan langsung dari kepala Dispendukcapil dan Kepala BPS.

“Harapannya bisa menyingkronkan data yang tidak singkron dan bisa mengetahui sejauh mana kinerja, serta perkembangan ekonomi masyarakat dan mengetahui kepastian jumlah penduduk miskin di Bangkalan,” terangnya.

Pembahasan KUA PPAS bersama Tim Anggaran (Timgar) dan beberapa Kepala OPD dilingkungan Pemkab Bangkalan itu berlangsung alot, hingga pukul 23:25 Wib. Alasan pembahasan dipercepat, menurutnya karena harus mencapai deadline.

“Karen sudah malam untuk mendatangkan Dispenduk dan kepala BPS, maka ditunda besok. Sebab, jika dipaksakan malam ini kurang elok. Makanya, pembahasan kita lanjutkan besok sekitar pukul 09:00 wib. Diharapkan hari ini selesai dan langsung diparipurnakan,” terangnya.

Baca Juga :  Dilantik Jadi Bupati, Nova Ingatkan Amran Tegas Mengambil Keputusan

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bangkalan, Taufan Zairinsyah mengaku data yang dipegang Timgar sebenarnya sama dengan data Dispenduk dan BPS. Sebab, data statistik kemiskinan dan ekonomi diambil dari BPS.

“Pembahasan KUA PPAS ditunda karena masih diminta untuk memanggil BPS dan Dispendukcapil. Barusan kita sudah jelaskan bahwa data kita ini sudah dari BPS. Tapi mereka minta bukti penjelasan dengan mendatangkan kepala BPS. Yasudah kita mengikuti saja terkait permintaah anggota Banggar. Jika Banggar meminta untuk di datangkan maka kita akan datangkan besok,” pungkasnya.

Berita Terkait

BPJS Ketenagakerjaan Perluas Perlindungan Jamsos Tenaga Pendidik Madrasah di Bangkalan
SDN Tlagah 2 Bangkalan Ambruk, Hak Keamanan Siswa Terabaikan
Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLH Sampang Pangkas Pohon Rawan Tumbang
Kodim 0826 Pamekasan Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers
Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik
Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data
Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 20:04 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Perluas Perlindungan Jamsos Tenaga Pendidik Madrasah di Bangkalan

Senin, 19 Januari 2026 - 11:57 WIB

SDN Tlagah 2 Bangkalan Ambruk, Hak Keamanan Siswa Terabaikan

Sabtu, 17 Januari 2026 - 11:32 WIB

Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLH Sampang Pangkas Pohon Rawan Tumbang

Jumat, 16 Januari 2026 - 14:23 WIB

Kodim 0826 Pamekasan Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:28 WIB

Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik

Berita Terbaru

Caption: jaket hitam, Ketua DPRD Pamekasan Ali Masykur saat meninjau rumah warga Sana Daja yang rusak akibat fenomena tanah gerak, (dok. Kurdi Rega Media).

Peristiwa

DPRD Pamekasan Desak BPBD Segera Tangani Longsor di Sana Daja

Senin, 19 Jan 2026 - 10:49 WIB

Caption: sejumlah warga Desa Gersempal berada di halaman rumah terduga pelaku wanita inisial SH, dan tampak anggota Polsek Omben melakukan pengamanan, (sumber foto: Humas Polres Sampang).

Hukum&Kriminal

Diduga Selingkuh, Pemuda di Sampang Disandera Warga

Minggu, 18 Jan 2026 - 13:53 WIB