PKH Tersendat, KPM Mandangin Datangi Dinsos Sampang

- Jurnalis

Rabu, 3 Mei 2023 - 22:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: belasan KPM PKH Desa Mandangin saat berada di kantor Dinsos Sampang, (dok. regamedianews).

Caption: belasan KPM PKH Desa Mandangin saat berada di kantor Dinsos Sampang, (dok. regamedianews).

Sampang,- Sebanyak 14 orang Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH), dari Desa Mandangin, Kabupaten Sampang, mendatangi kantor Dinas Sosial (Dinsos) setempat, Rabu (03/05/2023) pagi.

Pasalnya, kedatangan KPM tersebut, untuk mempertanyakan kejelasan bantuan PKH, karena selama dua tahun terakhir, tidak menerima bantuan, meski sebelumnya telah menerima dengan lancar.

Kedatangan belasan KPM itu tidak sendirian, melainkan didampingi aktivis Garda Kawal Sampang (GKS), guna menjembatani KPM Mandangin untuk meminta kejelasan ke pihak Dinsos Sampang.

“Kami pertemukan mereka dengan koordinator kabupaten maupun operator, biar tau langsung dan kendala yang selama ini terjadi, sehingga 14 KPM ini tidak menerima PKH,” ujar Asnawi perwakilan GKS.

Baca Juga :  Dialokasikan Rp 1,6 Miliar, Pengerjaan Proyek Revitalisasi Pasar Sentol Kedungdung Lamban

Sementara itu, Nanang koordinator kabupaten pendamping PKH Sampang meminta, agar 14 KPM tersebut menunjukkan Kartu Keluarga (KK), untuk di kroscek kembali sesuai data yang ada.

“Kami kroscek ulang. Selanjutnya pihak operator akan memberikan penjelasan secara detail, apa penyebab mereka tidak menerima bantuan PKH, meski sebelumnya lancar menerima,” ujarnya.

Ditempat yang sama, pasca di kroscek, Moh Fathurrosi Operator PKH Dinsos Sampang menjelaskan, ada sejumlah kendala teknis yang menyebabkan para KPM belum bisa mendapat bantuan.

“Seperti tidak padannya identitas kependudukan yang dimiliki dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil),” jelas Fathurrosi kepada KPM Mandangin.

Baca Juga :  Diringkus! Jambret Maut di Pamekasan Terancam 15 Tahun Penjara

Selain itu, juga tidak masuknya salah satu anggota keluarga di Dapodik, terlebih saat ini Kemensos sedang berupaya, untuk meluruskan data yang ada.

“Selain terkendala teknis, juga perlu bersabar, karena dalam data tertera ada yang menunggu proses. Selain itu, terkendala tertukarnya ATM antar anggota kelompok dengan nama sama, tapi NIK berbeda,” terangnya.

Mendengar penjelasan operator PKH, Hoswah salah satu KPM Desa Mandangin mengaku memahami, dan mengetahui pokok permasalahan tersendatnya bansos tersebut.

“Kami akan mengikuti saran dari pihak Dinsos, namun kami akan menelusuri, jika ATM untuk pencairan PKH tertukar dengan kelompok KPM yang lain,” pungkasnya.

Berita Terkait

BPJS Ketenagakerjaan Perluas Perlindungan Jamsos Tenaga Pendidik Madrasah di Bangkalan
SDN Tlagah 2 Bangkalan Ambruk, Hak Keamanan Siswa Terabaikan
Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLH Sampang Pangkas Pohon Rawan Tumbang
Kodim 0826 Pamekasan Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers
Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik
Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data
Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 20:04 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Perluas Perlindungan Jamsos Tenaga Pendidik Madrasah di Bangkalan

Senin, 19 Januari 2026 - 11:57 WIB

SDN Tlagah 2 Bangkalan Ambruk, Hak Keamanan Siswa Terabaikan

Sabtu, 17 Januari 2026 - 11:32 WIB

Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLH Sampang Pangkas Pohon Rawan Tumbang

Jumat, 16 Januari 2026 - 14:23 WIB

Kodim 0826 Pamekasan Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:28 WIB

Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik

Berita Terbaru

Caption: jaket hitam, Ketua DPRD Pamekasan Ali Masykur saat meninjau rumah warga Sana Daja yang rusak akibat fenomena tanah gerak, (dok. Kurdi Rega Media).

Peristiwa

DPRD Pamekasan Desak BPBD Segera Tangani Longsor di Sana Daja

Senin, 19 Jan 2026 - 10:49 WIB

Caption: sejumlah warga Desa Gersempal berada di halaman rumah terduga pelaku wanita inisial SH, dan tampak anggota Polsek Omben melakukan pengamanan, (sumber foto: Humas Polres Sampang).

Hukum&Kriminal

Diduga Selingkuh, Pemuda di Sampang Disandera Warga

Minggu, 18 Jan 2026 - 13:53 WIB