Bupati Aceh Selatan Kunjungi BKSDA Terkait Penanganan Gajah

- Jurnalis

Selasa, 31 Januari 2023 - 10:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: saat Bupati Aceh Selatan Tgk Amran dan Kepala BKSDA Aceh membahas penanganan konflik gajah (foto/ist)

Caption: saat Bupati Aceh Selatan Tgk Amran dan Kepala BKSDA Aceh membahas penanganan konflik gajah (foto/ist)

Aceh Selatan,- Bupati Aceh Selatan Tgk. Amran mengunjungi Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh di Banda Aceh, Senin (30/1/2023). Kunjungan ini menindaklanjuti upaya penyelesaian konflik satwa liar di Trumon Timur.

Bupati Aceh Selatan, Tgk Amran, dalam pertemuan itu, menyampaikan, tindaklanjut rapat dengan Forkopimda tentang penyelesaian konflik manusia dengan gajah, di Kapa Seusak Kecamatan Trumon Timur.

“Konflik manusia dan gajah terjadi sejak tahun 2019 hingga sekarang. Maka dalam pertemuan itu kita meminta BKSDA melakukan penanganan dan pengusiran gajah di wilayah itu,” katanya.

Baca Juga :  Konsumsi Sabu, Oknum PNS Pemkab Bangkalan Ditangkap

Tgk Amran mengatakan dalam menghadapi fenomena konflik manusia dengan satwa yang dilindungi ini perlu sinergisitas BKSDA dengan instansi terkait dalam menyelesaikannya.

“Kami juga ikut prihatin atas musibah yang menimpa 4 orang ranger FKL di wilayah Kluet Tengah. Kami berharap semoga tidak terjadi korban jiwa manusia dan satwa selanjutnya. Untuk kedepan petugas agar lebih hati-hati melakukan patroli di hutan,” harapnya.

Baca Juga :  Menyikapi Hasil Quick Count, Pengamat: Lembaga Survei Sukses Bikin Kita Gaduh 

Kepala BKSDA Aceh, Agus Arianto, menyampaikan akan segera menindaklanjuti permintaan pemerintah Aceh Selatan terkait penanganan konflik gajah di Trumon Timur.

Dia menjelaskan akar persoalan konflik manusia dengan satwa yang terjadi selama ini disebabkan banyak terjadi alih fungsi lahan sehingga mengganggu perlintasan kawanan gajah yang berada di wilayah tersebut.

“Kami sudah melakukan upaya teknis namun belum bisa menyelesikan persoalan tersebut secara tuntas. BKSDA akan segera menindaklanjuti persoalan konflik satwa liar ini,” pungkasnya.

Berita Terkait

TMMD Sumenep: Bangun RTLH Hingga Penanganan Stunting
SIHT Mandek, DPRD Pamekasan Desak Disperindag Bertanggung Jawab
Hidup Diantara Rongsokan, Empat Lansia di Sampang Akhirnya Tersentuh Bantuan
HPN 2026, Kapolres Sumenep: Pers Mitra Strategis Jaga Kamtibmas
Bupati Pamekasan Akui Belum Mampu Perbaiki Jalan Desa
Bupati Pamekasan Ancam Sanksi Berat Pelaku Usaha Miras
Enam Kandidat Sekda Sumenep Lolos Ke Tahap Akhir
HPN 2026, Wabup Pamekasan Apresiasi Dedikasi Insan Pers

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 11:38 WIB

TMMD Sumenep: Bangun RTLH Hingga Penanganan Stunting

Rabu, 11 Februari 2026 - 09:05 WIB

SIHT Mandek, DPRD Pamekasan Desak Disperindag Bertanggung Jawab

Selasa, 10 Februari 2026 - 10:45 WIB

Hidup Diantara Rongsokan, Empat Lansia di Sampang Akhirnya Tersentuh Bantuan

Senin, 9 Februari 2026 - 22:43 WIB

Bupati Pamekasan Akui Belum Mampu Perbaiki Jalan Desa

Senin, 9 Februari 2026 - 15:20 WIB

Bupati Pamekasan Ancam Sanksi Berat Pelaku Usaha Miras

Berita Terbaru

Caption: Bupati Sumenep Achmad Fauzi menyerahkan cangkul secara simbolis kepada anggota TNI, sebagai tanda di mulainya program TMMD ke-127, (sumber foto. Media Center Sumenep).

Daerah

TMMD Sumenep: Bangun RTLH Hingga Penanganan Stunting

Rabu, 11 Feb 2026 - 11:38 WIB

Caption: PS Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Sampang, Iptu Nur Fajri Alim, (dok. Harry Rega Media).

Hukum&Kriminal

Tegas!, Nur Fajri Bakal Berantas Peredaran Miras di Sampang

Selasa, 10 Feb 2026 - 18:12 WIB