Cegah Inflasi Meningkat, Mendagri Imbau Daerah Waspadai Momen Hari Besar

- Jurnalis

Senin, 30 Januari 2023 - 21:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Mendagri Tito Karnavian, (dok. regamedianews).

Caption: Mendagri Tito Karnavian, (dok. regamedianews).

Jakarta,- Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian, mengimbau pemerintah daerah (Pemda) mewaspadai momen peringatan hari besar.

Pesan itu, disampaikan Mendagri setelah mendengarkan penyebab naiknya inflasi di Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) dan Kabupaten Karangasem, pada Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah secara hybrid, dari Gedung Sasana Bhakti Praja Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Senin (30/01/2023).

“Belajar dari kenaikan di Karangasem maupun Kalbar ini kami kira lesson learned, pelajaran bagi kita semua seluruh daerah untuk betul-betul mengantisipasi kemungkinan kenaikan demand atau kenaikan permintaan dikarenakan adanya kegiatan-kegiatan perayaan tertentu,” ujarnya.

Diketahui, berdasarkan data yang dikantongi Mendagri, inflasi Provinsi Kalbar mencapai angka 6,3 persen dan Kabupaten Karangasem 10,66 persen. Tingginya inflasi tersebut salah satunya berkaitan dengan momen peringatan hari besar di dua daerah tersebut. Hal itu membuat permintaan terhadap barang tertentu menjadi tinggi yang diikuti dengan naiknya harga.

Baca Juga :  Presiden RI Joko Widodo Buka Pameran Seni Rupa Bertajuk Goresan Perjuangan

“Ini belajar dari situ, saya kira kalau ada daerah lain yang ada hari-hari besar yang spesifik, bukan hanya secara nasional, tapi yang lokal, itu juga diantisipasi dengan penyiapan stok pangan sebelumnya,” jelasnya.

Sebelumnya, dalam kesempatan itu Gubernur Kalbar Sutarmidji menjelaskan berbagai faktor yang membuat tingginya angka inflasi, salah satunya yakni peringatan hari besar. Dalam setahun, kata dia, ada 10 bulan yang memiliki hari-hari besar seperti keagamaan.

Dia mencontohkan, dalam satu tahun masyarakat di daerahnya melangsungkan dua kali ritual Cheng Beng atau sembahyang kubur bagi masyarakat Tionghoa. Kegiatan itu menyangkut banyak hal, di antaranya kebutuhan daging babi dan sebagainya. Pada 2022 terdapat penyakit yang membuat banyak babi mati, sedangkan kebutuhannya tengah meningkat. Hal itu lantas membuat harganya menjadi mahal.

Baca Juga :  RSUD Syamrabu Bangkalan Gunakan Alat Canggih Operasi Bedah Tanpa Di Belah

Meski begitu, Sutarmidji optimistis inflasi di Provinsi Kalbar pada 2023 dapat ditekan hingga di bawah angka nasional. “Saya janji itu, dan semuanya sudah berjalan sebagaimana mekanisme (penanganan),” ujarnya.

Hal serupa juga terjadi di Kabupaten Karangasem yang angka inflasinya naik karena adanya perayaan hari besar Galungan dan Kuningan pada awal Januari. Bupati Karangasem I Gede Dana menuturkan, perayaan itu membuat kebutuhan cabai rawit merah melonjak sehingga harganya naik signifikan. Padahal, pihaknya dibantu Bank Indonesia telah melakukan langkah antisipasi pada Oktober 2022 dengan menanam 3.500 bibit cabai.

“Tapi mohon maaf sekali, kami gagal karena curah hujan di bulan Desember-Januari ini cukup tinggi, Pak, cuaca tidak menentu sehingga tidak menghasilkan tanaman cabai kami,” terangnya.

Berita Terkait

Konjen Australia Jajaki Potensi Unggulan Kota Bahari
Terkuak! Ini Alasan Kejagung Periksa Kajari Sampang
Isu Bupati Sampang Diperiksa Kejati Dipastikan Hoaks
Kajari Sampang Dikabarkan Diamankan Satgas 53 Kejagung, Ada Apa?
Kiai Cholil Nafis Nahkodai DSN-MUI, Targetkan Ekonomi Berkah & Adaptif
Kunjungi Pamekasan, Mahfud MD Tegaskan Pentingnya Penegakan Hukum Berbasis HAM
Tapak Tilas 1 Abad NU: Dari Bangkalan ke Jombang
SKK Migas Pacu Ekonomi Daerah Melalui TKDN

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 20:40 WIB

Konjen Australia Jajaki Potensi Unggulan Kota Bahari

Jumat, 23 Januari 2026 - 19:09 WIB

Terkuak! Ini Alasan Kejagung Periksa Kajari Sampang

Rabu, 21 Januari 2026 - 19:59 WIB

Isu Bupati Sampang Diperiksa Kejati Dipastikan Hoaks

Rabu, 21 Januari 2026 - 18:48 WIB

Kajari Sampang Dikabarkan Diamankan Satgas 53 Kejagung, Ada Apa?

Kamis, 8 Januari 2026 - 08:18 WIB

Kiai Cholil Nafis Nahkodai DSN-MUI, Targetkan Ekonomi Berkah & Adaptif

Berita Terbaru

Caption: Fitrih Anisah mantan Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kabupaten Sampang, (dok. foto istimewa).

Opini

Membaca Kasus Kajari Sampang Tanpa Romantisme Kekuasaan

Sabtu, 24 Jan 2026 - 23:18 WIB

Caption: ilustrasi pemeriksaan medis resmi dari tim inafis dan tim dokter forensik terhadap kerangka manusia, (dok. Harry Rega Media).

Hukum&Kriminal

Polisi Beberkan Hasil Identifikasi Kerangka Mr.X di Sampang

Sabtu, 24 Jan 2026 - 12:12 WIB

Caption: Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardianto bersama Ketua Bhayangkari berjabat tangan dengan sejumlah perwira yang dimutasi usai gelar sertijab, (sumber foto: Media Center Sumenep).

Daerah

Belasan Perwira Polres Sumenep Dimutasi

Jumat, 23 Jan 2026 - 22:22 WIB

Caption: Konsulat Jenderal Australia Mr.Glen Askew berikan cinderamata kepada Bupati Sampang H.Slamet Junaidi, (dok. foto istimewa).

Nasional

Konjen Australia Jajaki Potensi Unggulan Kota Bahari

Jumat, 23 Jan 2026 - 20:40 WIB

Caption: tengah, Kepala Kejaksaan Negeri Sampang Fadilah Helmi, (dok. Harry Rega Media).

Nasional

Terkuak! Ini Alasan Kejagung Periksa Kajari Sampang

Jumat, 23 Jan 2026 - 19:09 WIB