DPRD Sampang Sesalkan Material Proyek SPAM Dibiarkan Berserakan

- Jurnalis

Rabu, 5 Januari 2022 - 11:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: tanah bekas galian proyek optimalisasi SPAM dibiarkan menumpuk dan berserakan dipinggir jalan.

Caption: tanah bekas galian proyek optimalisasi SPAM dibiarkan menumpuk dan berserakan dipinggir jalan.

Sampang || Rega Media News

DPRD Sampang meminta pelaksana proyek Optimalisasi Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Sumber Payung Ketapang, arah Kecamatan Robatal – Karang Penang agar bertanggungjawab dan tidak membiarkan bekas galian pemasangan pipanisasi, hingga mengganggu aktivitas warga.

Anggota Komisi III DPRD Sampang Abdussalam mengatakan, walaupun proyek tersebut bukan ramahnya, namun pihaknya punya kewajiban untuk mengawasi proyek tersebut.

“Kalau galian dibiarkan seperti itu, maka rekanan segera membersihkan material-material yang berserakan diselesaikan seperti asal mula, karena membahayakan masyarakat,” katanya, Rabu (05/01/22).

Untuk itu, lanjut politisi Partai Demokrat di kota Bahari ini menegaskan, pihaknya atas nama Komisi III sangat menyayangkan apabila hal itu betul-betul terjadi di daerah tersebut.

Baca Juga :  Presiden RI Joko Widodo Kunjungi Kabupaten Sumenep

“Kalau memang itu tetap dibiarkan, kami dari Komisi III akan turun ke lapangan untuk monitoring dan evaluasi apakah proyek itu betul-betul merugikan masyarakat,” pungkasnya.

Sebelumnya, Mohammad Zaini (50), salah satu warga Desa Jelgung menuding pihak pelaksana proyek kurang memperhatikan keselamatan warga dan pengendara, saat melintasi area lubang bekas galian pemasangan pipanisasi yang ada di sepanjang jalan Kabupaten Robatal- Karang Penang.

Baca Juga :  Warga Sidotopo Surabaya Dijatah 100 Vaksin

“Karena sampai saat ini lubang bekas galian pengerjaan proyek optimalisasi SPAM Sumber Payung yang menelan dana senilai Rp 5.687.308.278,. tepatnya di Dusun Tarogan, Desa Jelgung dibiarkan menganga dan sering memakan korban,” ujar Zaini, Selasa (04/01/2022).

Hasil pantauan media ini di lapangan, material proyek itu makan badan jalan dan masih banyak pipanisasi di Dusun Tarogan yang belum terpasang.

Sementara itu, hingga kini Dinas terkait dan pelaksana proyek tersebut yakni, PT Rukun Jaya Madura Group belum bisa memberikan keterangan walaupun dihubungi jejaring teleponnya.

Berita Terkait

Asal Jadi, Proyek Box Culvert Tanah Merah-Jenteh Diprotes Warga
Ra Mahfud Imbau Warga Sampang Sambut Tahun 2026 Dengan Santun
Jelang 2026, Puluhan Pejabat Pemkab Bangkalan Dirotasi
Sambut 2026, Polantas Sampang Larang Konvoi dan Knalpot Brong
Empat Puskesmas di Pamekasan Temukan Suspek Chikungunya
Pemkab Pamekasan Matangkan Penyambutan Valen D’Academy 7
Buntut Kasus RS Nindhita, DPRD Sampang Didemo
MUI Sampang Imbau Masyarakat: Tahun Baru Tanpa Euforia

Berita Terkait

Kamis, 1 Januari 2026 - 10:13 WIB

Asal Jadi, Proyek Box Culvert Tanah Merah-Jenteh Diprotes Warga

Rabu, 31 Desember 2025 - 19:01 WIB

Ra Mahfud Imbau Warga Sampang Sambut Tahun 2026 Dengan Santun

Rabu, 31 Desember 2025 - 12:11 WIB

Jelang 2026, Puluhan Pejabat Pemkab Bangkalan Dirotasi

Rabu, 31 Desember 2025 - 10:01 WIB

Sambut 2026, Polantas Sampang Larang Konvoi dan Knalpot Brong

Selasa, 30 Desember 2025 - 10:39 WIB

Empat Puskesmas di Pamekasan Temukan Suspek Chikungunya

Berita Terbaru

Caption: Kasi Humas Kepolisian Resor Sampang AKP Eko Puji Waluyo, saat diwawancara awak media di ruangan kerjanya, (dok. Harry, Rega Media).

Hukum&Kriminal

Bogem Nelayan Pamekasan, Pria di Sampang Diamankan Polisi

Kamis, 1 Jan 2026 - 21:49 WIB

Caption: dua pelaku curanmor inisial AA dan ZA tengah diperiksa penyidik Satreskrim, (sumber foto: Humas Polres Sampang).

Hukum&Kriminal

Dua Bandit Motor Asal Camplong Berhasil Diringkus

Kamis, 1 Jan 2026 - 08:08 WIB