Sakera Polres Sampang Amankan Pelaku Perang Sarung

- Jurnalis

Selasa, 11 April 2023 - 15:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : 10 remaja pelaku perang sarung saat diamankan Tim Sakera Polres Sampang, (dok. regamedianews).

Caption : 10 remaja pelaku perang sarung saat diamankan Tim Sakera Polres Sampang, (dok. regamedianews).

Sampang,- Sebanyak 10 remaja terpaksa diamankan Tim Sakera Polres Sampang. Pasalnya, para remaja tersebut terjaring saat aksi perang sarung, Selasa (11/04/2023) dini hari.

Informasi yang dihimpun regamedianews.com, aksi perang sarung itu terjadi di sekitar GOR Indoor Sampang, menjelang sahur, tepatnya sekira pukul 01:00 wib.

Namun, saat melihat kedatangan anggota Polres Sampang, sebagian pelaku yang rata-rata masih pelajar berhasil melarikan diri, dan sebagian berhasil diamankan tim berjuluk Sakera.

Ketua tim Sakera Polres Sampang Bripka Ayuhan Sau’ul Zazila mengungkapkan, tawuran itu diketahui, saat sedang patroli. Ketika di lokasi, mereka saling pukul menggunakan sarung diikat ujungnya, dan juga menggunakan tangan kosong.

Baca Juga :  Anggaran Dinas Pertanian Membengkak 71 Milyar, Ini Komentar Ketua DPRD Boalemo

“Sesampainya di lokasi, sebagian ada yang melarikan diri, namun 10 remaja berhasil kita amankan, dan langsung dibawa ke Mapolres Sampang, menggunakan kendaraan dinas Sat Samapta,” terangnya.

Terpisah, Kapolres Sampang AKBP Siswantoro, melalui Kabag Ops AKP Sujono mengatakan, tim Sakera tidak hanya mengamankan pelaku perang sarung, namun juga membubarkan tawuran di Jalan Lingkar Selatan (JLS).

“Dari tempat tersebut, tim Sakera mengamankan barang bukti sejumlah sarung terikat ujungnya, yang digunakan para pelaku untuk memukul lawannya,” ungkap Sujono, Selasa (11/04) siang.

Baca Juga :  Selipkan Sajam di Pinggang, Pria Asal Sumenep di Amankan Polisi

Lebih lanjut Sujono mengungkapkan, perang sarung tersebut, mereka lakukan meniru seperti yang saat ini tengah viral, di media sosial (medsos) Tiktok.

“Setelah didata, 10 pelaku perang sarung diberikan pembinaan, dan diperintahkan menghubungi orang tuanya masing-masing, untuk menjemput mereka di Mapolres Sampang,” ujarnya.

Kendati demikian, Sujono mengajak seluruh stakeholder dan para tokoh, serta masyarakat untuk mengamankan Sampang, menjadi kabupaten yang paling aman di saat ramadhan sampai lebaran.

“Kepada para orang tua, berharap mengawasi anak-anaknya, untuk mencegah terjadinya balapan liar, tawuran, minum-minuman keras dan kegiatan yang mengganggu Kamtibmas saat ramadhan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Cegah Keracunan, Disdik Sampang Perketat Pengawasan MBG
Demo Forkot Desak Transparansi Anggaran Pokir DPRD Pamekasan
Industri Genteng Karang Penang Berpeluang Jadi Sentra Nasional
Kapolres Sampang Ajak Jurnalis Bangun Citra Positif Polri
Sekda Sampang Pastikan Revitalisasi Puskesmas Omben Masuk Skala Prioritas 2027
Ditlantas Polda Jatim Tes Urine Sopir Bus di Sampang
Kuota RTLH Pamekasan 2025 Menurun, Anggaran Per Unit Diusulkan Naik
Kawal Musrenbang, Amin Rais Dorong Percepatan Pembangunan Omben

Berita Terkait

Kamis, 5 Februari 2026 - 18:51 WIB

Cegah Keracunan, Disdik Sampang Perketat Pengawasan MBG

Kamis, 5 Februari 2026 - 15:34 WIB

Demo Forkot Desak Transparansi Anggaran Pokir DPRD Pamekasan

Kamis, 5 Februari 2026 - 08:55 WIB

Industri Genteng Karang Penang Berpeluang Jadi Sentra Nasional

Rabu, 4 Februari 2026 - 23:41 WIB

Kapolres Sampang Ajak Jurnalis Bangun Citra Positif Polri

Rabu, 4 Februari 2026 - 08:08 WIB

Ditlantas Polda Jatim Tes Urine Sopir Bus di Sampang

Berita Terbaru

Caption: Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang, Nor Alam, saat diwawancara awak media di ruang lobby kantornya, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

Cegah Keracunan, Disdik Sampang Perketat Pengawasan MBG

Kamis, 5 Feb 2026 - 18:51 WIB