Bupati Aceh Selatan Cek Alkes Dari Kemenkes

- Jurnalis

Selasa, 28 September 2021 - 03:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Bupati Aceh Selatan (Tgk Amran) saat mengecek alat kesehatan dari Kemenkes RI di RSUD Yuliddin Away, Tapaktuan.

Caption: Bupati Aceh Selatan (Tgk Amran) saat mengecek alat kesehatan dari Kemenkes RI di RSUD Yuliddin Away, Tapaktuan.

Aceh Selatan || Rega Media News

Bupati Aceh Sepatan Tgk Amran mengecek alat kesehatan (alkes) penanganan Covid-19 yang ada di Gedung A, RSUD dr. H. Yuliddin Away (RSUDYA) Tapaktuan, Senin (27/09/21) siang.

Alat kesehatan tersebut merupakan bantuan Kementerian Kesehatan RI, berupa Oxigen Concentrator 15 unit, Oxigen regulator 35 buah, tabung oxigen 50 tabung, BPAP ( Bilevel Positive Airway Pressure) 20 unit dan ventilator 4 unit.

Menurut keterangan yang didapat regamedianews.com, semua alat tersebut memiliki fungsional yang unggul, dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Alat kesehatan merupakan jawaban pemerintah pusat atas keterbatasan alat kesehatan diberbagai daerah di Indonesia, salah satunya di Aceh Selatan.

Baca Juga :  100 Pecandu Narkoba Ikut Program Rehabilitasi

Permohonan bantuan tersebut, di inisiasi oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan RSUDYA atas arahan Bupati Aceh Selatan Tgk Amran.

Ia mengatakan, bantuan alat penanganan Covid-19, bentuk kepedulian Kementerian Kesehatan, ia berharap bantuan tersebut dapat membantu keterbatasan alat kesehatan di RSUDYA Tapaktuan.

“Kami harap alatnya dapat dipergunakan dengan maksimal, kami sampaikan terima kasih atas bantuan alat kesehatan ini kepada Kemenkes,” tuturnya.

Tgk Amran juga berharap, agar pemerintah dapat mendukung upaya merealisasikan percepatan pembangunan RSUDYA Tapaktuan sebagai rumah sakit regional.

Baca Juga :  Ratusan Napi Narkotika Pamekasan Terima Remisi Serentak

Sementara itu Plt. Direktur RSUDYA Tapaktuan, dr. Syah Madi, mengatakan, alat bantuan yang diterima tersebut merupakan tindak lanjut dari surat yang dikirimkan Satgas Covid-19.

“Yaitu BPBD Aceh Selatan ke BNPB, diteruskan ke Kemenkes RI, tentang kekurangan alat kesehatan di RSUDYA sebagai rumah sakit rujukan Covid-19,” terangnya.

Ia juga mengucapkan terimakasih atas perhatian Kemenkes kepada RSUDYA sebagai rumah sakit rujukan untuk penanganan Covid-19 dan telah memiliki 73 tempat tidur khusus pasien Covid-19.

“Pasien positif saat ini terus mengalami penurunan dan kami terus mengantisipasinya,” ucap dr. Syah Madi.

Berita Terkait

SDN Tlagah 2 Bangkalan Ambruk, Hak Keamanan Siswa Terabaikan
Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLH Sampang Pangkas Pohon Rawan Tumbang
Kodim 0826 Pamekasan Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers
Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik
Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data
Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam
Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 11:57 WIB

SDN Tlagah 2 Bangkalan Ambruk, Hak Keamanan Siswa Terabaikan

Sabtu, 17 Januari 2026 - 11:32 WIB

Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLH Sampang Pangkas Pohon Rawan Tumbang

Jumat, 16 Januari 2026 - 14:23 WIB

Kodim 0826 Pamekasan Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:28 WIB

Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:20 WIB

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data

Berita Terbaru

Caption: jaket hitam, Ketua DPRD Pamekasan Ali Masykur saat meninjau rumah warga Sana Daja yang rusak akibat fenomena tanah gerak, (dok. Kurdi Rega Media).

Peristiwa

DPRD Pamekasan Desak BPBD Segera Tangani Longsor di Sana Daja

Senin, 19 Jan 2026 - 10:49 WIB

Caption: sejumlah warga Desa Gersempal berada di halaman rumah terduga pelaku wanita inisial SH, dan tampak anggota Polsek Omben melakukan pengamanan, (sumber foto: Humas Polres Sampang).

Hukum&Kriminal

Diduga Selingkuh, Pemuda di Sampang Disandera Warga

Minggu, 18 Jan 2026 - 13:53 WIB