5400 Pelajar di Sampang Disuntik Vaksin Covid-19

- Jurnalis

Jumat, 24 September 2021 - 12:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: petugas kesehatan tengah melakukan pemeriksaan dan vaksinasi kepada sejumlah pelajar.

Caption: petugas kesehatan tengah melakukan pemeriksaan dan vaksinasi kepada sejumlah pelajar.

Sampang || Rega Media News

Pasca diterbitkannya surat edaran terkait vaksinasi Covid-19 bagi pelajar pada Agustus kemarin, sampai saat ini tercatat sebanyak 5400 anak usia 12 hingga 17 tahun atau usia pelajar di Kabupaten Sampang, Madura, sudah di suntik vaksin.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes dan KB) Kabupaten Sampang Agus Mulyadi mengatakan, dari data 5400 tersebut jumlah pelajar yang sudah melakukan suntik vaksin dosis ke 1 dan ke 2.

Untuk pelaksanaan vaksinasi dapat dilakukan di fasilitas pelayanan kesehatan atau di sekolah/madrasah berkoodinasi dengan Dinas Pendidikan/Kantor Kemenag, untuk mempermudah pendataan dan monitoring pelaksanaan.

Baca Juga :  Revisi Anggaran Pencegahan Corona, LSM Kibar: Pemerintah Jangan Terfokus Pada APD

“Mekanisme skrining pelaksanaan dan observasi sama seperti vaksinasi pada usia 18 ke atas, peserta vaksinasi harus membawa Kartu Keluarga atau dokumen lain yang mencantumkan NIK anak,” ujar Agus kepada regamedianews.com, Jumat (24/09/21).

Lebih lanjut Agus menuturkan, pencatatan dalam aplikasi PCare vaksinasi dimasukkan dalam kelompok remaja.

“Menggunakan vaksin Sinovac dengan dosis 0,5 ml sebanyak dua kali pemberian dengan jarak atau interval minimal 28 hari,” tuturnya.

Baca Juga :  Puluhan Massa Luruk Kantor Disdik Bangkalan

Agus menambahkan, melakukan identifikasi dan percepatan vaksinasi bagi sasaran tahap 1 dan 2 yang belum mendapatkan 2 dosis vaksinasi.

“Untuk mempercepat vaksinasi pelajar ini, kami kedepan berupaya melakukan vaksin massal ke beberapa sekolah dan kemudian serbuan vaksin,” pungkasnya.

Agus menghimbau, walaupun sudah jalani suntik vaksin tetap patuhi protokol kesehatan, karena Covid-19 ini tidak bisa di anggap enteng kapan saja bisa terjadi. “Tetap gunakan masker dan lindungi diri dan keluarga dengan vaksin Covid-19,” imbuhnya.

Berita Terkait

Hidup Diantara Rongsokan, Empat Lansia di Sampang Akhirnya Tersentuh Bantuan
HPN 2026, Kapolres Sumenep: Pers Mitra Strategis Jaga Kamtibmas
Bupati Pamekasan Akui Belum Mampu Perbaiki Jalan Desa
Bupati Pamekasan Ancam Sanksi Berat Pelaku Usaha Miras
Enam Kandidat Sekda Sumenep Lolos Ke Tahap Akhir
HPN 2026, Wabup Pamekasan Apresiasi Dedikasi Insan Pers
Sikat Reklame Liar! Satpol PP Sumenep Jalankan Instruksi Presiden
Pemkab Sumenep Pastikan Dana Stimulan Tahap II Tepat Sasaran

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 10:45 WIB

Hidup Diantara Rongsokan, Empat Lansia di Sampang Akhirnya Tersentuh Bantuan

Selasa, 10 Februari 2026 - 08:08 WIB

HPN 2026, Kapolres Sumenep: Pers Mitra Strategis Jaga Kamtibmas

Senin, 9 Februari 2026 - 22:43 WIB

Bupati Pamekasan Akui Belum Mampu Perbaiki Jalan Desa

Senin, 9 Februari 2026 - 15:20 WIB

Bupati Pamekasan Ancam Sanksi Berat Pelaku Usaha Miras

Senin, 9 Februari 2026 - 14:00 WIB

Enam Kandidat Sekda Sumenep Lolos Ke Tahap Akhir

Berita Terbaru

Caption: PS Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Sampang, Iptu Nur Fajri Alim, (dok. Harry Rega Media).

Hukum&Kriminal

Tegas!, Nur Fajri Bakal Berantas Peredaran Miras di Sampang

Selasa, 10 Feb 2026 - 18:12 WIB

Caption: Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman, meninjau langsung perbaikan jalan Desa Pasanggar secara swadaya masyarakat, (dok. Kurdi Rega Media).

Daerah

Bupati Pamekasan Akui Belum Mampu Perbaiki Jalan Desa

Senin, 9 Feb 2026 - 22:43 WIB