Gandeng BPN, Pemdes Banjartalela Bagikan Sertifikat Program PTSL

- Jurnalis

Senin, 25 Juli 2022 - 18:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Kades Banjartalela didampingi pihak BPN Sampang dan Forkopimcam Camplong, saat menyerahkan sertifikat program PTSL kepada warga.

Caption: Kades Banjartalela didampingi pihak BPN Sampang dan Forkopimcam Camplong, saat menyerahkan sertifikat program PTSL kepada warga.

Sampang || Rega Media News

Bertempat di aula balai Pemerintah Desa (Pemdes) Banjartalela, Kecamatan Camplong, Sampang, Madura, Jawa Timur, Pemdes setempat menyerahkan sertifikat program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tahap pertama.

Penyerahan sebanyak 100 sertifikat program PTSL tersebut, diserahkan langsung Kepala Desa Banjartalela H Holid bersama jajaran Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Sampang, kepada warga setempat, Senin (25/07/2022).

Tak hanya itu, saat penyerahan sertifikat program PTSL dihadiri langsung Kepala BPN Sampang bersama Satgas PTSL 2022, Camat Camplong Saffak, Kapolsek dan anggota, Koramil Camplong, serta Panitia PTSL.

Kepala Desa Banjar Talela H Holid menyampaikan, banyak berterima kasih kepada BPN yang telah mem-back up kebijakan PTSL, sehingga program terlaksana dengan baik, serta memberikan manfaat bagi warganya.

“Terima kasih kepada BPN Sampang yang telah memberikan kepercayaan pada kami untuk bisa menerima program PTSL tahun ini, juga pada Satgas PTSL dan Panitia yang telah bekerja keras untuk menyukseskan program ini,” ucap H Holid.

Selain itu, ia meminta, tokoh masyarakat dan para pemuda mendukung penuh program sertifikasi tanah ini bagi warga. Hal itu, kata H Holid, agar warga memiliki sertifikat, melainkan juga untuk perbaikan administrasi tanah di desa makin tertib dan rapi.

Baca Juga :  Pria di Jaksel Dibacok OTK Saat Takbir Keliling

“Program ini sangat bermanfaat bagi warga, sehingga tanahnya tersertifikasi, sedangkan bagi Pemdes administrasi tanah desa makin tertib dan rapi,” ungkap pria yang juga menjadi Ketua Asosiasi Kepala Desa (AKD) Kecamatan Camplong.

H Holid menambahkan, program tersebut sebagai upaya dirinya memajukan desa, dengan mendukung program nasional sertifikasi tanah warga, serta untuk menyejahterakan warga.

“Dengan sertifikat tanah, warga bisa mengakses permodalan di perbankan, untuk memajukan ekonominya sehingga kesejahteraan meningkat,” pungkasnya kepada awak media.

Sementara itu, Ketua Panitia PTSL Desa Banjar Talela, Ach Funidin Budiono mengatakan, saat ini sudah ada 100 sertifikat yang telah dibagikan kepada warga pemohon sebagai tahap awal.

“Ini tahap awal, PTSL Desa Banjar Talela belum selesai. Penyerahan sertifikat hari ini sebagai bukti program PTSL benar-benar nyata. Jumlah pendaftar kurang lebih 2000 pemohon, yang sudah jadi langsung dibagikan,” ujar Budi.

Menurutnya, kuota PTSL Banjar Talela atau jatah NIB dari Kabupaten Sampang sebanyak 4.100 bidang tanah. Namun, menurutnya yang mendaftar saat ini kurang lebih 200 pemohon.

“Masih banyak kesempatan bagi yang belum mendaftarkan tanahnya. Jumlah Lahan tanah di Banjar Talela ada sekitar 7.500 Bidang, Jatah NIB dari Kabupaten 4.100 Bidang, yang mendaftar sekitar 2000,” terangnya.

Baca Juga :  DPMPTSP: Menjamurnya Minimarket di Sampang Tidak Menyalahi Aturan

Artinya, jelas Budi, masih banyak belum daftar, semoga dengan dibagikannya 100 sertifikat ini kesadaran masyarakat akan PTSL semakin besar, dan ini kesempatan emas bagi masyarakat untuk memiliki surat yang sah atas tanahnya.

Ia juga mengungkapkan, sementara ada 100 sertifikat berasal dari Dua Dusun yang sudah menjalani pengukuran lebih awal, yakni Dusun Cemkerep dan Dusun Talela.

“Karena kedua Dusun itu yang sudah keluar Peta dan menjalani pengukuran lebih awal dari Dusun lainnya. Dalam penyerahan Sertifikat Tanah itu, panitia PTSL menekankan agar tidak diwakilkan, melainkan diambil sendiri oleh atas Nama Pemohon. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” tegasnya.

Budi menambahkan, pendaftaran tanah ini masih dibuka hingga bulan Agustus tahun 2022. Setelah itu pendaftaran Tanah melalui PTSL ini akan ditutup dan masyarakat yang belum mendaftar, diharapkan segera mendaftar.

“Kami harap yang belum mendaftar segera daftar, karena terakhir pendaftaran hanya tinggal sampai bulan Agustus, setelah itu pendaftaran kami tutup,” pungkasnya.

Berita Terkait

Cegah Keracunan, Disdik Sampang Perketat Pengawasan MBG
Demo Forkot Desak Transparansi Anggaran Pokir DPRD Pamekasan
Industri Genteng Karang Penang Berpeluang Jadi Sentra Nasional
Kapolres Sampang Ajak Jurnalis Bangun Citra Positif Polri
Sekda Sampang Pastikan Revitalisasi Puskesmas Omben Masuk Skala Prioritas 2027
Kuota RTLH Pamekasan 2025 Menurun, Anggaran Per Unit Diusulkan Naik
Kawal Musrenbang, Amin Rais Dorong Percepatan Pembangunan Omben
Konser Valen di Sampang Berlanjut, Penyelenggara Pastikan Sesuai Norma

Berita Terkait

Kamis, 5 Februari 2026 - 18:51 WIB

Cegah Keracunan, Disdik Sampang Perketat Pengawasan MBG

Kamis, 5 Februari 2026 - 15:34 WIB

Demo Forkot Desak Transparansi Anggaran Pokir DPRD Pamekasan

Kamis, 5 Februari 2026 - 08:55 WIB

Industri Genteng Karang Penang Berpeluang Jadi Sentra Nasional

Rabu, 4 Februari 2026 - 23:41 WIB

Kapolres Sampang Ajak Jurnalis Bangun Citra Positif Polri

Selasa, 3 Februari 2026 - 20:11 WIB

Kuota RTLH Pamekasan 2025 Menurun, Anggaran Per Unit Diusulkan Naik

Berita Terbaru

Caption: Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang, Nor Alam, saat diwawancara awak media di ruang lobby kantornya, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

Cegah Keracunan, Disdik Sampang Perketat Pengawasan MBG

Kamis, 5 Feb 2026 - 18:51 WIB